Menyadarkan Anggota Baru Asal Thailand.

Fachruddin
Fachruddin

Sejak awal saya meminta kepada mereka yang menangani anggota baru mahasiswa asal Thailand ini agar ditangani secara ekstra ketat, jangan sekali kali membuat mereka manja, sehingga jurus dilaksanakan sekenanya. Mereka yang memberikan peragaan jurus dan pelatihnya saya minta agar tetap dalam keadaan wudhu, manakala batal agar cepat wudhu kembali. Petunjuk ini dilaksanakan … tetapi ditengah jalan sempat tidak konsisten,  ada yang melatih sekenanya saja. selain kesalahan jurus dibiarkan … pelatih mulai kendur melakukan cek pernafasan. Terbukti para pelatih juga mulai tak memberikan laporan perkembangan untuk dievaluasi. Tetapi berdasarkan evalusi terakhir mereka memang luar biasa, sekalipun masih terkendala bahasa tetapi kepatuhan kepada pelatih kita nilai positif.Ketika pelatih lalai dan inkonsisten, maka pada saat itu mereka komplin.

Itulah sebabnya yang semula mereka hanya ditargetkan untuk peka, terpaksa ditingkatkan. Walau belum sedahsyat nanti pada saat mereka mengampu jurus halusan, beberapa mereka yang memang berlatih lebih serius langsung merasakan manfaatnya. Ketika ditanya tentang apa yang mereka inginkan, sungguh diluar dugaan. Semula kita semua mengira bahwa mereka menginginkan kelebihan dalam bentuk kanuragan, ternyata bukan. Ada yang menginginkan mampu meringankan beban orang tuanya yang sedang sakit keras, ada juga yang mengalami rindu berat kepada keluarganya yang berada nun jauh disana.

Melihat keseriusan mereka membuat jurus, serta nampak ada tekanan batin yang luar biasa, dan ternyata mereka tidak menuntut macam macam, maka kepada mereka diminta apakah mereka akan siap mengikuti instruksi pelatih. Merekapun menyatakan siap. Diajarkan juga kepada mereka untuk memanfaatkan jurus jurus ini dalam jarak jauh dan tampa sentuh, lalau mereka menghubungi keluarga yang ada di sana menanyakan prihal kesehatan orang tuanya, dan dia mendapatkan kabar bahwa orang tuanya berangsur sembuh. Semakin sering Ia melakukan pengobatan, semakin dia mendapat kabar orang tuanya semakin sehat.

Sedang bagi mereka yang mengalami rindu berat diajarkan pula caranya mereka merasakan suasana rumahnya, sehingga mereka merasa seolah ada di tenah keluarganya. Betapa mereka merasa puas dengan jurus jurus PS ketika apa yang mereka rasakan, serta aktivitas dirumahnya itu ternyata benar benar terjadi. Untuk mengajari mereka mampu berbuat demikian sebenarnya sangat mudah dilakukan oleh senior mana saja karena yang dioperintahkan untuk diamalkan sehari hari, dan tidak boleh dilanggar sedikitpun. Yang harus mereka amalkan adalah “ Jujur, tabah, sabar, ikhlas, rendah hati dan jiwea besar serta kesatria” Jangan sekali kali  sombong dan meninggalkan ibadah, manakala itu dilanggar, maka keterampilan dasar yang memang belum seberapa itu akan sirna   jangankan jurus PS  bau surgapun haram bagi kita. dan untuk memulihkannya kalian akan dilatih ulang mulai dari kuda kuda kuda lagi. Untuk kalian ketahui bahwa sebenarnya banyak senior yang pantas dialtih ulang mulai dari kuda kuda sebanyak belasan kali latihan bersama. Para anggota baru asal Thailand pun menerimanya.

Persoalan mahasiswa asal Thailandpun selesai sudah dan kini menunggu kehadiran Guru Basar untuk menutupnya.  Alhamdulillah.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s