Jangan Sekali Kali Membanggakan Kegagalan dalam Menuntut Ilmu PS.

 

Fachruddin PS LampungPS itu sebuah Perguruan dan ada ilmu yang diajarkan, para murid harus mempelajari ilmu itu dan anggota yang paling ideal adalah adalah anggota yang berhasil menguasai ilmu itu. Anggota gagal tidak ideal. Jadi jangan banyak bicara dan bercerita tentang kegagalan dalam menuntut ilmu PS, tetapi banyaklah berbicara dan bercerita tentang keberhasilan menuntut ilmu PS. Cerita tentang keberhasilan akan memnambah semangat dan motivasi dalam berlatih dan menuntuilmu PS, sedang cerita cerita tentang berbagai kegagalan dan apalagi kegagalan yang dialami oleh senior PS itu akan mendatangkan pengaruh buruk bukan hanya bagi para anggota saja, tetapi pengaruh buruk bagi PS secara keseluruhan. Maka jangan terlalu dihiraukan bila ada senior membanggakan kegagalan. Tetapi simaklah baik baik pembicaraan yunior sekalipun asalkan pembicaraannya tentang keberhasilan dalam PS.

Manakala ada cerita tentnang keberhasilan maka bersegeralah memperaktekkannya di bengkel PS Lampung di bawah bimbingan pelatih. Ujicobakanlah jurus jurus PS yang terkait sehingga kita betul betul memiliki kemampuan untuk mengkonfirmasikan keberhasilan itu. Bila ada seseorang yang berhasil dalam PS mengapa kita tidak ?. Upayakanlah untuk bertanya tentang apa saja yang dilakukannya sehingga berhasil itu. Langkah pertama adalah  amati orang orang itu, caranya bersikap, caranya bicara, caranya bertindak, caranya berlatih dan caranya berhubungan dengan orang lain. Dan yang lebih penting adalah caranya beribadah. Ambillah keteladanan itu semua yang mana mana yang pantas diteladani.

Yang kedua adalah tirulah setiru tirunya  mana mana yang bisa ditiru setelah kita yakin apa yang akan kita tirubenar benar sesuai dengan kaidah islamiah, kaidah keorganisasian, setalah kita yakin bahwa yang bersangkutan iktu benar maka tempuhlah langkah langkah yang pernah ditempuhnya. Siapkan diri untuk umenempuh langkah langkah yang sama, asalkan lanmgkah langkah itu tidak bertentangan dengan kaidah Islam, tidak bertentangan dengan kaidah PS, tidak bertentangan dengan kaidah kemasyarakatan, dan juga tidak membahayakan kita dan orang lain.

Setelah  kita berhasil menitu orang orang atau senior dan bahkan siapapun yang berhasil menuntut ilmu PS, maka saatnya langkah yang ketiga yaitu kita harus menambahkan mana mana yang membuat kita berhasil. Sebagaimana kita ketahui bahwa keberhasilan ilmu PS itu adalah manakala kita berhasil menambah nambahkan ketekunan dalam berbadah, menambahkan wawasan keilmuan kita, terutama dalam ilmu agama, demikian juga akhlakul karimnah, maka tambah tambahkanlah itu.

Bila anda menemui kegagalan, janganlah kita bangga dengan kegagalan itu,. bercerita di mana mana, menjelek jelekkan PS, menjelek jelekkan pelatih. Karena manakala kita mulai membanggakan kegagalan kita dengan cara bercerita di mana mana maka jalan yang ditempuh itu sangatlahj keliru, karena nantinya hanya akan melemahkan kita dan juga akan melemahkan orang lain. Semakin banyak seniopr yang bicara dan bercerita tentang kegagalan, maka lama kelamaan para anggota akan mengira bahwa kegagalan itu akan lebih niscaya dibanding keharusan dalam keberhasilan menuntut ilmu PS.

Belum tentulah kita itu mengalami kegagalan yang sesungguhnya, karena kegagalan yang sesunggihnya adalah ketika kita berhenti berusaha untuk mencapai keberhasilan.  Wallohua’lam bishowab.

Martapura,  26 Maret 2014

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s