Dengan Bermodalkan Semangat dan “Sedikit Pengalaman” PS Lampung Siap Mempertahankan Eksistensi PS.

Fachruddin PS LampungDi lingkungan PS, “Lampung adalah Lampung” , Pengalaman buruk Pelatih PS Lampung yang dikomplen oleh para anggota lantaran setelah berlatih bertahun tahun tetapi merasa belum mendapatkan apa apa,   itu hanya terjadi di Lampung, dan tidak pernah terjadi di PS Cabang lain, dan ini menunjukkan bahwa perlu adanya penatan ulang dalam pelatihan bagi para anggota. Penataan ulang sistem pelatihan di PS Lampung diujicobakan di Bengkel PS Lampung, Penataan ulang dilakukan selama bertahun tahun. Penataan ulang sistem pelatihan itu dimaksudkan untuk mencapai prestasi yang dimungkinkan untuk dicapai dengan menggunakan jurus jurus PS seperti yang diajarkan oleh guru.

Alhamdulillah hasilnyapun mulai nampak, sekalipun belum memiliki arti apa apa bagi kejayaan PS dan apalagi bagi kesejahteraan ummat Islam itu, tetapi tak ayal lagi hasil yang masih terbilang sedikit tak pelak sangat menggembirakan Pengurus, pelatih dan mereka yang ikut dalam latihan di Bengkel PS.  Demikian gembiranya atas hasil yang telah dicapai sehingga mereka merasa perlu untuk berbagi kegembiraan, dan mereka berusaha menayangkan berbagai catatan dan petubjuk yang dituliskan oleh Pengurus melalui Blog resmi PS Lampung. Ternyata hasilnya di luar dugaan sama sekali.

Usaha para senior PS Lampung untuk berbagai pengalaman melalui jejaraing sosial facebook dengan membentuk Group tertutup bukan membuahkan hasil yang saling menggembirakan, dengan  semangat ukhuwah Islamiyah,  tetapi sebaliknya justeru . fitnah menyusup kedalam jejaring kamunikasi itu sosial itu. Bukan penghargaan yang didapatkan oleh Pengurus dan Pelatih PS Lampung mereka mendapatkan hujjatan yang laur biasa, yang hanya ada satu jalan untuk menyelesaikannya, yaitu menutup Blog PS Lampung serta memusnahkan semua tulisan yang terdapat di Blog itu serta yang bersangkutan segera meminta maaf kepada seluryuh anggota PS serta sesegera mungkin menyampaikan rasa penyelesalan dan juga bertobat. Diskusipun sepertinya masih diperpanjang untuk menetapkan hukuman apa yang setimpal bagi Pengurus, Pelatih dan Senior PS Lampung, yang telah dianggap membelot itu.

Kontan para senior dan para anggota PS Lampung yang berlatih di Bengkel PS Lampung terheran heran dengan reaksi keras para senior PS, merekapun merasa perlu untuk membela diri. Apalagi bila menilik apa yang dituliskan oleh para senior yang memberikan komentar di facebook nampaknya terlampau terburu buru memberikan komentar komentarnya dengan tidak didahului dengan membaca apa yang tertulis dalam Blog secara cermat. Dapat dipastikan ada pihak yang sengaja datang ke Yogyakarta menanamkan kebencian terhadap orang orang tertentu, memang benar bahwa fitnah lebih kejam dario pembeunuhan. Upaya upaya senior PS Lampung untuk menjelaskan sesgala sesuatunya ternyata berakibat lebih fatal, ibarat serangan balik tak dapat ditutupi namapkanya lebih ditujukan kepada perorangan, siapapun yang merani muncul.

Janganlah coba coba ada senior PS Lampung berlagak ingin menjelaskan sesuatu, terkait kesalahpahaman berbagai pihak terhadap p[erkembangan di PS Lampung,  karena  nampaknya PS Lampung tak mampu bertahan atas libasan berbagai komentar di facebook. Namapaknya satu satunya tawaran adalah berhenti menulis, berhentilah menayangkan, segera tutup blog, dan hapus semua isi blog PS Lampung.  Jangan lagi ada tulisan terkait PS, Pengurus dan Pelatih segera meminta maaf, dan sesegera itu pula untuk bertobat.Tawaran itu sangat dirasakan sebagai ancaman, benar saja, karena tertulis di Groupo FB  bahwa sedang disiapkan pasukan antihuruhara akn ngeluruk ke Lampung.  Banyak juga para senior yang terpengaruh dengan kata kata yang berbau ancaman itu, mereka kelimpungan dan mengusulkan kepada Pengurus untuk mengantisipasi segala sesuatunya.

