Heboh Jurus PS di FB

Akibat Polarisasi Senior >< Yunior.

Fachruddin PS LampungUntuk menjaga keutuhan PS, sudah lama kita menanamkan kepada anggota semua anggota PS bahwa senior itu belum tentu memiliki kelebihan dari yuniornya, ini karena ilmu PS sangatlah subjektif, karena terkait pengalaman spiritual yang membuka perbedaan hatta bagi dua orang yang masuk dan berlatih dengan pola dan dari pelatih yang sama. Dengan begitu sejatinya banyak senior yang menganggap bahwa kelebihan para yunior itu sesuatu yang harus diterima secara legowo, karena hal itu dianggap sama dengan rejekinya. Seperti apapun aktifnya senior berlatih, jika bukan rejekinya maka takkan mendapat apa-apa. Kini pendapat seperti itu banyak ditentang, maka cepat atau lambat para pengurus dan senior hanrus menyikapinya.

Itu pula yang menyebabkan sering terjadinya sedikit heboh heboh antara senior vs yunior  di group FB PS. Tidak sedkit yunior yang protes atas sikap senior yang kurang serius dalam membahas jurus PS, dan bahkan ada sejumlah senior yang Gentong airtdalam mengomentari pertanyaan yunior dengan bermain atau dengan kata kata yang mengundang tawa. Sehingga ada juga yunior yang kurang mengenal senior dari dari cabang lain, yang mencoba menegur para senior yang suka bergurau itu. Tentu saja para senior itu tidak menerima. Dan segera memperingatkan yuniornya, sedang berbicara dengan siapa. Tidak jarang seniornya diperintahkan untuk istighfar, ada yang tegas senior memperingatkan akan sudah berapa lama bergabung ke group FB, sudah berapa lama masuk PS dan sebagainya, yang intinya adalah teguran keras bagi yunior, yang terkesan mengajari para seniornya. Dan dalam titik itui pembicaraan sudah mulai ke;luar dari konteks, dan keluar dari konten pembicaraan awal.  Inilah antara lain fenomena kini yang saya tangkap, sebagai efek sampingan munculnya media sosisal FB, bnagi PS.

Kita patut berterima kasih kepada para admin yang biasanya dengan segala kedewasaannya mengajak para anggota group FB untuk menjaga kesopanan. SAgar mereka yang secara kebetulan mendapatkan kelebihan untuk semakin merunduk, iabarat pepatah tua yang mengatakan semakin padi berisi, semakin menunduklah Ia. Tetapi dilain pihak ada juga yang tidak rela bila jurus PS yang dirasakannya sebagai sesuatu yang luar biasa itu dibuat bahan tertawaan, apalagi yang melakukannya adalah mereka mereka yang dikenal sebagai senior. Suasana seperti ini tentu tidak harus terjadi, adalah tugas kita semua untuk mencarikan solusinya.

Memang sudah saatnya kita untuk mengkaji ulang bagaimana sebenarnya ilmu PS ini sebenarnya. Apakah ilmu PS ini ilmu, ataukah seni. Jika ilmu PS ini adalah ilmu maka semua kita bisa mempelajari dan mendapatkannya, tetapi bila ilmu PS ini adalah seni, maka hanya mereka yang berbakat saja yangh dapat meraihnya. Tentu kita semua berharap agar ilmu PS ini memang benar benar ilmu, sehingga kita semua mampu meraih kompetensi yang dikbutuhkan, atau setidaknya ilmu PS itu adalah gabungan antara ilmu dan seni. Sejatinya semua anggota PS akan mampu meraih keterampilan dasar PS seperti peka, cek, tembus pandang, sehingga masing masing kita semua mampu melaksanakan ujicoba jurus dan bahkan rekayasa jurus, sehingga sangat memeunglkinkan baginya untuk pnatas mengampu jurus Tikahan.

Sulit bagi seorang anggota PS untuk  memiliki kemampuan cek bila tidak peka, sulit untuk tembus pandang tampa memiliki cek yang tajam, sulit menghidupkan intuisinya bila tidak tembus pandang, sulit untuk melakukan ujicoba jurus tampa inytuisi yang tajam, sulit melakukan rekayasa jurus bila tidak terbiasa melakukan uijicoba jurus. Dan akan gagal mengampu jurus Payung Rasul bila belum terbiasa melakukan ujicoba dan rekayasa jurus PS.

