Semoga Rencana Pak Abraham Lancar Lancar Saja.

Fachruddin PS LampungBagi anggota PS di Palembang …,  Siapa yang tak kenal Pak Abraham.  Orang yang demikian terujinya kesetiaannya kepada PS, utamanya di zaman Bang Asfan dahulu. Beliau terpilih sebagai Ketua Yayasan PS di Palembang. Ring teleponj celuler mengejutkan saya … ketika berdering persis tetkala saya akan beranjak mandi pagi, setelah saya sedikit joging disepanjang lorong temapt saya kost di Palembang. Tak kusanfka itu adalah telepon dari Pak Abraham yang namanya telah saya dengr karena sering disebut sebut Bang Asfan. Setelah saling memperkenalkan diri, lalu beliau mengatakan akan menata kembali aktivitas PS di Palembang setelah non aktif sepeninggalan Mendiang Bang Asfan. Ada tanah seluas 3000 m2 dijantung kota Palembang milik Yayasan yang dikelolanya membutuhkan penanganan lebih serius demi keberlanjutan keberadaan PS di Palembang.

Mengelola Yayasan PS untuk keberlanjutan keberadaan PS di Palembang adalah merupakan kerjaan besar dan mulia, itulah tekad beliau di akhir kemampuannya untuk beraktivitas, dengan dasar dan keyakinan bahwa aktivitas PS seperti yang dikenalnya dikategorikan sebagai ibadah. Jangan terkejut bila mengelola PS didaerah itu memiliki suasana yang sangat jauh berbeda dengan mengelola PS di Yogyakarta. Pangsa Pasar pun berbeda. Sehingga situasi di Yogyakarta tak dapat dijiplak seratus persen untuk diterapkan di daerah. Apalagi perjalanan panjang berdirinya PS di daedrah daerah melibatkan bantuan dan jasa banyak orang yang belum masuk PS dan bahkan tidak masuk PS hingga akhir hayatnya, atau hanya bergabung sebentar, tetapi jasanya sangat besar dibanding mereka yang aktif hingga kini, tetapi tidak lebih dari hanya sekedar berlatih. Tetapi itulah kekuatan dan potensinya.

Pak Abraham ingin membangun kembali potensi yang sempat terserak itu dengan memanfaatkan Yayasan yang dahulu mereka bentuk pada masa Bang Asfan, Sebagai seorang dokter tentu saja Pak Abraham memiliki komitmen yang demikian tinggi terhadap PS yang tentu saja terkait kesehatan. Beliau mengatakan bahwa dirinya sangat menghawatirkan generasi muda dan bahkan mereka yang juga tidak muda lagi yang terjerumus dapam pemakaian narkoba secara salah sehingga menjadikan dirinya bermasalah. Saya ingin memanfaatkan jurus PS ini untuk mengatasi masalah itu, karena kita dengar  dahulu PS memiliki pengalaman dengan penanganan masalah mereka yang kecanduan narkoba. Tetapi sebelum saya bergerak saya ingin belajar dari pengalaman Lampung, mengapa bapak diserang rame rame, yang saya baca melalui FB, tanya beliau terbata bata.

Saya katakan bahwa saya dibenci, dikat-katai dengan kata kata sekotor kotornya dan bahkan diancam dan dan diserang karena saya memiliki cita cita untuk memajukan dan mengembangkan PS Lampung. Ketika kita ingin berbuat sesuatu yang tidak dan bukan hanya sebatas jurus, maka kebencianpun akan datang menyerang kita, karena pengalaman bagi banyak anggota bahwa bergabung di PS itu tidak lebih dan tudak kurang hanya berlatih, berlatih dan berlatih jurus, titik. Itu yang terjadi kepada saya dan beberapa orang, dan itu dilaporkan kepada para senior Yogyakarta, bukan kepada Guru Besar. Rupanya para senior ini terpancing, dan antipatipun tak dapat dihindari dan selanjutnya seperti bapak baca sendiri di FB.

