Optimalkan Konfirmasi Jurus

Drs. Hi. Fachruddin, M.Ag. Anggota PS Lampung  PS LampungAwas … tembus pandang bukan tujuan, melainkan alat semata. Itu yang disampaikan oleh Pengurus PS Lampung kepada beberapa orang anggota yunior yang meminta ijin untuk melihat sangkar jin di sebuah bangunan kosong di Bandar Lampung. Mereka diijinkan untuk menuju lokasi dengan kewajiban melaporkan apa yang mereka lihat dan apa yang mereka perbuat untuk selanjutnya dievaluasi. Peringatan ini penting untuk kita renungi bersama. Banyak diantara mereka yang mengira bahwa tembus pandang adalah prestasi puncak bagi para anggota PS. Harus diingat bahwa kemampuan tembus pandang itu sangat bervariasi tingkatannya, dan kemampuan melihat dan mengusir jin pengganggu masih merupakan jurus pandang tahap pemula belaka.

Itulah sebabnya saya lebih suka memakai istilah   ” i n t u i s i ”  karena bagi mereka yang  tembus pandang sebenarnya akan lebih mudah melatih dan mempertajam intuisinya. Jadi tembus pandang itu tidak keliru dan tampa tembus pandangpun tidak masalah, sebenarnya juga memiliki peluang untuk mempertajam intuisi, tetapi dengan tembus pandang banyak sekali keuntungan dalam rangka percepatan. banyak sekali sebenarnya anggota PS yang memiliki peluang mempertajam intuisinya, tetapi karena mereka tidak tembus pandang sehingga mereka kurang menyadari peluang peluang yang ada dipelupuk mata itu.

Itulah sebabnya pengurus menawarkan bagi yang telah senior tetapi belum tembus pandang untuk mendapatkan polesan khusus dalam berlatih jurus. sejatinya setiap anggota PS itu bisa tembus pandang, hanya saja ada sering kebiasaan buruk dalam berlatih  sehingga peluang tembus pandang menjauh. Dan berdasarkan pengamatan kami banyak sekali kerugian kerugian para senior yang tidak sempat tembus pandang, karena yang bersangkutan mendapatkan kesulitan untuk melakukan komfirmasi jurus PS.

Bersamaan dengan itu banyak pula mereka yang telah tembus pandang menjadi hilang kembali atau tidak memiliki kemampuan menindaklanjuti kemampuannya itu untuk sesuatu yang lebih baik. mereka mengira tembus pandang itu akhir dan puncak dari segalanya, padahal bukan, kemampuan yang satu itu baru sebagai tahap awal untuk mampu menggunakan jurus PS untuk melakukan komfrmasi, sehingga ia terhenti kepada berbagai imformasi informasi belaka. padahal tampa kemampuan mengkomfirmasi maka seseorang tidak akan memiliki kemampuan memanfaatkan jurus untuk berbagai kemudahan hidup ini.

Kedepan PS Lampung akan melaksnakan program untuk bimbingan para anggota untuk melakukan komfirmasi jurus PS. Komfirmasi ini bukan untuk mengganti jurus, melainkan menyempurnakan pelaksanaan jurus, karena masih banyak anggota PS yang menjadi terbiasa dengan kemalan kemalasan sehingga jurus dibuat sekena-kenanya saja. Sehingga tidak memiliki kemampuan untuk mengkonfirmasi jurus. Penguruus membuka kesempatan kepada para senior yang ingin berprestasi dan memanfaatkan jurus PS untuk mencapai  kesejahteraan hidup seperti yang sering disampaikan oleh Guru Besar PS.

