Selamat Milad Prana Sakti Indonesia ke 39

Fachruddin PS Lampung5 Maret … tepatnya pada hari Rabu lusa dan 39 tahun yang lalu, Asafanuddin Muda terenyuh hatinya melihat kondisi ummat Islam, setidaknya di sekitar Joyakarta yang  merasa demikian tertekan akibat politik PKI maka Bang Asfan yang kelak berhasil mengumpulkan sejumlah anak muda dan mendirikan sebuah Perguruan yang tidak seperti Perguruan yang lain. Perguruan itu diberi nama Perguruan Bela Diri Tenaga Dalam Islam “Prana Sakti”  yang selanjytnya di singkat PS. Setelah teman teman Bang Asfan demikian beliau biasa disapa melatihkan jurus jurus PS kepada teman temannya maka jadilah beliau Sebagai Guru Besaar. Niatan tugas utama poada saat itu adalah melindungi ummat Islam dari rasa takut, termasuk takut menggunakan hak haka civics nya.

Akibat rasa takut itu banyak masyarakat yang berusaha melindungi dirinya dengan sesuatu yang berbau klenuk. Itulah sebabnya bang Asfan membekali teman temannya dengan ilmu kedigdayaan dan kemurnian tauhid sekaligus. Namun ditengah jalan langkah perjuangan perguruan ini terganjal oleh permasalah narkoba yang melanda anak muda, jelas  PS tak akan tinggal diam, selain usaha antisipatif , yaitu bagaimana caranya agar generasi muda tak terlanda oleh oleh kasus narkoba yang sangat mengerikan itu. Maka yang harus dilakukan selain antisipatif kuga harus melakukan aktivitas clinics.

Di sini letak persoalannya, kemampuan clinics hanya dimiliki oleh para anggota yang berkenan aktif di bengkel saja, mereka jarang ke bengkel untuk melayani berbegai keperluan masyarakat dan anggota dengan menggunakan jurus jurus PS yang telah mereka ampu, sehingga akibatnya mereka jarang bersentuhan dengan media pembelajaran PS, media pembelajaran PS adalah penggunaan jurus jurus PS sesuai tuntunan. Prestasi para anggota PS akan tergantung atas pengalaman belajar para anggota, oengalaman belajar itu didapat dengan seringnya bersentuhan dengan media nelajar PS, media belajar PS selain berlatih secara aktif dan serius adalah menggunakan jurus jurus PS sesuai perunbtukannya, bila jurus jurus PS tidak digunakan, maka jadilah para anggota PS itu menjadi anggota yang hanya sekedar tahu. Bang Zein sebagai Guru Besar pengganti mengatakan  bahwa anggota PS  diharapkan bukan hanya sekedar tahu , atau faham,  tetapi kuga harus mengerti, yang ditandai dengan terampil. Kita berlatih PS, kita belajar PS maka kita akan tahu PS, tetapi bagaimana caranya kita bukan hanya sekedar tahu tetap;i juga  mengerti PS,  Maka kita harus memiliki pengalaman pengalaman terkait jurus PS. Pengalaman demi pengalaman harus kita kumpulkan hingga akhirnya kita  terampil  mernggunakan jurus jurus PS. kita faham  benar akan maksud dan tujuannya serta kegunaan jurus, maka jadilah kita sebagai orang yang mengerti. Bagi orang yang tahu dan mengerti PS maka Ia akan banyak menyelesaikan berbagai masalah dengan menggunakan pendekatan Jurus PS.  Untuk tahu dan mengerti PS kita cukup tetap berada pada koridor PS.

Kini zamanpun berkembang, tetapi sayang ummat Islam sepertinya sangat sulit mengikuti laju perkemangan  zaman, khususnya dalam bidang perekonomian ummat Islam lebih menjadi konsumen ketimbang produsen, ummat Islam semakin lama semakin terhimpit dalam bidang ekonomi karena perekonomian ummat Islam terpaksa harus berkiblat ke lain arah.  Jika Kristen dan katholik kiblat ekonominya adalah Barat/Eropa/ Amerika/Australia. Sedang kiblat perekonomian Budha ke Cina, Korea, semantara kiblat perekonomian Hindu Ke India. Sementara Islam belum memiliki kiblat ekonomi. Karena kita mengikuti kiblat ekonomi kelompok lain, maka tentu saja kita harus mengikuti sistem kelompok itu. Islam harus memiliki kiblat ekonominya sendiri.