Sejumlah anggota di PS Lampung berhasil menapaki keterampilan awal PS, mereka berhasil meraih peka, cek dan tembus pandang, secara beruntun setelah mengikuti latihan secara intensif di Bengkel; PS Lampung. Mereka menjadi bahan ujicoba jurus anggota senior pengampu Mahdi,  anggota pengampu jurus Mahdi ini meminta ijin untuk memanfaatkan anggota baru sebagai bahan ujicobanya, dan Ia berhasil mengujicobakan model kuda kuda secara terbalik. Kuda kuda yang seharusnya mencapai 100 itu justeru dimulainya dari 60, bila 60 dilakukan dengan sempurna, maka dinaikkan menjadi 70, bila sempurna naik lagi menjadi 80. Hasilnya luar biasa kuda kuda model seperti itu ternyata luar biasa menghasilkan sesuatu yang sangat menakjubkan. Kesemputrnaan kuda kuda semakin disempurnakan sejalan dengan kenaikan jurus, yang pada saatnya juga sama mencapai 100 seperti yang telah ditetapkan sejak awal. Kuda kuda tetap sama 100 hanya mulai dari 60 dahulu.

Memang ada diantara mereka yang dijadikan ujicoba tetapi  gagal meraih prestasi, berdasarkan cek nafas … mereka memang sering mengkorup pernafasan, bocor, ada juga  yang gagal karena sulit meninggalkan kebiasan buruk walau sudah diperingatkan berulangkali. Keberhasilan ujicoba ini sudah mereka publikasikan melalui jejaring sosial. Tetapi mereka gagal meyakinkan sejumlah senior yang tersebar diberbagai cabang. Lantaran ini diluar kelaziman, karena dahulu ujicoba hanya dilakukan di Pusat.

Kendati demikian diskusi diskusi tetap berjalan di PS Cabang Lampung, berbagai wacanapun muncul. Hasil mereka diskusi mereka sampaikan kepada pengurus. Pengurus meminta mereka mengkaji ulang hasil diskusi mereka. Lalu pengurus meminta saya menuliskan naskah untuk dipublikasikan. Hendaklah diketahui bahwa sebagain dari naskah yang saya tulis adalah atas permintaan mereka, karena mereka bisa ujicoba namun tak terampil menulis. Dan penulisan naskahpun semakin produktif karena memang berdasarkan hasil ujicoba. Dan merekapun sangat meyakini bahwa sejatinya ilmu PS itu adalah ilmu, tetapi bagi mereka yang memiliki seni akan lebih cepat menguasainya.

Andaikan saja masing masing cabang yang para seniornya telah mengampu jurus Mahdi dan Syahbandar melakukan ujicoba dan bahkan rekayasa jurus jurus maka saya yakin tak akan ada gap antara senior yunior. bahkan sebaliknya informasi informasi baru darimanapun asalnya akan diterima sebagai  informasi yang berharga. Segala informasi akan diterima dengan otak kanan sehingga serendah apapun informasi itu akan digunakan untuk memperkuat apa apa yang telah dicapai. Saling tukar pengalaman berlatih dan melatih akan membawa PS mencapai kemajuan yang dahsyat. Hati kita terbuka menerima sesuatu yang baru dari yunior sekalipunm. Sebesar apapun sebuah gentong  sebaiknya bersedia diposisikan di bawah  agar mudah menambahkan isinya, hatta diisi dengan  menggunakan gayung yang jauh  lebih kecil sekalipun.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

6 thoughts on “Heboh Jurus PS di FB”

  1. grup PS yang mulai hidup dengan diskusi2 keilmuan Ps sekarang mulai fakum lagi pak, karna sebagia para senior kurang serius menangapi permasalahan2 yang ada,,sangat disayangkan si’ kalau diskusi2 itu sampai berhenti di kepekaan saja, sebenarnya masih banyak keilmuan yang lain tentang PS. judul demi judul dibahas Insya Allah menambah wawasan keilmuan PS untuk para yunior – yunior yang belum tau, mengerti dan paham. kami berharap kepada Pak Fachruddin untuk selalu memberi arahan, ceramah dan kajian tentang ilmu PS melalui tulisan di Blog Prana Sakti Lampung trimakasih.

  2. Menurut saya ilmu PS yang sudah diiformasikan oleh Guru Besaar dan Senior jauh lebih sedikit dibanding dengan apa yang masih tersimpan … tugas kita semua untuk mengkobfirmasinya. Dengan bermodalkan kerendahan hati dan jiwa besar … saya kita akan mampu menguaknya sedikit de mi sedikit.

