Ujicoba PS Lampung Tak Terselesaikan Hingga Akhir Periode 2016

 

Fachruddin PS LampungKeberhasilan Ujicoba yang dilaksanakan di PS Lampung sepertinya terancam akan  tak tercapai target hingga akhir periode kepengurusan di tahun 2016 yang akan datang, sementara calon ketua yang akan datang bang Anto sebagai penganut ortodok kecil kemungkinan akan melanjutkan ujicoba ini, olehkarenanya maka ujicoba harus lebih digalakkan lagi sehingga target minimal setidaknya tercapai dipertengahan tahun 2015 dan finalisasi dapat dilaksdanakan akhir tahun 2015 ini. Walaupun ini berarti telah tertunda selama satu tahun, tetapi setidaknya program ini berarti telah terselesaikan dalam periode ini juga, sehingga Kepengurusan yang akan datang dapat melaksanakan program yang lain sesuai visi Ketua yang akan datang.

Target untuk membuat tim memiliki kepekaan, kemampuan cek dan mempertajam penglihatan memang tercapai, katakan 90%. sepuluh persent yang tersisa adalah kemampuan melihat titik titik tertentu dari jurus yang berefek pada hidup dan aktifnya jaringan otak manusia. sebagaimana kita ketahui bawa otak manusia sekarang ini umumnya baru mampu difungsikan sekitar 3 – 4 % saja, dengan demikian ada sekitar 96-97% sejatinya belum dimanfaatkan oleh manusia. Dan sebenarnya PS memiliki peluang untuk ikut ambil bagian memaksimalkan penggunaan otak manusia. PS memiliki ilmu dan jurus yang luar biasa, sayang sekali bila kelebihan yang dimiliki oleh PS itu tidak dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kesejahteraan ummat. Seyogyanya Islam adalah pelopor kesejahteraan manusia, tidak seperti keadaan sekarang ini justeru ummat Islam berada pada tingkatan terrendah, sehingga komunitas Islam identik dngan kemiskinan.

Selama ini di lingkungan PS para anggota hanya berlatih, berlatih dan berlatih saja. kenaikan dari satu jurus ke jurus yang lain hanya ditandai dengan bertambahnya faktor kesulitan, semakin panjang durasi penahanan nafas, serta semakin panjangnya durasi dan variasi  gerakan, tetapi sayang mereka pada umumnya tidak tahu semakin panjang durasi dan variasi jurus itu sebenarnya semakin dahsyat kegunaan yang sangat mungkin dimunculkannya. Itulah yang melatar belakangi berbagai ujiocoba di Bengkel PS Lampung. Ujicoba itu dimulai dari pembenahan mkuda kuda, lalu kemudian akan membenahi jurus jurus yang dibuat oleh para senior, agar jurus jurus itu sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Guru Besar melalui para pelatih dan senior, dengan suatu tekad dan keyakinan, nanti manakala kuda kuda dan jurus itu telah dilaksanakan dengan benar, maka pasti ujicoba akan berhasil dengan baik pula.

Pada saat ini gerakan gerakan senam itu selalu saja muncul dari kelompok non Mujslim, sepertinya kelompok Muslim tidak memiliki potensi apa apa tentang itu, padahal para ulama zaman dahulu yang lazim disebut Ulama Nusantara telah memiliki konsep untuk membina fisik dan mental para santri serta mengasah kemampuan otak para santri dengan gerakan gerakan yang kita kenal dengan gerakan silat.  Dalam silat itu demikian banyak gerakan gerakan baik kaki maupun tangan, baik digerakkan secara bersamaan dan searah, atau berlainan arah dan sebagainya. Bila ditilik dari gerakan yang ada sesungguhnya gerakan itu tidak ada kaitannya secara langsung manakala gerakan itu digunakan untuk bertang melawan musuh. Mereka pada umumnya tidak tahu jika gerakan gerakan itu sejatinya adalah gerakan untuk menghidupkan, memfungsikan dan mempertajam daya kerja otak.