Kebangkitan ekonomi yang selalu ditandai dengan kemampuan menghasilkan produk produk yang bermanfaat dan dibutuhkan ummat manusia. Islam harus memiliki kibalat ekonomi sendiri, jangan biarkan berkiblat kepada perekonimian Kristen da Budha/ Hindu, lambat laun kita akan terhanyut ke sistem mereka. Berdasarkan pengamatan para pelaku ekonomi Indonesia dan Mal;aysia memiliki peluang untuk menjadi kiblat perekonomian Islam. Tetapi bicara masalah ekonomi maka berarti akan banyak pihak yang akan melakukan strategi perang. Oleh karenanya maka ketika Isndonesia dan Malaysia dinyatakan akan menjadi Kiblat Ekonomi Islam maka sejak saat itu pula banyak pihak yang menggosok gosok rasa saling benci kedua negara itu. Orang akan berusaha untuk menanamkan kebencian Indonesia kepada Malaysia, dan menanamkan kebencian Malaysia kepada Indonesia.

Tergantung kepada kita apakah kita akan mengikuti tambuh gendang dan irama yang diinginkan oleh pihak luar Islam, apakah Indonesia dan Malaysia dapat dengan cerdas menyelesaikan persoalan demi persoalan secara jujur dan bersahabat.  Yang jelas jangan sampai kita terjebak kedua kalinya, ketika Iran yang kebetulan Syi’ah telah melahirkan banyak dctor dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, dan atelah nampak potensi Iran untuk menjadi kiblat ekonomi Islam, tiba tiba saja mereka mampu menanmkan rasa benci dunia Islam kepada Syi;ah yang  juga otomatis Iran, yang akhirnya Iran menjadi hancur berantakan, negara yang  dahulu pernah menjadi super power kini harus membangun kembali puing puing yang berserakan.

Kita harus memiliki sensitivitas seperti yang pernah dicontohkan Bang Asfan, Bang Asfan sangat sensitif dengan persoalan yang dihadapi oleh ummat. Modal sensitivitas kita terhadap apapun yang dihadapi oleh ummat adalah jurus juruis PS. Selagi permasalahan itu masih menyangkut manusia, maka jurus jurus PS itu memiliki kemampaun untuk bicara. Karena jurus PS ini adalah multitalenta.  Bila sekarang ummat dihimpit persoalan ekonomi dan sudah mengancam akidah Islam maka sudah saatnya PS ikut berbicara, dan melakujkan sesuatu. Bukan hanya sebatas antisipatif tetapi juga harus melakukan clinics, dari sudut sudut tertentu sesuai dengan spesifikasi Prana Sakti.

Itulah sebabnya PS Lampung pernah bermimpi untuk menjadikan jurus jurus PS ini menjadi pusat study dan kampanye hidup berniaga.  Karena jurus jurus PS ini memiliki kemampuan untuk mengembangkan intuisi para anggotanya, intuisi adalah sesuatu yang mutlak dibutuhkan oleh pelaku ekonomi. Semua mereka yang sukses dalam berniaga dan berusaha semuanya memiliki ketajaman intuisi yang sangat tinggi. Kagiatan ini akan diawali dengan memberikan peluang dan bahkan memfasilitasi kesempatan para anggota PS bersentuhan dengan media belajar PS. Dengan berlatih dan bersentuhan dengan dengan media belajar PS maka para anggota PS akan dapat menjadi anggota yang tahu atau faham dan mengerti, seperti diuraikan di atas.

Manakala para senior PS sudah mengetahui dan bahkan berpengalaman memanfaatkan titik tertentu yang akan menghidupkan intuisi maka yang bersangkutan telah siap untuk melaksanakan tugasnya untuk mengkampanyekan hidup berniaga. Jika sudah mengetahui titik titik mana dari jurus PS yang memberikan konstribusi untuk menghidupka intuisi, maka banyak keguanaan jurus PS yang dapat kita manfaatkan untuk kecerdasan anak bangsa. Bila para kader kita sudah  faham (tahu) dan mengerti dengan jurus PS yang ditandai dengan pengalaman sejuumlah ujicoba konfirmasi jurus, maka para kader kita akan memiliki kemampuan untuk melatih kecerdasan anak anak bangsa itu. Bukan hanya anaknya yang kita latih, manakala ini sudah terumuskan dan dilengkapi dengan wawsan yang lebih luas lagi, bukan tidak mungklin para gurupun akan bergiliran untuk mendapatkan pelatihan dari PS.  Dan tentu saja pada saatnya para pengusaha muda, para pencari kerja akan berduyun untuk dilatih oeh PS. Maruilah ini semua kita awalai dari bermimpi, banyak orang sukses yang diawali dengan bermimpi. Dan banyak orang gagal, yang ternyata  memang sejak semula tidak pernah memimpikan apa apa.  Palembang,  3/32014

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s