Ujicobakan Jurus PS, Sehingga Kita Mengerti Apa yang Dimaksudkan Oleg Guru Besar

Fachruddin PS LampungMengujicobakan  jurus PS bukan berarti kita tak percaya atau merasa lebih pintar, tetapi ujicoba itu dimaksudkan untuk paham dan mengerti apa yang dimaksud oleh Guru Besar PS. Ujicoba dilakukan karena memiliki keyakinan akan kedahsyatan jurus PS dan ujicoba juga dilakukan karena yakin akan kebenarfan apa yang telah disampaikan oleh Guru Besar.  Apalagi Guru Besar sendiri yang memerintahkan agar murit murit benar benar faham dan mengerti PS. Ujicoba jurus PS di Lampung merupakan bagian dari berlatih jurus PS. banyak hal yang akan diujicobakan terutama yang menyangkut akhlakul karimah. Gedung Bengkel PS Lampung adalah saksi bisu betapa beliau menekankan agar anggota PS harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai  “Mengerti “PS.

Proses untuk  mencapai pengertian tentunya tidak semudah kita mengulang ulang kata kata Guru Besar, butuh latihan yang lebih serius dan serangkaian ujicoba sehingga  pengertianpun tercapai. Umpamanya untuykj apa kita demikian tekun belajar menyanyi bila tak sekalipun bersedia menyanyikan sebuah lagu. Untuk apa kita sibuk sibuk mengundang guru private les piano, bila kita tak mau memegang piano, sehingga tak satu lagupun yang pernah kita mainkan instrumennya dengan piano.

Banyak hal  yang harus kita ujicobakan untuk mencapai mengerti itu. Dengan ujicoba itu juga kita akan mendapatkan banyak keterampilan. Dan memang salah satu indikatoir keberhasilan belajar adalah keterampilan, selain sikap dan akademis. Tetapi dalam belajar PS itu aspek sikap terkait iman takwa, ibadah dan akhlakul karimah. Dalam ujicoba jurus PS adalah dimaksudkan untuk memperbanyak pengalaman belajar.

Belajar merupakan proses yang aktif untuk memahami dan mengerti tentang hal-hal baru dengan pengetahuan yang kita miliki. Di sini terjadi penyesuaian dari pengetahuan yang sudah kita miliki dengan pengetahuan baru. Dengan kata lain, ada tahap evaluasi terhadap informasi yang didapat, apakah pengetahuan yang kita miliki masih relevan atau kita harus memperbarui pengetahuan itu agar sesuai dengan apa yang dimaksudkan oleh Guru Besar.

Banyak cara dalam melakukan proses balajar . Dan PS Lampung akan memanfaatkan teori dan petunjuk cara belajar.  Di dalam proses belajar terdapat berbagai macam jenis belajar. Jenis-jenis belajar menurut Gagne terbagi menjadi 8 jenis yaitu Belajar isyarat (signal learning), Belajar stimulus respon, Belajar merantaikan (chaining), Belajar asosiasi verbal (verbal Association), Belajar membedakan (discrimination), Belajar konsep (concept learning), Belajar dalil (rule learning), Belajar memecahkan masalah (problem solving).

Martapura, 11/03/2014

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s