Bang Dasuki Telah Tiada

DSC06270

Riing … HP di kantongku berbunyi  saat pimpinan rapat mempersilakan aku bicara.., aku memohon ijin pada pimpinan rapat untuk menerima telepon yang berasal dari Kak Omi. Aku tahu Kak Omi jarang sekali menelponku kecuali  ada hal yang sangat penting. Pimpinan rapat mempersilakan aku menerima telepon Kak Omi. Betapa terkejutnya aku ketika dengan suara yang terbata bata menyatakan Bang Dasuki Cholil telah tiada satu jam yang lalu, pada saat itu Hari Rabu Pukul 10 pagi. Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rooji’uuunnn.

DSC06275Bang Dasuki adalah Ketua Prana Sakti Cabang Lampung, dia menjadi ketua semenjak PS Cabang Lampung didirikan hingga akhir hayatnya.  Bukan kehendaknya untuk memsngku jabatan selama itu, tetapi pernah Ia menyampaikan keinginannya untuk digantikan oleh yang lebih muda, tetapi Jawaban Bang Asfan pada saat itu sangat tegas, bubarkan saja PS Lampung  Bila anda mau berhenti jadi ketua. Bukan hanya Bang Dasuki yang pernah menyatakan ingin diganti tetapi juga almathum Bang Rahman Karim (Sekretaris) dan almarhum Bang Tarmizi (Bendahara), jawaban Bang Asfan selaku Guru Besar menjawab dengan jawaban yang sama.

 Bang Asfan sangat menyadari  bahwa para senior yang sempat dibesarkan di Bengkel  Prana Sakti Yogya memiliki kesetiaan luar biasa kepada PS. Bagi mereka sekali PS tetap PS. Mereka tak ingin berdalih, berteori dan apapun namanya. PS itu adalah apa apa yang pernah diucapkan oleh Bang Asfan , tidak ingin menambah namabah dan apalagi mengurangi. Bang Asfan sadar bahwa kemurnian PS itu pada saat itu sepenuhnya berada digenggaman tangan para senior jebolan Bebgkel PS Yogyakarta. 

DSC06266Kehadiran Bang Dasuki di lingkungan PS bangi Bang Asfan memiliki makna tersendiri. Putra Lampung kelahiran Kalianda Lampung Selatan  tahun 1951 ini selain memiliki keberanian yang luar biasa. Kesetiaanya kepada PS sangatlah menonjolnya,  Jangan coba coba menjelekkan nama PS dihadapannya, bila tak ingin berurusan dengannya.  Karakternya yang sedikit emosional ini membuat Ia  sering terpilih  sebagai algojo, setiap kali tutupan jurus para anggota baru.

DSC06265Tugas algojo  ini adalah untuk menguji keberhasilan para anggota baru, celaka, Guru Besar justeru sering menunjuk anggota baru yang sulit peka, dan membuat jurus selalu salah salah. Hal ini sering membuat teman seangkatan bahkan para senior menjadi sangat cemas.  Semua yang hadir semakin cemas ketika yang muncul sebagai algojo adalah Bang Dasuki Cholil. Bang Dasuki muncul menunjukkan kemarahan yang tertahan, dia maju selangkah demi selangkah, lambat tetapi pasti, tatapan matanya yang tajam tak lepas dari orang yang berdiri tegak di tengah arena untuk dijuji keberhasilannya belajar jurus PS.

DSC06276Bukan hanya pandangan yang tajam, tetapi  tangan kananya memegang sebuah kampak pemotong kayu membuat hadirin semua menjadi cemas, apalagi nampak mata kampak itu berwarna putih bersih, pertanda baru selesai di asah. Andai saja kampak itu ditebaskan ke kepala atau tubuh anggota baru itu, pastilah nasib nahas. 

Ternyata benar Bang Dasuki sepertinya ingin mencederai si anggota baru, langkah lambat Bang Dasuki membuat jarak semakin dekat, dan tiba tiba dalam jarak yang sangat ideal bang Dasuki mengayun kampak itu ke arah anggota baru itu hadirinpun menjerit …, tetapi dalam waktu bersamaan bang Dasuku terpental. Upaya si algojo asal Lampung dilakukannya berkali kali, semakin diulang, semakin berhasil Ia mendekati sasaran,  semakin diulang semakin Ia berhasil menghampiri sasaran. Pekik cemas hadirin tak tertahankan ketika kampak tajam itu nyaris mengenai leher sasaran … tetapi kembali dalam waktu yang bersamaan  Bang Dasuki Cholil kembali terlempar, terkulai dan terkapar tak bergerak. Para senior membantu memandu, dan bahkan menggotong Bang Dasuki karena sel;uruh persendiannya terasa sakit. Acara test semacam ini tak akan laghi dapat disalsikan setelah Bang Asfan melarangnya.

DSC06271Jurus jureus Bang Dasuki dalam berlatih PS terkenal sebagai jurus yang nyaris sempurna. Tetapi lebih sempurna lagi konsistensinya sebagai anggota PS. Bang Dasuki bisa dikategorikan sebagai PS yang berhasil, keberhasilan anggota PS dapat diukur dengan tiga aspek, aspek pertama adalah aspek akademis, mampu menjelaskan PS secara akademis. Aspek yang kedua adalah sikap, setelah masuk PS haruis ada sikap yang berubah lebih baik, aspek yang ketiga adalah aspek keterampilan, anggoat PS yang berhasil mendapatkan keterampilan  vokasional untuk memanfaatkan jurus jurus PS. 

Bang Dasuki memilioh karir sebagai PNS, jabatan terakhir yang mampu dicapainya adalah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, yang dijabatnya hingga masa purna tugas. Banyak teman sejawatnya yang tampak melayatnya. Sejumlah pejabat dan pasukan Satuan Satpol PP dan Aparat Perhubungan serta sanak famili serta pelayat lainnya mengikuti upacara pelepasan secara khidmat.

Selamat Jalan Bang Dasuki, semoga amalmu diterima Allah sebagai amal yang sholeh, dilipatgandakan ganjaran bagimu, dan semoga diampuni segala kesalahan sengaja maupun tak sengaja, semoga Abang mendapat tempat yang terhormat di sisi Allah. Amin.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s