Jangan Kecewa Kepada Bang Zen. Tulisan Ini Tanggungjawab Saya.

Fachruddin PS LampungWalaupun tulisan tulisan di Blog ini muncul bermula dari himbawan Bang Zen, Bang Anto dan Bang Ishak menjadi saksi hidup tetkala himbauan ini diajukan, dan dua pertemuan terkhir dengan Bang Zen di Palembang himbauan itu disampaikan beliau kembali kepada saya, tetapi manakala para senior sekalian mendapatkan hal hal yang kurang sependapat maka janganlah salahkan Bang Zen, karena semua tulisan saya adalah tanggungjawab saya secara pribadi, bukan tanggung jawan Bang Anto atupun  Bang Is. Tetapi harapan saya setuju dan tidak setuju berlangsung secara proporsional. Jika setuju dengan tulisan saya, adalah karena tulisan itu sesuai dengan sikap resmi PS dan akidah Islam, sebalinya bila tidak setuju juga adalah karena tidak sesuai dengan sikap PS dan akidah Isla. Karena apa yang saya tulis bukan jaminan kesamaan dengan sikap resmi PS, namun demikian saya memang berusaha menuliskan tentang PS atas apa yang saya ketahui, dan sebagai penganut Islam saya tidak ingin mengingkari kebenaran Islam.

Adalah hak anda semua untuk menerima dan menolak kebenaran yang ada dalam tulisan ini, untuk sama kita ketahui bahwa menolak dan menerima secara proforsional dimaksudkan untuk tidak mengedepankan kebencian, apalagi dengan cara menghimbau, atau meminta dan apalagi memaksa saya untuk keluar dari PS. Karena apa yang saya tuliskan sejatinya adalah murni atas keinginan dan upaya membesarkan PS itu sendiri untuk menjadi sebuah organisasi yang modern, yang diterima oleh ummat Islam secara keseluruhan dan bahkan diterima oleh bangsa Indonesia sebagai bagian kecil dari upaya membangun Bangsa.

Bang Zen sebagai Guru besar sangat mengidamkan terjadinya diskusi antar sesama anggota PS dalam upaya menemukan format PS yang modern dan tidak bertentangan kaidah adan akidah Islam. Hal ini sangat saya pahami, yaitu agar PS memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan kemajuan sain dan teknologi. Kita mengembangkan PS tidak hanya terdiri dari kata “Tidak” bertentangan dengan kaidah dan akidah Islam, tetapi justeru yang lebih penting adalah bagaimanacaranya melaksanakan kaidah dan akidah itu. Ibarat belajar bahasa Inggris, kita bukan hanya mengidentifikasi sejumlah kata dan kalimat yang sakah, tetapi yang lebih penting adalah ‘Bagaimana berbahasa Inggris yang baik dan benar”

Kita tidak cukup hanya berwanti wanti untuk tidak melanggar kaidah dan akiidah Islam, sehingga kita menjadi pasif,  tetapi yang lebih penting adalah bagaimana cara menarapkan kaidah adan akidah Islam itu dalam kehidupan sehari hari secara aktif. Kita belajar Islam bukan hanya sekedar untuk tidak melanggaran aturan Islam sehingga kita tidak melakukan sesuatu apapun, tetapi Islam kita anut dengan cara banyak melakukan sesuatu sesuai dengan perintah agama Islam. Jadi kita bukan hanya sekedar disebut sholeh  hanya hanya karena ibadah dan tidak melanggar hukum saja, tetapi juga juga sholeh  secara sosial, yaitu banyak melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurut sebuah hadits diatakan bahwa sebai baik manusia, adalah manusia yang banyak manfaatnya bagi orang lain.  Wallohuia’lam bishowab.

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s