Persiapan Mengampu Jurus Mahdi.

Fachruddin PS LampungKelompok diskusi PS Lampung menyimpulkan bahwa seorang anggota PS yang inmgin segera mengampu jurus  Mahdi  harus mempersiapkan diri antara lain (1) aktif latihan sesuai jadual (1) meningkatkan ibadah (3) meningkatkan aktivitas membaca al-Quran, (4) lebih memperbanyak membeca buku buku referensi tentang keislaman dan ke-PS-an, dan (5) lebih aktif memanfaatkan juruys PS untuk orang lain di samping meningkatkan sedekah dan amal sholeh lainnya. Tidak ada guna mengampu jurus PS bila pada saat tikahan tidak ada peningkatan dari kelima hal yang dituliskan di atas. Oleh karenanya maka diharap kepada para anggota yang sudah lama menyelesaikan Tikahan 8 janganlah buru buru memeinta naik ke Mahdi sebelum meningkatkan dan menyempurnakan kelima hal tersebut di atas.

Beban tugas bagi seorang pengampu jurus Mahdi adalah melaksanakan dan membimbing para yunior terkait pelaksanaan ujicoba. Yang dimaksud dengan ujicoba di PS ini adalah terkait dengan melaksanakan penyelesaian atas kasus kasus tertentu. Seperti di Lampung umpamanya, di dapatkan sejumlah senior yang setelah dicek, ternyata tidak memiliki ” peka, cek, tembus pandang ” lalu seorang pengampu jurus Mahdi melakukan ujicoba pemantapan kuda kuda dengan tidak langsung 100, tetapi dimulai dari 60. Dia akhir jurus kasaran baru disempurnakan menjadi 100. Meningkatkan 69 ke 70, 80 dan seterusnya dikontrol dengan cek. Jadi tidaklah ada keharusan ujicoba dengan menciptakan sesatu yang baru, karena ujicoba di sini adalah bersifat komfirmasi.  Para pengampu Mahdi dapat memanfaatkan mereka yang bersiap menerima jurus Mahdi sebagai mitra ujicobanya, dan bagi yang bersangkutan sekali gus persiapan mahdi

Untuk menjadi tenaga pengujicoba yang handal seseorang harus memiliki pengalaman bersentuhan dengan media pembelajaran PS, karena seseorang dikatakan berprestasi bila lebih banyak bersentukhamn dengan media pembelajaran PS. Media pembelajaran bagi PS adalah memanfaatkan jurus jurus PS itu bagi kepentingan orang lain. Bagi seorang pengampu Mahdi yang tidak pernah bersentuhan dengan media pembelajaran PS, maka Mahdinya akan hampa. Sering sering bersentuhan dengan media pembelajaran PS juga akan memelihara  keterampilan dasar PS yang meliputi peka, cek dan tembus pandang yang dahulu didapatkannya mulai dari kasaran hingga halusan, serta ketajaman intuisi yang didapatkannya  dari jurus Tikahan dahuku.

Tembus pendang dan ketajaman intuisi itu nyaris tak berguna tampa memiliki wawasan yang  memadai, tembus pandang itu juga didukung oleh ilmu dan keterampilan. Tidak akan ada artinya serta manfaatnya seseorang bisa melihjat makhluk halus tampa memiliki keterampilan untuk mengantisipasi segala sesuatunya terkait keberadaan makhluk lamhkluk itu. Suatu saat kita bisa menutup penglihatan kita terhadap makhluk halus itu, karena tembus pandang yang paten adalah seperti kita meliohat keadaan tanam, tumbuh di suatu area perkebunan, lalu kita bis menyimpulkan keadaan dan kandungan tanah disekitar kebun itu, serta bagaimana mengantisipasinya agar tanm tumbuh di situ tetap subur dan buahpun produktif. Dia harus paham dengan teknologi pertanian dan memiliki informasi yang mutakhir akan berbagai produk mutakhir dari teknologi pertanian dimaksud.  Itulah sebabnya maka para anggota yang berniat mempersiapkan diri mengampu jurus Mahdi harus mulai banyak membaca baca buku, utamanya buku tentang sosial keagamaan, dan juga tulisan tulkisan tentang ke-PS-an.

Pengampu jurys mahdi yang tidak hampa adalah seorang ahlul ibadah, ilmu ilmu PS dan keterampilan dasar PS yang dimilikinya harus dipeliharanya dengan  pelaksanaan ibadah yang semakin khusyuk. Bukan hanya sekedar sholat lima waktu serta serta puasa Romadhon, tetapi puasa sunnat dan sholat sholat sunnat harus dilazimkan dalam kehidupan sehari hari. setidaknya sholat tahyatul masjid, rawatib, tahajud dan dhuha. Datanglah ke masjid sebelujm sebelum orang adzan sehingga kita sempat sholat tahyatul masjid,  lazimkan sholat rawatib, yaitu sebelum atau sesudah sholat wajib. Jaga sholat tahaju dan duha agar terlaksana setiap harinya.  Selain itu jangan lupa bersedekah setiap hari. Bila anda ternyata adalah orang termiskin di lingkungan tempat tinggalmu, maka laksanakanlah sholat duha lebih panjang sebagai gantinya sedekah.

Tiada hari tampa ibadah, tiada hari tampa membaca al-Quran, tiada hari tampa belajar, tiada hari tampa sedekah, tiada hari tampa amal sholeh, barulah kita terima Mahdi untuk kita ampu. Insya Allah Mahdi yang kita terima bukan mahdi yang hampa. tetapi mahdi yang penuh isi, mahdi yang penuh makna, bermanfaat bukan hanya bagi diri pribadi, tetapi berguna juiga bagi masyarakat, bangsa dan negara, dan tentu saja berguna juga agama. Insya Allah

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s