Eksistensi Ilmu PS bagi Ummat

Fachruddin
Fachruddin

Berbeda dengan tugas pengampu Mahdi maka tugas pengampu Syahbandar sebagai vocal point PS adalah mengawal dan mengembangkan ilmu PS di mata ummat.  Kalau Mahdi lebih banyak orientasinya ke dalam, maka Syahbandar orienttasi lebih banyak keluar. Kalau Mahdi banyak melakukan clinik jurus sehingga sekali kali masih membutuhkan tembus pandang, tetapi lebih mengandalkan intuisi, maka Syahbandar bekerja lebih m,enggunakan intuisi dan filosofi. Lalu apa tepatnya bidang garapan Syahbandar?, maka jawaban singkatnya adalah mengenai kehidupan, persoalan persoalan sosial dan kehidupan ini harus dipandang dari filosofi jurus dan ilmu PS.

Jika kita mengalami kegagalan dalam ilmu dan jurus PS, maka konsultasikanlah dengan pengampu Mahdi. Bila kita mengalami kegagalan dalam kehidupan sehari hari maka konsultasikanlah segala sesuatunya dengan pengampu Syahbandar. Pengampu Syahbandar akan memiliki kematangan dalam memahami persoalan jegagalan dalam kehidupan lantaran Syahbandar memiliki pengamalam yang banyak ketika Ia masih mengampu jurus Mahdi banyak melakukan clinik jurus yang pada intinya kegagalan berlatih jurus diakibatkan oleh problema pribadi. Maka saya sering tuliskan bahwa kegagalan menyempurkan jurus PS adalah karena dirinya sedang bermasalah. Itulah yang membuat pengampu Mahdi menjadi matang dan layak mengampu Syahbandar, karena yelah banyak menangani permasalahan pribadi yang sejatinya juga masalah sosial.

Eksistensi PS di mata ummat akan sangat tergantung kepada aktivitas para senior PS dengan ilmu dan jurusnya dalam kehidupan sehari hari. Sejauhmana ilmu dan jurus PS itu mempengaruhi dirinya yang tergambar dari sikap dan ekspressinya, mulai dari pola sikap yang mempengaruhi laku yang sesuai dengan kaidah agama dan sosial yang diekspressikan melalui keimanan, ibadah, akhlaq yang menggambarkan kejujuran, keikhlasan, ketabahan, kesabaran, kerendahan hati, kebesaran jiwa dan kesatriaannya. Dan yang lebih istimewa lagi adalah kemampuannya menyelesaikan berbagai permasalahan dengan jurus dan ilmu PS itu.

Kemampuan pengampu Sayhbandar menyelesaikan permasalahan baik bagi dirinya ataup[un bagi orang lain dengan menggunakan ilmu dan jurus PS baik secara intuitif maupun filosofi PS akan mengalami kewsempurnaan manakala pengalaman pengalaman dalam berlatih jurus itu didapatkan secara linier. Umpamanya ketika kasaran Ia mendapatkan peka, ketika halusan awal Ia mendapatkan kemampuan cek, paling lambat akhir halusan Ia mendapatkan tembus pandang, pada saat tikahan Ia dapat mengembangkan dan mempertajam intuisinya. Pada saat Mahdi Ia telah mampu menyelesaikan setidaknya 30 kasus clinuik jurus, yaitu ujicoba climics jurus bagi para anggota yang mengalami kegagalan dalam membyuat jurus. Bila seandainya pengalaman pengalaman itu didapat secara runtut linier, maka Isya Allah pwengampu Syahbandar mampu mengekspressi dan mengimplementasikan tugasnya sebagai vocal point bagi PS.

Bila itu semua bisa dilakukannya secara kontinyu dan konsisten maka berarti yang bersangkutan telah mampu menegakkan dan bahkan mengembangkan eksistensi PS di mata ummat. Manakala itu semua tidak lakukannya, maka janganlah berharap banyak eksistensi PS itu dapat bertahan, karena eksistensi PS bukan ditangan seseorang saja, melainkan ditangan kita semua. Utamanya di tangan para pengampu Syahbandar.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s