Benar mereka kelimpungan. Tetapi sma sekali bukanlah karena takut akan ada serangan dadakan kepada Bengkel PS Lampung yang disebut Pasukan Antihuruhara,  karena para Pengurus juga tahu bahwa bukanlah begitu aturan mainnya. Tetapi  yang membuat mereka menjadi kelimpungan justeru adalah bahwa cercaan dan kata kata yang kurang pantas itu justeru  datangnya dari para senior yang selama ini sangat mereka segani terdiri dari orang orang yang sudah sekian lama hadir dalam segala kegiatan PS. Para senior Pengurus, Pelatih kelimpungan karena semula mereka semua mengira bahwa walau baru sebesar biji sawi akan mendapat aplaus. Yang semula mereka berharap  prestasi yang memng sangat tak berarti bagi PS,  tetapi mereka diharapkan untuk tetap mendapat sambutan positif, serta dorongan untuk bekerja lebih keras lagi untuk mencapai prestasi PS yang lebih tinggi, sekalipun belum mampu mensejajarkan diri dengan Cabang Cabang lainnya, tetapi setidaknya tidaklah terlalu menjomlang seperti sekarang ini. Walaupun yang paling ideal adalah PS Lampung bekerja lebih giat untuk pantas berdiri  sama tinggi dan duduk sama rendah.

Alih alih akan mendapat aplous dan dorongan untuk mengembangkan kreatifitas layaknya sebagai kelompok yang mengutamakan ukhuwah Islamiyah dalam berkomunikasi. Para Senior, Pengurus dan Pelatih dicaci maki atas tuduhan telah menghioanati PS. Tetapi dilain pihak para Pengurus dan Pelatih PS Lampung merasa tak pernah sedikitpun berpikir akan merubah jurus PS, tak pernah sedikitpun berniat  untuk memodifikasi jurus PS, tak pernah sedikitpun ingin melangkahi kewenangan Guru Besar. Atas semua ini para seniopr Pewngurus dan Pelatih PS Lampung merasa perlu untuk melalkukan konsolidasi, Merekapun serentak akan bertahan pada posisinya sebagai murid Guru Besar PS dengan segala kesetiannya. Bahkan mereka hampir serempak menantang sluruh anggota PS di mana saja berada untuk berlomba lomba mempertahankan keberadaan dan kemajuan PS, demi kesejahteraan ummat Islam.

Nampaknya PS Lampung berharap bahwa dngan mengajak berlomba mempertahankan keberadaan dan kemajuan PS, maka PS Lampung akan diterima sebagai sahabat bagi Cabang lainnya, semakin lama semakin dirasakan bahwa PS Lampung dipicingkan bila tiba di mata serta dikempisklan manakala tiba diperut, satu suasana yang dirasakan  sangat bertentangan dengan Ukhuwah IOslamiyah, hanya lantyaran sesuatu yang sama sekali tidak dilakukan, yaitu memodifikiasi Jurus PS dan apalagi merubah jurus PS, serta akibat tulisan tuliosan di Blog yang banyak menyebut PS dan menggunakan nama PS pada Blog yang memuatnya.  Semoga hari ini akan lebih baik dari hari kemaren. Amin Ya Allah.

Palembang, 15/3/2014

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

15 thoughts on “Dengan Bermodalkan Semangat dan “Sedikit Pengalaman” PS Lampung Siap Mempertahankan Eksistensi PS.”

  1. disini gue menulis berdasarkan technical saja. yang bahasan lain mengenai tujuan,dll, saya anggap anda sudah mengerti.

    Gue cuma bilang, bahwa apapun itu kalau sudah dak sesuai lagi yang di dapat dari Alm guru besar, akan sia-sia dan hasil tenanganya pun tidak seperti yang kamu harapkan.

    sorry ya, tingkat apapun itu nanti(kasaran,halusan, tikahan, mahdi,dll) yang dihasilkan dari pelatihan langsung oleh Ishak Cs atas selama ini. akan percuma saja dan tiada asa disitu.

    singkat kata, kekuatan itu(level halusan,tikahan,mahdi,dll) akan bisa tembus oleh tenaga anggota PS(halusan) yang masih setia dengan apa yang telah di turunkan Alm bang asfan/bg Zen.

    saya berdo’a, jangan terlalu banyak berhayal akan kelebihan yang km punya skrg. banyak bersabar la tuk berlatih pada jurus2 baku dan kembalilah seperti yang pernah anda dapatkan dari alm. guru besar bg asfan.