  • Moon Gajali dan 8 orang lainnya menyukai ini.
  • Helmi Febriyan SH klo itu bagus pak setuju dan lanjutkan…..Amin Ya Rabb
  • Ami Syahmin Oh … jadi kami yang belum dapat apa apa ini karena jurus kami sekena-kenanya saja. Trims infonya.
  • Helmi Febriyan SH hehehehe…maaf jgn berpikiran sempit bu ami syahmin, setiap anggota Ps yg latihan dengan berzikir insyallah sdh mendapatkan pahala dan tdlk ada yg sia2 bila menyebut nama Allah,hny lbh baik bila menyempurnakan gerakan jurus agar efek sehat untuk fisik kita lbh optimal untuk seluruh tubuh dan kalo masalah tembus pandang dengan segala hantu blaunya itu Hak Allah krn Hati kitalah yg dilihatnya Yakin,Ihklas,Sabar,tawakal,rendah hati dan berjiwa besar..
  • Ami Syahmin Helmi Febriyan SH@ Hehehe … Pak helmi itu berfikiran luas, sebagai ahli hukum, klo dasar hukum terpenuhi, maka tidak ada lagi persoalan. Saya seorang guru, maka ajaran PS sebagai Perguruan maka berfikirnya selalu saja berfikir bahwa pelajaran menghasilkan kompetensi namanya, menurut pendidikan sesuatu itu akan terukur. Sebagai sebuah perguruan PS itu punya ajaran yaitu jurus punya kompetensi, dan juga punya cara untuk evaluasi, ada berhasil dan ada juga yang gagal. Perkara zikir insya Allah, tetapi dimensi ilmu dan keterampuilan ada juga ukurannya. Begitu Pak Helmi.
  • Chandra Wiguna Hamdin betul itu bu,,,,klo cuma zikir aja,,,,ganti aja dari beladiri tenaga dalam jadi majelis zikir tenaga dalam,,,hehehe
  • Kakeknya Fauzan maaf ada kesalahan ketik, Komfirmasi yg benar adalah Konfirmasi. mohon maaf
  • Yudhie Trimah kasih koreksinya..
  • Terbit Lah Terang Chandra Wiguna Hamdin@ maaf mas bukan maksud mengkoreksi zikir itu kunci dari ps masalah jurus itu manusiawi, sempurna nya jurus ps kalu tidak didasari dgn zikir ABC dan D yg benar sama saja dgn prana shakti dulu waktu guru besar blajar pertama kali.
    ,
  • Yudhie Terbit lah terang: jadi guru besar dulu bljar di prana shakti ya?
  • Kakeknya Fauzan wah mas terbitlah terang belum bisa membedakan prana sakti dgn prana shakti. Guru besar prana sakti tak pernah belajar di prana shakti.
  • Terbit Lah Terang Kakeknya Fauzan@ iya kah mas jadi guru besar gak pernah sama sekali belajar prana shakti? tapi saya pernah baca artikel tenang asal usul prana sakti kata nya di sana guru besar pernah blajar prana shakti dari guru nya dulu. tapi merasa ada yg kurang pa…Lihat Selengkapnya
  • Kakeknya Fauzan wah itu salah mas terbitlah terang.
  • Terbit Lah Terang hehe berarti yg buat artikel yg salah mas, maaf mas fauzan, jadi yg benar gimna mas?
  • Kakeknya Fauzan Coba mas Terbitlah terang bertanya ke Ps-Pusat yogyakarta seperti pak Saudara Kalian dan pak Ayah Ari.
  • Ayah Ari mas terbitlah terang dulu ikut PSnya d mana?
  • Helmi Febriyan SH hehehe..untuk bu Ami syahmin maaf sy ini msh hrs banyk belajar sebenarnya tentang Ilmu Allah meski tdk ada seujung kukuNYA dibanding yg kita ketahui..yg ibu katakan benar dlm rung lingkup pelajaran logika manusia tetapi menurut sy klo ilmu Allah ini sifatnya gaib dan itu hny urusan Allah yg tau pasti…dan tdk bisa diukur dgn logika,hny mengingatkan sebagai muslim jgn terjebak masuk Ps untuk hal yg aneh2 misalnya tembus dan segala macamnya krn tujuan Ps bkn hal tersebut melainkan meluruskan istiqomah sampai MATI, jika kita berfikiran jurus ps dibuat harus ada hasilnya jadi pertanyaanya dimana letak zikir ihklas kita selama latihan ps dan sesungguhnya Iblis itu bersemayam dihati berjalan didlm darah manusia seperti janjinya dengan jln apapun akan menyesatkan aplg jika nauzubillahiminzalik kita latihan ps hny sibuk menuntut kpd allah akan ilmuNYA sementara yg baru kita perbuat blm cukup menghapus dosa kita slama ini baik sengaja maupun tdk disengaja…wallahualambissawab
  • Ami Syahmin Helmi Febriyan SH@ Ada tulisan baru lagi di Blog PS Lampung, judulny ‘Media Pembelajaran PS” apa yang sampean tulis itu terjawan semua di tulisan itu. Saya anjurkan untuk gunakan otak kanan dalam membaca tulisan ttg PS … baru otak kiri kemudian.
  • Helmi Febriyan SH istiqfar bu…hehehehe,inilah contoh PS yg tak faham dan mengerti kalo kata pepatah bodoh tak terajari pintar tak terikuti itu kata org dulu bu…. Alhamdulillah
  • Ami Syahmin Helmi Febriyan SH@ Astaghfirullahul aziem … saya aku sudah istighfar. Sekarang saya minta Pak helmi menjelaskan ttg “faham dan mengerti” seperti apa yang dimaksudkan oleh Bang Zen. Kebetulan saya lagi cari cari orang yang bisa menjelaskannya. Terima kasih sebelumnya.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s