Jurus PS : Mitis, Ontologis dan Fungsional.

Fachruddin PS LampungRupa rupa ragam kemampuan para anggota tentang jurus yang diampunya, ada mereka yang sama sekali tidak tahu apa yang terjadi ketika dia membuat jurus, mereka kita sebut mitis, ada yang sudah tahu tetapi tidak bisa berbuat apa apa, mereka kita sebut ontologis, dan ada juga yang mereka sudah mampu berbuat sesuatui dengan jurus jurus itu, mereka ini disebut fungsional. Bila kita menghitung secara kasar maka sebagian besar anggota dan bahkan ada yang telah belasan tahun belajar PS, tetapi tak beranjak jua dari posisi yang disebut mitis. Hanya sedikit yang ontologis, dan jauh lebuh sedikit yang fungsional. Ujicoba juruis PS di Lampung adalah upaya untuk menyeimbangkan grafik ini terutama bagi mereka yang memang tekun berlatih, adalah dosa bagi kita semua bila melakukan pembiaran kepada seseorang yang terpaku di mitis.

Sungguh kasihan dan memang sangat disayangkan bagi anggota PS yang sejatinya telah demikian giatnya berlatih, tetapi dia tidak tahu akan apa hasilnya dari apa yang dilakukannya selama ini. Mereka harus kita ajak untuk tahu, itulah sebabnya mereka harus memiliki keterampilan dasar PS, dengan keterampilan dasar itu maka terbuka jalan baginya untuk menuju tahap ontologis. Tahap ontologis adalah tahap siap tahu. Tetapi juga harus kita ingat seperti apa yang disinyalir oleh Bang Zen sebagai guru besar bahwa sudah banyak anggota PS ini yang tahu, tetapi mereka belum mengerti, ini adalah persoalan besar bagi para anggota PS, dan Guru Besar telah memberi jalan dengan mengajarkan jurus jurus khusus, yang tak lain dan tak bukan maksudnya adalah dalam rangka menuju tingkatan fungsional.

PS Bertabur gelembung

Jurus jurus khusus dengan latihan latihan khusus itu adalah guna meningkatkan diri dari mistis menuju ontologis, dan dari ontologis menuju fungsional. Dari tidak tahu sama sekali menjadi tahu. Ada seseorang tahu setelah melihat fotonya, ada seseorang tahu setelah memiliki keterampilan dasar. Ada seseorang yang tahu tetapi baru sebatas poenegtahuan biasa. Dia belum tahu tentang selukbeluk tentang sesuatu yang baru diketahuinya itu. Cukup banyak mereka yang telah tahu tentang struktur yang ada tetapi mereka sama sekali belum memiliki kemampuan untyuk melakukan sesuatu terkait struktur itu untuk lebih bermanfaat, bukan sekedar tahu. Inilah yang membutuhkan berbagai ujicoba dan pelatihan khusus itu.  Gunanya adalah untuk tahu dan mengerti seperti apa kata Bang Zen sebagai Guru Besar.

Demikian banyak para senior dan pelatih, tentu saja tidak Guru Besar yang menindaklanjuti petunjuknya, artinya para senior setidaknya segera mengambil bagian sesuai dengan jurus yang diampunya, itu lah sebabnya mengapa kita juga harus membedakan bidang garapan yang dilaksanakan oleh pengampu jurus Mahdi dan mana pula bagian yang dikerjakan pengampu jurus Syahbandar, idealnya bagian yang harus dikerjakan oleh Syahbandar harus lebih berat dari apa yang harus dilakukan oleh Mahdi.

Tentu saja media yang digunakan adalah jurus jurusPS itu sendiri, oleh karenanya maka jurus itu pula yang harus kita jadikan sasaran ujicoba itu. Manakala jurus itu tidak pernah kita ujicobakan, mana mungkin kita akan mampu mengkonfirmasi dan berpengalaman langsung akan kehebatan yang dimiliki oleh jurus itu. Dan kalau kita pernah mengkonfirmasinya lalu mana mungkin kita akan mencapai fungsional. Karena dalam PS jurus tidak cukup diwacanakan saja, me;lainkan kita harus memiliki pengalaman langsung dalam penggunaannya.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s