Apa yang diniatkan oleh Pak Abraham itu mulia, tetapi  bukan berarti program itu akan berjalan mulus. Kami di Lampung bukan tidak ingin melaporkan secara resmi apa yang kami lakukan di Lampung, tetapi kami berencana kami baru akan melapor kepada Gureu Besar setelah apa yang kami lakukan itu berhasil atau gagal setelah kami berusaha sekuat tenaga. Para senior kita umumnya memiliki pengalaman secara Top Down, berbeda dengan kita kita yang membangun di daerah yang selalu harus menyesuaikan diri dengan kenyataan di lapangan, masing masing daerah memiliki ciri khas yang sangat mempengaruhi untuk diterima atau ditolaknya kehadiran PS di daerah ini.  Tugas kita di daerah adalah memanfaatkan ciri sebagai potensi untuk membesarkan PS di daerah.

PS ini sudah kenyang dengan penghianatan dari dari dalam, mungkin sudah mencapai seratusan anggota PS yang mendirikan Perguruan Lain dengan memanfaatkan ilmu dan jurus jurus PS, berdasarkan pengalaman pahit itulah maka manakala ada sedikit gerakan, itu akan dicurigai sebagai enghgianatan, dan apalagi bila muncul seseorang dan atau sejumlah orang menghabarkan kepada para senior Yogya bahwa telah terjadi sesuatu yang mengarah kepada pembangkangan maka dengan serta merta para senior akan marah, dan “menyerang” (dalam tanda petik) bila perlu. Lampung memiliki pengaldiharamkan, aman tersendiri tentang itu.

Jika dahulu adalah prestasi tersendiri bila ada anggota PS yang memiliki kemampuan untuk peka, cek dan tembus pandang, maka pada saat ini kemampuan seperti itu di mata para senior nampaknya telah berubah menjadi sesuatu yang diharamkan, di mata para senior adalah bentuk pembangkangan terhadap PS. Saya sendiri cukup terkejut tentang ini. Mengapa terkejut, karena program yang ada di lampung, yaitu dalam rangka menghidupkan jaringan dan fungsi otak khususnya otak kanan dengan jurus PS, itu membutuhkan kemampuan kita dengan memiliki kemampuan kepekaan, cek dan bahkan tembus pandang, agar mengetahui pada titik titik mana saja dari jurus PS yang paling memiliki efek untuk memfungsikan dan mengaktifkan otak mansia, khususnya otak kanan.

Nanti pada saatnya juga bila Bapak Abraham akan melakukan pelayanan dari mereka yang menginginkan kesembuhan daru pengaruh narkoba atau obat obatan keras dan bahkan yang memabukkan lainnya dengan penggunakan jurus jurus PS, maka kitapun membutuhkan kemampuan itu, para anggota yang kita tgugaskan membutuhkan keterampilan peka, cek dan tembus pandang. Tetapi bila serta merta kemampuan seperti tiba tiba diharamkan begitu saja, dan dianggap pembangkangan terhadap Guru Besar,  maka program yang akan kita lakukan dapat dipastikan akan mengalami kesulitan. Barangkali ada suatu peristiwa yang saya belum tahu terkait dengan PS dan pela, cek serta tembus pandang, mengapa tiba tiba saja para senior begitu marahnya ketika saya bicarakan. Saya sedang menyelidiki ini, awalaupun pada saat ini dapat dikatakan tak ada para senior PS yang sudi untuk berkomunikasi dengan santun kepada saya. Pada saat ini posisi kami benar benar sangat menjijikkan di mata para senior.  Rasanya tidak ada lagi kata kata kotor yang belum ditimpakan kepada kami.

Namun walaupun demikian secara pribadi setidaknya, saya menyatakan dukungan saya kepada Bapak Abraham yang berusaha mempersiapkan PS Palembang untuk memberikan layanan khusus bagi mereka yang bermasalah akibat narkoba dan semacamnya itu. Semoga sukses dan saya berharap semoga tabah ketika harus menghadapi kenyataan seperti apa yang saya hadapi selama ini. Namun saya berharap perjuangan Bapak tidak akan menghadapi hambatan sesuatu yang berarti. Insya Allah.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s