    Terimakasih

    1. Terima kasih berkenan mengunjungi Blog PS Lampung,
      Perlu saya peringatkan bahwa core PS adalah Laailaaha Illallaah,
      bukan jurus dan bukan Guru Besar. Baca juga tulisan di Blog ini yang membahas Core PS. Wassalam.

      1. Ya, saya tahu itu …core apapun istilahnya tetap kalimat tauhid untuk PS ini..

        Tapi kenyataannya kita bisa lihat sendiri kan yang selama ini terjadi? apa tidak bisa mencermati dari isu2 yg sedang beredar sekarang?

      2. Maaf bu ami, sekadar mengingatkan. Almarhum guru asfan dari dulu menolak disebut guru besar, karena guru besarnya adalah Al Quran. Core ps pun merupakan intisari dari kitab tersebut tanpa perlu membaca blog ini. Hanya mengingatkan. Terima kasih.

    2. Mas arjuna tak ada yang sia sia dalam berlatih dan berzikir kepada allah…insya allah ada manfaatnya bagi diri kita, keluarga dan umat insya allah….

      Maaf sebelumnya mas arjuna saya punya saran, pakailah nama yg asli….

  2. Gak usah pura2 bodoh la,kawan…
    pakai tanya segala lagi “isu apa …”

    kalau masih dalam koridor ente-ente semua(menggunakan jurus yang sudah baku tanpa ada konfirmasi antah baranta), sepertinya ini kejadian dua tahun lalu tidak akan terjadi lagi alias sudah tutup buku(masalah sudah selesai).

    Mau putar2 lagi alasan lain tuk menjawab ini semua?
    mau kasih alasan gi, “core nya PS ini kalimat tauhid” dan mencoba tuk revisi jurus yang ada sudah ada??. banyak kali la gaya kalian semua!

    Makanya kalau ente2 semua rajin dan tulus tuk latihan zikir ini dengan mengikuti apa yang pernah diajarkan oleh Alm. Bg Asfan/Bg Zen, apapun yang kalian harapkan itu akan terjadi.

    1. mas arjuna : hmmm begitu ya pemahaman ente,,kalau dalam pandangan saya pribadi tidak lah salah soal isu yang dimaksud, semua hanya kesalapahaman saja, toh? tulisan di blog ini sudah sangat jelas dan tidak ada sediktpun merevisi jurus. kalau saya baca secara cermat justru tulisan2 di blog PS lampung mengikuti apa yang pernah di ajarkan oleh guru. justru ps lampung banyak berbuat untuk kemajuan PS. kalau anda beranggapan PS lampung merubah/merevisi jurus anda sangat salah besar.

      janganlah hanya mengintip, melirik, mendengar dan membuat kesimpulan yg salah. lebih baik mendekat bicara hati ke hati sama2 membangun lagi PS ini, lebih maju untuk masa depan insya allah bermanfaat
      .

      1. Silahkan anda-anda semua(yang sudah membelot dan di latih ishak CS!) berangkat ke PS bengkel Jogja dan bagi tahu sebesar mana kemampuan anda dari apa yang telah anda dapatkan dari selama ini. kami tunggu dan jangan jadi pecundang!

        kalau hanya seperti jualan obat saja dari apa yang tertulis dan tertayang di blog ini, percuma saja.

      2. Mas arjuna atau amril; bicara anda seperti bukan anggota ps,,seharusnya bisa sedikit santun bicaranya dengan saudara sendiri…anda menuduh kita membelot bisa kah anda buktikan kalau membelot?

