Dari Jurus, Ibadah, Akhlak dan sedekah.

Fachruddin PS LampungBererapa senior di Lampung meminta kepada saya untuk segera menghentikan berbagai ujicoba terkait jurus PS di Lampung, dengan alasan tidak ada senior di luar PS Lampung yang memberikan dukungan. Saya katakan bagaimana mungkin akan mengentikan Program ujicoba ini  yang menurut hemat kami ujicoba ini sangatlah pentingnya. Karena Ujicoba ini bukan hanya sekedar perbaikan jurus agar sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Guru Besar melalui para asistennya,, melainkan juga terkait peningkatan kualitas ibadah, akhlak dan sedekah. Justeru kita yang harus mempertanyakan, bagaimana mungkin jika ada senior PS yang tidak mendukung perbaikan Ibadah, akhlak dan sedekah bersama jurus PS. Bukan ujicoba kita yang harus dihentikan hanya lantaran kurang mendapatkan dukungan dari para senior, tetapi para senior itu yang harus segera mengevaluasi diri, kenali dan pahami dahulu tentang ujicoba jurus PS di Lampung, baru mengambil sikap untuk menentang atau menerima.

Nampaknya perlu kami jelaskan secara berulang ulang perihal ujicoba jurus PS di Lampung, ujicoba itu lebih terkait pada upaya menghidupkan otak kanan, karena pada otak kanan itu terdapat intuisiyang di dalamnya adalah kreatifitas. Apalagi dalam hasil penelitian bahwa mereka yang berhasil dan sukses itu terutama dalam bidang perniagaan adalah mereka yang memiliki ketinggian dan ketajaman intuisi. Sementara berdasarkan kajian terbatas jurus jurus PS itu memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menghidupkan dan memfungsikan otak, utamanya dalam upaya menghidupkan otak kanan yang secara otoimatis adalah menghidupkan dan menajamkan intuisi dan kreativitasnya.

Dan hasil kajian kami adalah bahwa selain jurus jurusnya yang dilakukan para anggota harus diperbaiki agar sesuai dengan yang diajarkan oleh PS, maka jurus jurus itu akan menjadi lebih memiliki kemanfaatan yang luar biasa manakala yang bersangkutan memperbaiki ibadah, akhlak dan sedekahnya. Seorang anggota PS harus memiliki kesanggupan untuk mengkonfirmasi dahsyatnya ibadah khususnya sholat, akhlak dan ibadah.

Teristimewa bagi para anggota PS yang berniaga, dengan jurus PS itu akan dengan cepat para anggota akan merasakan bedanya antara sholat dengan tidak sholat, antara sholat tengah malam dengan tidak sholat tengah malam, antara sholat dhuha dengan tidak sholat dhuha, antara mampu menjaga akhlak dengan tidak mampu menjaga akhlak mulia, antara bersedekah dngan tidak bersedekah. Para anggota PS dengan jurus PS-nya memiliki kemampuan untuk menangkap gejala sesuatu   terkait ibadah, akhlak dan sedekah, di luar keberhasilan membina hubungan baik dengan kedua orang tua.

Kemampuan menangkap sesuatu itu adalah kelebihan dari para anggota PS, dan kemampuan ini selalu akan lebih menajam dan meninggi manakala selalu dilakukan sesuatu, yaitu memanfaatkan juruis itu untukl berbagai hal terkait dengan usaha usaha perniagaan dll.  Insya All;ah.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s