PS dan Dunia Perniagaan.

Sepantasnya kita mengusulkan kepada Guru Besar akan adanya kurikulum bagi para anggota untuik mengenali dunia usaha dalam setiap tingkatan jurus sehingga pada saat mengampu jurus Payung Rasul para anggota menjadi pakar perniagaan. Pada saat itu pula maka keberlanjutan PS sudah dapat dipastikan perkembangannya.

Fachruddin PS LampungNabi Muhammad SAW nampaknya  disetting sedemikian rupa untuk menjadi tauladan di dunia perniagaan, dan dengan berniaga beliau menjadi kayaraya, hampir semua sahabatnya adalah saudagar saudagar yang sukses, dinatara para Khalifah yang empat, hanya Ali yang tidak terbilang Kayaraya. Para penulis Barat memang sengaja menyimpan kisah sukses  Muhammad SAW bersama sahabat sahabatnya, yang ditonjolkan jsteru ungkapan yang mengatakan bahwa dunia adalah syurga bagi orang kafir dan neraka bagi orang Islam.

Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya sukses berniaga dngan menerapkan akhlakul karimah, oleh karena itu maka PS juga mengupayakan penerapan akhlakul karimah dalam hidup di dunia, dan ini memang sekaligus mempersiapkan diri untuk terjun di dunia perniagaan. Dalam sejarah Islam ada tiga orang Rasul yang kayaraya, mereka adalah Nabi Sulaiman, Nabi Yusuf dan Nabi Muhammad.

Nabi Sulaiman menjadi kayaraya, karena beliau memang seorang Raja dalam kerajaan besar, Nabi Yusuf kaya karena beliau adalah seorang Perdana Menteri. Dan Nabi Muhammad kayaraya karena beliau adalah seorang Saudagar.. Maka akan sulit bagi kita untuk mencapai kayaraya seperti Nabi Sulaiman AS dan Nabi Yusuf AS, peluang sangat kecil bahkan bisa menjadi tertutup sama sekali, hanyalah kayaraya dengan berniaga itu yang terbuka lebar bagi siapapun.

Jika pintu terbuka lebar mengapa PS tak ikut membukakannya bagi para anggotanya, sementara sejatinya PS memiliki kapasitas untuk membantu para anggotanya memasuki dunia perniagaan setidaknya dari sudut mempersiapkan pelaksanaan akhlakul karimah ditambah dengan hidupnya otak kanan, jurus PS memiliki kapasitas untuk menghidupkan dan memfungsikan otak kanan bagi para anggotanya.

Sejatinya PS memiliki program untuk mempersiapkan para anggotanya, memiliki program yang terstruktur  dalam setiap kenaikan jurus bagi para anggotanya. Itulah essensinya ujicoba jurus PS. Sekali lagi ujicoba dimaksud yaitu konfirmasi peruntukan jurus jurus PS, teristimewaterkait dengan kemampuan para anggota memasuki dunia usaha.

Sepantasnya kita mengusulkan kepada Guru Besar akan adanya kurikulum bagi para anggota untuik mengenali dunia usaha dalam setiap tingkatan jurus sehingga pada saat mengampu jurus Payung Rasul para anggota menjadi pakar perniagaan. Pada saat itu pula maka keberlanjutan PS sudah dapat dipastikan perkembangannya.

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s