PS telah membuktikan kedahsyatan gerakan gerakan itu manakala diintikan dengan keyakinan akan kekuasaan Allah Swt. Dalam PS telah diujicobakan gerakan kosong sampai dimana efeknya, begitu juga gerakan dengan ABCD milik PS, ternyata hasilnya luar biasa. Sayang sekali tradisi ujicoba itu seperti terhenti, padahal sekarang ini masyarakat masih membutuhkan berbagai petunjuk untuk bagaimana ummat mencapai kebahagiaan. Barangkali untuk tahap ini PS Lampung baru mampu mengajak untuk skedar melihat kemampuan dari jiruis jurus PS, walaupun sejatinya setelah memiliki kemampuan melihat, maka pada gilirannya kita juga harus bisa memanfaatkannya, sehingga bagi PS setidaknya terlebih dahulu pemahamannya kita bukan lagi sekedar ontologis, tetapi sudah bergerak ke fungsiona. Dan tentu saja kita sudah lama melewati tahap tahap mitis.

Tahap fungsional yang dimaksud adalah bahwa kita sudah memahami apa benar sesungguhnya yang terjadi pada saat gerakan jurus PS yang didominasi ABCD, efek apa yang dimunculkan lalu bagaimana cara kita memanfaatkannya. Tentang bagaimana cara memanfaatkannya itulah yang kita semua membutuhkan ujicoba. Disayangkan yang para senior PS di Lampung sepertinya tak ingin melibatkan diri dalam ujicoba ujicoba itu.

Ujicoba dipahami sebagai gerakan pembangkangan terhadap Guru Besar, atau ketidak percayaan terhadap kemampuan jurus PS, dan ketika mereka berbagi cerita kepada senior PS di Cabang lainnya, dan kemarahan yang lebih besarpun meledakledak, namapaknya mereka benar benar termakan oleh info miring, yang sengaja dihembuska. Kata kata bahwa itu semua tak pernah diucapkan oleh Guru Besar sepertinya menjadi kata kunci kemarahan itu. Padahal telah dikatakan bahwa Core PS bukan gGuru Besar, melainkan Laailaaha Illallaah. Tetapi kita semua memang susah ketika membuka pembicaraan kepada orang yang sedang marah. Tetapi bagi saya pribadi biarlah, kemarahan itu ketika mereka sedang termakan fitnah, ada saatnya kematrahan itu mereda, dan pada saat kemarahan itu mereda, maka kita bisa biucara dari hati ke hati.

Sejatinya ujicoba yang dilakukan di Lampung adalah merupakan tanggungjawab kita semua sebagai senior PS. Marilah kita buat PS ini pada hari ini harus lebih baik dari kemaren, bila PS hari ini sama dengan hari kemaren, maka bukan hanya para anggota PS, tetapi ummat semuanya sedang merugi, bila PS hari ini lebih buruk dari kemaren, maka berarti kita semua memiliki potensi membawa celaka. Marilah kita bahu membahu antar sesama murid PS, saling menginformasikan kegiatan serta hasil dari kegiatan itu  bukasn hanya sekedar membesarkan PS tetapi kita harus memerankan diri untuk berupaya mensejahterakan ummat. Inilah makna ujicoba di Lampung.

Sayang pendukung ujicoba ini masih terdiri sekian banyak anggota anggota yang relatif baru, masih berada pada halusan awal, mereka sejatinya baru masuk dan bergabung di PS Lampung, hanya ada berrapa orang yang sudah tikahan. Akibat dari keterlibatan mereka dalam ujicoba itu mereka dikejutkan oleh berbagai cercaan, makian, sumpah serapah, dngan kata kata yang tak pantas. Ujicoba smentara terhenti para pengurus dan pelatih serta senior PS Lampung masih berusaha menetralisir situasi. Atas nama para seniopr PS yang tersebar diseantero Indonesia yang telah hilaf dalam bicara kami telah menyampaikan permohonan maaf kepada mereka. Masalahnyapun kini mari kita anggap selesai segala kesalahpahaman ini. Dan kamipun akan melanjutkan ujicoba kembali. Alhamdulillah.

Sekayu 27 April 2014

Baca Juga :

 

 

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s