  3. Tulisan Pak Idris Puta ini saya niali bagus, maka saya cantukan di sini Sohon perkenan semua pihak : Idris Putra Assalamualaikum ….berkaitan tulisan PS lampung …mengenai Heboh Jurus PS….”Sejatinya semua anggota PS akan mampu meraih keterampilan dasar PS seperti peka, cek, tembus pandang, sehingga masing masing kita semua mampu melaksanakan ujicoba jurus dan bahkan rekayasa jurus, sehingga sangat memunglkinkan baginya untuk pantas mengampu jurus Tikahan”……..saya apreasi penulis yang saya ketahui adalah senior dan juga seorang dosen, cuma saya mau bertanya …apakah standar PS berhasil atau tidaknya adalah dengan meraih “keterampilan dasar” ( bisa cek, peka dan tembus pandang) ?……dan sejak kapan kemampuan peka , cek, tembus pandang adalah merupakan keterampilan dasar di PS ……. bagi saya yang membaca tulisan ini seolah olah hanya anggota PS yang mampu meraih “keterampilan dasar” yang dianggap berhasil (maaf kalo saya keliru)…saya salah satu anggota PS dari sekian banyak anggota yang tidak merasa memiliki “keterampilan dasar” seperti yang diceritakan tadi……ini sangat serius pak……dan apabila benar adanya bahwa statement ..” Sejumlah anggota di PS Lampung berhasil menapaki keterampilan awal PS, mereka berhasil meraih peka, cek dan tembus pandang, secara beruntun setelah mengikuti latihan secara intensif di Bengkel; PS Lampung. Mereka menjadi bahan ujicoba jurus anggota senior pengampu Mahdi, anggota pengampu jurus Mahdi ini meminta ijin untuk memanfaatkan anggota baru sebagai bahan ujicobanya, dan Ia berhasil mengujicobakan model kuda kuda secara terbalik”….. maka saya akan sangat bersedia untuk ikut dalam test kemampuan seluruh anggota PS mulai dari pengurus sampai dengan anggota PS di lampung yang “merasa” memiliki dan menguasai “Keterampilan dasar”……saya tunggu konfirmasinya terimakasih…wassalamu’alaikum wr wb
    10 Januari pukul 11:47 · Telah disunting · Suka · 3

  4. Sepengetahuan saya memang benar ada Pengampu Mahdi di PS Lampung yang mendapatkan ijin untuk melakukan ujicoba. Untuk tidak mengalami salah pengertian perlu dijelaskan bahwa ujicoba yang dimaksud adalah upaya konfirmasi akan informasi tentang jurus PS. Berdasarkan temuan ketika akan mengkoonfirmasi jurus ditemukan bahwa kuda kuda merupakan kunci keberhasilan dalam berlatih jurus PS. Maka ketika para yunior membuat jurus Pengampu Mahdi yang bersangkutan melakukan cek terhadap nafas dan telapak kaki ketika membua C pada kuda kuda. Tak dapat dijelaskan di sini silakan berkomunikasi dengan inbox via facebook.
    Para yunior yang yang dijadikan ujicoba rata rata berhasil kecuali beberapa yang berdasarkan hasil cek ternyata mereka masih memiliki persoalan internal yang belum terselesaikan. Dan memang rata rata anggota PS yang belum merasakan apa apa itu jika memang jurusnya sudah benar, maka mereka sedang menghadapi masalah internal yang belum terselesaikan.
    Saya anjurkan setelah inbox dengan yang bersangkutan anda semua dapat mengujicobakannya di Cabang masing masing saja. Semoga PS semakin maju.

  5. trimakasih bu…tapi saya belum mendapat jawaban memuaskan dari pertanyaan saya……kapan dan siapa yang menjadikan standar bahwa peka cek dan tembus pandang adalah merupakan keterampilan dasar!…kalau itu hanya pendapat pribadi penulis mohon disebutkan itu hanya “pendapat pribad”…untuk tidak menimbulkan salah penafsiran bagi anggota PS lain…begitu bu….PS itu Organisasi yang punya aturan ADRT….kalau mau buat kesimpulan keilmuan tentang PS yang di publikasikan ke forum harus bisa dipertanggungjawabkan…….begitu bu….

  6. dan maaf bu…….abangda Asafanuddin Panjaitan yang mendirikan PS pun tidak pernah mengatakan itu…bahkan beliau sebagai orang yang arif mengatakan tidak lebih baik orang yang mempunyai kelebihan di PS dari murid yang lain yang sama sekali tidak mempunyai kelebihan apa apa……so siapa yang bermasalah sekarang….pendapat yang mengatakan anggota PS yang tidak bisa peka, tidak bisa cek dan tak tembus pandang adalah orang yang mempunyai masalah?……….itu dari mana?…banyak tulisan disini katanya untuk menjaga keutuhan PS…dari mana?…..nggak usah berlebihan lah bu n pak…..kelebihan yang ada itu hanya kasih sayang dan maunah Allah…..nggak pernah ada perbedaan perlakuan antar senior dan yunior…sama …semua dinilai karena taqwa.=iman…dan ketaqwaan itu disini ….(mencontohkan rasulullah yang menunjukan telunjuknya kearah dada)…jadi yang tau hanya Allah …..muda2han bisa difahami maksud saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s