        Karna bahasa anda terkesan sombong dan menantang! saya siap secara Pribadi menerimanya…..tetapi dengan catatan tdk membawa organisasi ke PS an…kita atas nama pribadi antara saya dan anda…silahkan tentukan waktunya dan tempat mau dijogja atau dilampung….supaya adil kita ketemu dijakarta ok.. boleh juga tampa ketemu silahkan anda mulai kapanpun saya siap..trims

  3. AssalaMualaikum,
    Alhamdulullah pak fahruddin Masih menulis. Setuju sekali dengan niat untuk mempertahankan keberadaan prana sakti pada umumnya., tapi tentu seharusnya bicara dari koridor pelatihan yang diberikan. Saya rasa sampai sekarang pun belum berubah metode yang diajarkan. Misalnya tentang ujicoba yang diharapkan mendapat aplaus, ternyata mendapat protes keras dari anggota ps lainnya bahkan anggota ps yang bermukim di jogja.
    Sebenarnya tentang hal ini, kalau saudara2 mau mengakui, kembali ke masa pelatihan awal diberikan jurus pada masa inisiasi saudara2 menjadi anggota baru, permasalahan ini bisa terjawab mengikuti standar ps (selama ini yang saya ketahui sebagai mantan pelatih). Pada dasarnya, penerimaan anggota baru dimulai dengan adanya pendaftaran dan ‘sumpah’ dengan mengucap syahadat. Setelah diberikan pemahaman oleh guru, dilanjutkan bimbingan pelatihan kuda2 dan jurus baik oleh pelatih, senior, dan guru. Saya masih ingat standar latihan pertama sekali bahwa jurus tidak akan diberikan apabila kuda kuda yang dibuat belum dikategorikan benar dan sesuai. Setelah benar barulah diberikan jurus karena ia punya korelasi kuat dalam gerakan fisik yang didapatkan di prana sakti.
    kalau melihat pengalaman ini, tentunya apa yang dilakukan sebagai ujicoba kuda2 justru mengalami kemunduran karena pemberian dan latihan kuda2 diberikan hanya untuk anggota baru yang akan menerima jurus. Untuk anggota lama dan senior, kita sepakat menyebutnya sebagai perbaikan dan bagi pelatih disebut latihan khusus.akan tetapi perbaikan dan pelatihan khusus ini biasanya diberikan ketika anggota ke pusat atau ketika dianggap perlu dilakukan perbaikan karena penyimpangan. Perbaikan ini pun biasanya dilakukan karena kepentingan standar pelatihan dan dulunya dilakukan oleh guru besar ataupun yang mewakilinya secara resmi.
    Bagi anggota prana sakti, silahkan menyimpulkan sendiri mengenai ujicoba kuda dan lain-lain. Apakah harus kembali lagi ke kuda2 awal dengan jurus2 awal atau bagaimana? Semoga kita bisa mengambil manfaat dari pengalaman kita.

    Catatan: maaf menyela bang amril, kebetulan yang abang ajak bicara di blog ini tidak mengalami latihan bersama alm bang asfan. Dan saya juga setuju ente agar anggota jangan terlalu banyak berkhayal karena prinsip ps terkait kelebihan atau apapun adalah ‘hauqolah’.

    Wassalam..

    1. Hingga sekarang kami akan tetap melaksanakan kuda kuda yang dicontohkan oleh Bang Zen …. perkara Banyak senior di FB yang tidak mendukung itu urusan mereka. Sbagian senior nampaknya lebih percaya dari keterangan orang lain ketimbang keterangan dari kami yang melakukan ujicoba.
      Kami akan tetap melaksanakan kuga kuga Bang Zen … karena hasil ujicoba kami menunjukkan manfaat yang luar biasa. Trims.

  4. Bung Andi apa hubungan antara PS dengan Al Quran … silakan baca tulisan di blog ini dengan judul ” Ahli Ilmu PS adalah Ahli Ilmu Al-Quran” tulisan cukup jelas. Silakan komen di tulisan itu saja.

  5. (Catatan: maaf menyela bang amril, kebetulan yang abang ajak bicara di blog ini tidak mengalami latihan bersama alm bang asfan. Dan saya juga setuju ente agar anggota jangan terlalu banyak berkhayal karena prinsip ps terkait kelebihan atau apapun adalah ‘hauqolah’) mohon maaf mas andi dan mas Amril,,,memang saya tdk mengalami latihan bersama alm bang asfan, tetapi alhamdulilah semenjak saya bergabung di ps yang didirikan alm bang asfan banyak manfaat yang saya dapatkan ( bukan hayalan), saya juga munkin baru taraf tau belum taraf mengerti dan faham seperti sampain yang sudah taraf faham dan mengerti trim..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s