Bercermin Kepada Ulama Nusantara

Drs. Hi. Fachruddin, M.Ag. Anggota PS Lampung  PS LampungSiapa ulama Nusantara, ulama nusantara adalah ulama yang berada pada awal masuknya Islam di Nusantara, masa kerajaan hingga masa penjajahan. Apa benar kelebihannya sehingga para anggota PS diharuskan bercermin kepada ulama Nusantara itu, apa benar kelebihan dan keistimewaan, sehengga patut dicermini oleh kita kita yang berada di era modern ini.

Kelebihan dan keistimewaan ulama Nusantara itu banyak, dan salah satunya adalah keberhasilan mereka menyusun huruf jawi dan hurup pegon yang ternyata sangat besar manfaatnya untuk memberantas buta huruf yang dialami masyarakat. Semula masyarakat itu mencapai 99% buta huruf, lalu berkat kerja keras para ulama angka itu berubah menjadi 90%  melek huruf al-Quran. Dan  dengan melek huruf al-Quran itu masyarakat akhirnya dapat mengenal huruf hiuruf latin melalui huruf jawi dan huruf pegon.

Naskah huruf Jawi Lampung karamYang dimaksud dengan huruf jawi adalah kata kata dalam bahasa Melayu yang ditulis dengan huruf Arab, sedang yang dimaksud dengan hurup pegon adalah kata kata dalam bahasa Jawa, Sunda dan Banten dengan huruf Arab. Berkat jasa huruf jawi dan huruf pegon upaya pemberantasan buta huruf latin mengalami percepatan luar biasa, itulah jasa para da’i dan ulama Nusantara. Bukan hanya ratusan tetapi seribuan judul kitab telah ditulis dan diterbitkan oleh para ulama Nusantara. Mulai dari buku agama, sejarah, ketatanegaraan, serta kesenian dan lain lain. Kemenag telah menelusuri keberadaan kitab kitab itu, dan belasan kitab telah dicetak ulang, untuk dijadikan referensi pelajar dan mahasiswa.

Identitas  pribadi para ulama Nusantara itu antara lain adalah negarawan, tabib dan saudagar. Para ulama Nusantara itu adalah negarawan yang didukung oleh pemahaman tentang kenegaraan yang mumpuni. Disaat situasi genting dengan lunturnya kepenganutan terhadap nilai nilai yang selama ini dianut. Dalam situasi seperti itu da’i dan ulama Nusantara berhasil mendorong terbitnya kitab ‘Wulangreh’ yaitu pelajaran bagi para raja. Kitab Wulangreh ini terinspirasi kitab ‘Nizamul Mulk’ yang memiliki makna yang sama. Karena memang diterbitkan dalam suasana yang sama pula di Timur Tengah. Berhasilnya para da’i dan ulama Nusantara mendorong terbitnya kitab itu karena memang mereka sangat memahami selukbeluk ketatanegaraan.

Identitas da’i dan ulama Nusantara juga tak terpisahkan dari kepenguasaan ilmu ketabiban. Para da’i dan ulama itu bukan saja mengumpulkan ummat yang sehat sehat untuk mendengarkancara menulis huruf pegon ceramah khotbahnya, tetapi dipenuhi pula oleh deretan orang yang sedang sakit menunggu giliran untuk diperiksa oleh da’i atau ulama lalu dibuatkan racikan rerempahan bahan obat obatan yang dibawa sendiri oleh para da’i dan ulama untuk yang sedang menderita sakit. Bikan hanya obat dalam bentuk herbal itu yang diterima mereka, tetapi ucapan dan nasehat para da’i dan ulama sangat menyejukkan, dan yang paling dianggap istimewa adalah do’a para da’i dan ulama. Setelah mereka dido’akan mereka merasa bahwa sakit mereka bergerak sembuh.

Batik lawasDan satu lagi yang tak boleh dilupakan, bahwa para da’i dan ulama Nusantara identik dengan keberhasilan berniaga. Mereka yang mempersiapkan dirinya untuk menjadi da’i dan ulama pada saat itu umumnya adalah orang orang yang berhasil dalam berniaga, umumnya mereka itu adalah saudagar batik, mereka memiliki usaha batik yang didukung oleh jumlah karyawan yang tidak sedikit.

buah mengkuduMereka menguasai ilmu dan agama, mereka paham kenegaraan, mereka juga berpraktek sebagai tabib, memahami racikan pengobatan, herbal,  dengan bahan dari tumbuh tumbuhan yang ada di sekitar manusia dan mereka juga sebagai saudagar yang sukses. Kreteria seperti itu lengkap melekat pada setiap da’i dan ulama Nusantara, sehingga mereka memiliki keberhasilan, dan mengambil peran yang buikan kecil dalam terbentuknya bangsa Indonesia ini. Marilah kita bercermin kepada para da’i dan ulama Nusantara tempo “doeloe”

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s