Jangan Menghapus Eksistensi Ilmu PS Dengan Sikap Yang Salah

EKSISTENSI ILMU PS ADA DI TANGAN PARA SENIOR.

Fachruddin PS LampungKodrat alam adalah perkembangan dan perubahan, maka ilmu PS itu akan bertentangan  dengan kodratnya manakala tidak memiliki kemampuan untuk berkembang dan berubah menurut kemajuan zaman utamanya dibidang sain dan teknologi. Eksistensi PS itu akan sangat tergantung atas kemampuannya menyesuaikan diri dengan perkembangan sain dan teknologi, itulah sebabnya maka kemampuan itu berada di tangan para intelektual PS.

Ilmu PS dikatakan eksis manakala ilmu itu ternyata memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai hal sejalan dengan kemajuan dan perkembangan sain dan teknologi, sebaliknya dianggap tidak eksis manakala tidak terbukti mampu menyelsaikan berbagai permasalahan yang muncul ditengah tengah kemajuan sain dan teknologi yang cukup pesat ini.

Untuk itu dibutuhkan upaya upaya ujicoba dalam usaha menjawab tantangan atau permasalahan yang muncul sejalan dengan kemajuan dan perkembangan sain dan teknologi masa kini. Tradisi ujicoba itu memang harus dilaksanakan sejak menyandang Mahdi, khususnya untuk memperbaiki kekeliruan jurus yang dibuat oleh para anggota sehingga tidak memiliki efek apapun dari jurus yang dibuat. Sementara pengampu Syahbandar mengujicobakan penyelesaian permasalahan sosial dalam kehidupan sehari hari.

Tidaklah perlu merubah jurus, atau merubah sistem pernafasan, atau merubah do’a, karena apa yang ada dan pernah diajarkan oleh Guru Besar langsung atau melalui para asistennya belum lagi diujicobakan. Dan yang lebih penting lagi untuk diketahui bukanlah tugas para anggota untuk melakukan perubahan hal tersebut di atas.Perubahan itu adalah kewenangan Guru Besar. Kita hanya mengujicobakannya untuk kita sesama anggota.  Manakala kita sudah melakukan ujicoba, maka akan kita ketahui dengan segera apakah jurus yang selama ini kita buat apakah sudah sesuai dengan apa yang diajarkan sehingga memiliki kemampuan mencapai maksdu dan tujuan jurus itu dibuat sesuai dengan peruntukannya.

Perlu kita ketahui bahwa peruntukan jurus itu ternyata tidak semata sebatas dari apa yang pernah dijelaskan, dan ketahuilah bahwa peruntukannya jauh lebih banyak yang belum terucapkan dan apalagi terujicobakan oleh para senior kita. Oleh karenanya para senior sejatinya harus selalu melakukan ujicoba terhadap berbagai tantangan yang muncul. Sehingga kegunaan jurus PS adalah merupakan sebuah realitas keseharian bagi kita semua dan bagi ummat Islam, dan pada saatnya adalah bangi Bangsa dan Negara.

Sebagai contoh misal, dahulu ketika ada seorang pejabat yang mengatakan bahwa “Walaupun kita sholat seribu rekaat tuhan tidak akan memberikan rejeki kepada kita” yang dimaksud oleh pejabat yang bersangkutan adalah bahwa sholat tidak kaitannya dengan rejeki yang setiap hari kita kejar kejar itu. Tentu saja pejabat yang bersangkutan itu mengatakan ini disertai dengan bukti bukti empiris untuk memperkuat argumennya. Bila mendengar ada orang yang berkata senada ini maka adalah merupakan kewajiban sebagai senior untuk mengujicobakan jurus jurus PS untuk melakukan penelitian dan atau ujicoba mencari korelasi antara sholat dengan rejeki.

Ingatlah hahwa jurus jurus PS adalah sebagai alat (‘bukan tujuan’) kita pertajam jurus jurus kita untuk dapat dijadikan alat untuk mengetahui sejauh mana korelasi antara sholat dengan rejeki itu. Apalagi diajarkan manakala mengharap rejeki yang banyak untuk menopang kehidupan dan perjuangan kita maka kita diajarkan untuk sholat dhuha. Maka laksanakanlah sholat dhuha dan telitilah dengan jurus PS apa sebenarnya yang terjadi setelah sholat dhuha itu dilaksanakan.

Kalau orang yang menetang adanya korelasi antara rejeki dengan sholat dhuha, maka bagi kita sebagai Muslim yang mempertahankan adanya korelasi antara rejeki dan sholat dhuha juga harus memiliki kemampuan untuk menunjukkan bukti bukti empiris bahwa. Para anggota PS dengan jurus jurus PS itu memiliki kemampuan luar biasa untuk menunjukkan bykti bykti empiris yang maha dahsyat dan tak terbantahkan. Dengan ujicoba ityu kita telah memperbanyak bukti empirik yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan jurus PS.

Banyak hal yang mampu diteliti dengan jurus jurus PS terkait hajat hidup serta kehidupan secara lebih luas lagi. Adalah sangat disayangkan bagi para senior yang telah mengampu jurus jurus PS yang demikian tinggi, tetapi belum sama sekali digunakan untuk melakukan ujicoba guna meneliti berbagai hal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sejalan dengan kemajuan sain dan teknologi. Manakala tidak maka ditangan kita jurus PS telah kita gunakan untuk menetang kodrat serta memusnahkan eksistensi PS itu sendiri.  Wallohua’lam bishowab.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s