Cara Bang Amin Minta Do’a Orang Tua

Fachruddin kcmataSeperti apa yang disampaikan oleh Guru Besar PS kepada kita semua bahwa ilmu PS ini tidak akan banyak artinya bagi kita manakala kita tidak mendapatkan maaf, ampunan dan doa dari orang tua kita. Maka bagi Bang Amin pulang ke Medan pada hari raya “Idul Fitri’ adalah diwajibkan, walau sesulit apapun. karena ongkos  Yogyakarta – Medan bagi Bang Amin bukanlah sedikit.  Bagi bang Amin meminta maaf dan ampunan serta do’a dari orang tua harus dilakukan berulang ulang, malah sebaiknya dilakukan setiap hari, setiap akan berangkat kerja, setiap akan keluar rumah jika kita memang tinggal serumah. Itu tak mungkin dilakukannya, karena Ia tinggal di Yogyakarta.

Begitu banyak kekecewaan demi kekecewaan kubuat untuk kedua orang tuaku, maka memohon maaf, ampunan dan doa tak cukuplah kubuat sekali, karena kuminta setiap haripun belum tentu kekecewaan orang tuaku terobati, kata bang Amin terbatabata. Lama kulakukan ketika aku sungkem kepada orang tuaku, kusebut beberapa kesalahanku, terutamanya kegagalan studyku, tak seimbang rasanya uang yang telah kuhabiskan dengan keberhasilan studyku, sepertinya meminta maafpun tak pantas awak rasanya, tetapi meminta maaf, ampun dan do,a kupentingkan. Untuk kepantasan itu maka kalimat permintaanku kususun ” Aku salah Omak, aku lalai, aku tak pandai balas budi, biarlah hidupku ini morat marit …, tapi tolonglah doakan anak anakku ini … cucu cicumu juga, tolong doakan mereka agar menjadi orang yang pantas dihormati teman temannya … ” Bang Amin tak kuasa melanjutkan kata katanya, Ia pun menangis sambil besimpuh dihadapan orang tuanya. Tangisan Bang Amin mereda setelah tangan tua itu mengelus kepalanya dengan segala kasih sayang. Dada yang semula terasa sesak tiba tiba terasa longgar …, memang tak sepatah katapun ucapan yang terlontar, tetapi elusan tangan itu serasa jawaban yang demikian gamblang. Pikr Bang Amin.

Sejak itu Bang Amin menganggap segala kekurangan dengan kondisi hidupnya itu sebagai takdir belaka, yang pantas diterima oleh seorang berbuat salaj, yang harus secara ikhlas diterimanya, demikian banyaknya uang yang telah dihabiskan, dan demikian jauh perjalanan yang telah ditempuhnya, yang ternyata hanya mempertemukannya dengan getirnya hidup harus kuyeruima dengan ikhlas katanya …, seperti bicara dengan dirinya sendiri. Taklah Aku pilih pilih pekerjaan, yang penting halal … katanya seperti membela diri. Tetapi Aku ingin tetap tegar …, aku ingin tetap bersyukur.

Dengan ilmu yang terbatas maka kupahami bahwa salah satu cara Aku bersyukur adalah dengan rajin berlatih jurus Prana Sakti, karena jurus PS-lah yang selama ini berhasil menuntun hidupku. Dan pelatihan jurus PS intinya adalah doa. Banyak doa doa yang disertakan bang Amin ketika Ia berlatih jurus PS, doa sesuai kebutuhannya pada saat itu. Ketika anaknya butuh biaya untuk studynya maka selain doa ku sampaikan seiring sholat, maka doa itu juga kusampaikan pada waktu berlatih jurus. “Bagiku jurus PS itu luar biasa …”

Berbahagialah mereka yang masih memiliki orang tua, karena doa orang tua itu dahsyat. Benar apa kata Bang Asfan bahwa ilmu PS tidak akan banyak artinya tampa maaf, ampun dan do’a kedua orang tua kita. Bukan hanya ilmu PS tetapi hidup kita inipun tidak akan terasa nikmat tampa maaf. ampun dan do’a kedua orang tua. Saya merasakannya sendiri …, sebagai orang yang kurang mampu, tetapi hidup ini terasa begitu lempeng … atas dorongan kedua orang tua. Saya ingin pesankan kepada anggota PS kata Bang Amin … ‘ampun maaf dan doa kedua orang tua’ harus kita mintakan berilang ulang, lebih bagus setiap hari. kata Bang Amin.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s