Jurus PS itu Adalah Kekayaan bagi Ummat Islam.

Fachruddin PS LampungBerbahagialah bagi mereka yang berhasil mengampu jurus PS hingga Mahdi, Syahbandar dan bahkan Payung Rasul, dia menggenggam kekayaan yang sangat dibutuhkan oleh ummat Islam. Mereka layak dijadikan pahlawan bagi ummat Islam asalkan jurus jurus yang mereka ampu adalah dioperuntukkan bagi ummat,  karena ummat sangat membutuhkannya. Ummat Islam sekarang dihimpit persoalan ekonomi yang berlarut larut, persoalan ini sekaligus ancaman akan keberadaan iman diharibaan ummat, “sungguh kemiskinan menghampirkan kepada kekafiran “. Jurus PS memiliki potensi besar membuka wawasan berniaga yang sekaligus menyelamatkan ekonomi ummat, dan dengan demikian ilmu PS ini juga berpotensi memelihara keimanan ummat.

Dapat dipastikan tidaklah  banyak  organisasi Islam yang mengembangkan ilmu yang memiliki potensi mengembangkan keimanan dan kemampuan ekonomi sekaligus. Walaupun yang diajarkan oleh PS adalah baru langkah langkah dasar atau fondasi dari berniaga itu. Tetapi anda semua tahukan bahwa bangunan kokoh ilmu ekonomi itu sangat membutuhkan fondasi yang kokoh. Apa gunanya membangun gedung yang megah dan kokoh, bila fondasinya lemah. Dan andapun tahu bahwa fondasi itu sejatinya tak terlepas dari bangunan secara keseluruhan.

Disebutkan bahwa PS baru mengajarkan fondasi dari berniaga, itu sifatnya hanyalah sementara, karena PS memiliki sepuluih jurus dasar yang disebut kasaran, nanti ada jurus halusan, ada tikahan, ada mahdi, ada syahbandar dan ada payung rasul. yang pada saatnya kelak dengan ilmu basari akan terlihat bahwa jurus jurus PS itu adalah bangunan ekonomi yang kokoh. Kemampuan membangun itu nanti akan nampak jelas pada pengampu jurus Mahdi. Hingga pada jurus tikahan memang kemampuannya baru dalam tataran pembangunan fondasi, tetapi dengan mahdi ke atas adalah merupakan tataran pembangunan gedung. Itu kalau pergerakan ekonomi ini kita ibaratkan sebuah bangunan.

Pada jurus mahdi ke atas anggota PS memiliki kemampuan meneliti dan merekayasa, sebaiknya penelitian dan perekayasaan itu jangan dilakukan seorang diri, lakukanlah itu secara berpasangan, catat dan diskusikanlah bersama, lalu sgera laporkan kepada Guru besar. Untuk divaluasi dengan cara ujicoba dan rekayasa ulang. Yang sebelumnya diharapkan agar guru besar mengundang para pengampu mahdi ke atas untuk mengikuti acara desiminatif dari hasil ujicoba dan rekayasa itu, nanti pada saat itu adalah saat yang tepat bagi Guru Besar untuk memantakannya.

Keberanian dan ketekunan kita bersamalah yang akan membuat forum Mahdi ke atas ini memiliki kemampuan lebih dalam mewujudkan gambaran bangunan ideal dari apa yang sejatinya mampu dibangun oleh PS. Kita berharap para pengampu jurus Mahdi ke atas segera menyingsingkan lengan baju, bekerja setapak demi setapak. Ketahuilah lari marathon sepuluh kilo meter tetap saja dilakukan selangkah demi selangkah. Kini PS digenggaman tangan anda. Berhasil atau tidaknya Guru Besar ada di tangan forum mahdi ke atas.

Manakala kita telah berhasil membangun bangunan yang kokoh, di atas fondasi yang kokoh pula, maka keberadaan PS akan semakin dirasakan perlunya oleh ummat Islam dan bangsa Indoneisia umumnya. Insya Allah.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s