Guru Besar PS Bang Zen : “Pahamilah Bahasa Ilmu PS”

Pengalaman Dan Pembelajaran Dari PS Palembang. Fachruddin PS LampungSiapa sangka pada suatu sat saya akan menghadiri pertemuan silaturrahmi antara pengurus dan para senior PS Palembang dengan Guru Besar Bang Zen. Itu benar benar terjadi setelah saya diberitahu bahwa Guru Besar akan datang ke Palembang pada 14 Juni 2014 dan menyelenggarakan pertemuan pada malam harinya di Sekretariat PS Palembang. Terpaksa membawa kendaraan sendiri, karena hari itu adalah hari dan jam libur bagi sopir perusahaan, dengan rajin rajin bertanya dan ujung ujungnya meminta dijemput setelah masuk komplek akhirnya saya sampai juga.

Dan pada saat itu Bang Zen telah usai menyampaikan kata pembuka dan tiba saarnya tanya jawab. Berbeda dengan Lampung, Saudara Saudara kita di Palembang dalam bertanya kepada  Guru Besar sangatlah vulgarnya.

Tetapi itu adalah kesempatan bagi saya untuk menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak banyaknya, apalagi  pertanyaan sepelik apapun yang diajukan kepada Guru Besar, semua  dijawab oleh Guru Besar, sekalipun tidak sevulgar pertanyaannya yang diajukan. Tetapi bila saya melihat mimik wajah sipenanya memang terbersit ada kepuasan. Nampaknya apapun yang ditanyakan ternyata Guru Besar sebenarnya telah lebih dahulu mengalaminya, sehingga sejatinya itu bukan pertanyaan sulit bagi Guru Besar. Hanya sayang karena forum itu sangat terbuka, sehingga beliau menganjurkan kepada para sipenanya untuk lebih memahami bahasa bahasa ilmu PS yang tidak selalu dalam kata kata,

Pengalaman spiritual dalam menuntut ilmu PS sering disampaikan kepada yang bersangkutan dengan berbagai sinyal, dan sinyal itu sejatinya dipahami oleh yang bersangkutan walaupun dalam kenyataannya sering mengejutkan dan mengundang aneka interpretasi, itulah sebabnya maka dalam mendalami ilmu PS hendaknya disertai peningkatan ketekunan dalam beribadah sehingga kedekatan dengan Allah itu akan lebih memudahkan dalam mendalami ilmu PS ini, karena apa yang diajarkan oleh PS justeru mengacu kepada petunjuk Allah.

Dekatkan diri kepada Allah, apabila kita mendatangi Allah dengan berjalan, maka Allah akan menyongsong kita dengan berlari, dan apabila kita mendekati Allah dengan berlari, maka Allah akan menyongsong kita secara lebih cepat lagi, demikian kata Bang Zen dalam menjawab sebuah pertanyaan. Kata Guru Besar, kita harus selalu berdoa kepada Allah untuk dimudahkan dalam melihat, mendengar, memahami dan menguxapkan sampai dengan melakukan sesuatu.

Tujuan PS adalah Takwa yang sebebar benarnya takwa. Untuk mencapai takwa itu ada usaha, dalam usaha harus ada strategi, dalam strategi harus ada perjuangan, dan dalam perjuangan sering menuntut pengorbanan. Maka dalam menuntut ilmu PS itu kita harus selalu berkembang,

Jika dahulu kitas mengenal PS adalah seperti Toyota Kijang Kotak, bukankah telah muncul Kijang Super, lalu Kijang Kapsul dan bahkan kini eranya Kijang Inova. Bagi seorang pekerja di bengkel mobil perkembangan dan perubahan mobil kijang itu sejatinya penuh dengan cerita serta sinyal sinyal yang harus dipahami oleh seorang pekerja bengkel. Walaupiun sebenarnya subsatansinya sama, tetapi ada perkembangan bahasa dalam perubahan demi perubahan itu. Demikian juga di PS ini, sekalipun substansinya sama, tetapi bahasanya berkembang.

Bahasa dan sinyal dalam mendalami ilmu PS itu sejatinya adalah memudahkan kita dalam memahami ilmu PS. Sehingga bila dengan bahasa dan sinyal itu kita mendapatkan kesulitan,. maka itu berarti kita sedang bermasalah dengan diri kita sendiri. Bisa jadi kita melihat sesuatu atau seseorang tidak seperti orang lain melihatnya, karena penglihatan itu adalah sebuah permasalahan. Ketika seorang pekerja bengkel melihat perkembangan dan perubahan di bentuk body dan mesin mobil keluaran baru, maka akan dengan cepat  Ia akan mewmahami kelebihan dan kelemahan sebuah produk baru. Kelebihan dan kelemahan produk baru itu sebenarnya dapat dipelajari dari permasalah yang dialami baik oleh pemilik atau pengendara atau dari permasalahan mobil itu sendiri,  Bila mesin tak mau hidup maka berarti ada gangguan di bahan bakar atau pengapian, bila mobil tak mau jalan maka kita periksa perangkat yang menggerakkan roda. Bagi seorang pekerja bengkel yang mahir sesungguhnya mobil itu banyak bercerita keopada pihak bengkel, dan orang bengkel paham dengan bahasanya. Lalu orang bengkel menggunakan berbagai alat untuk mengatasi permasalahan itu dengan segala alatnya. Jangan heran ketika lat yang dihunakan yang nampak oleh kita adalah berbagai ukuran kunci, obeng, tang dan lain sebagainya, bagi kita yang tak paham mesin kita akan mempertanyakan apah alat alat itu mampu untuk mengatasi permasalahan besar yang dihadapi mobil itu. Begitu juga dengan orang luar PS apakah mungkin jurus jurus PS itu akan mampu menyelesaikan banyak masalah yang sedang kita hadapi. Bagi seorang anggota PS dia akan paham bahwa jurus PS akan mampu membuka dan merinci permasalahan lalu juga akan diselesaikan dengan jurus jurus itu, persis setelah pekerja bengkel selesai menghadapi dan mengatasi segala macam keluhan mobil itu, maka semua akan ditutup kembali juga hanya dengan menggunakan berbagai alat seperti berbagai ukuran kunci, obeng dan tang dan seterusnya. Orang bengkel bisa mengatasi karena paham bahasa mesin dan mobil. Orang PS juga mampu menyelsaikan masalah dengan jurus jurus PS karena Ia menguasai bahasa bahasa ilmu PS. Oleh karenanya maka kuasai bahasa Ilmu PS. Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s