Prana Sakti Harus Meneladani Nabi Muhammad SAW.

Fachruddin PS LampungDalam acara buka puasa bersama adalah kesempatan untuk berbincang lebih dekat dengan teman teman lama, tak ku sangka setelah sekian lama sulit untuk berjumpa, perjumpaan itu  dimanfaatkan juga untuk menyampaikan dukungan atas segala tulisan di Blog PS Lampung,  mereka mengaku selalu mengikuti dan membaca semua tulisan yang telah dimuat di Blog secara cermat. Serta membisikkan sejumlah nama yang telah berkomentar di luar batas kewajaran sebagai sesama Muslim.

Sebenarnya sejumlah nama itu telah disampaikan kepada saya oleh istri saya sendiri dengan isakan tangis yang sangat menyakitkan. Saya sendiri tak ingin mengingat nama nama itu. Selain saya akhirnya akan menganggap itu tak pernah terjadi. Karena mereka melakukan itu adalah karena ketidak pahamannya tentang mengapa saya harus menulis. Mereka juga termaskan fitnah yang dilancarkan secara sangat gencar oleh anggota PS Lampung. Sekali lagi saya katakan kepada sahabat sahabat itu agar mereka juga melupakan itu semua. kepada isteri saya, saya larang membaca blog PS Lampung, jika merasa belum ada kesiapan mental  untuk menerima  cacian dan hinaan. Dengan satu himbauan agar segera memaafkan mereka dan lupakanlah nama nama itu.

Dalam hidup ini kita harus meneladani Rasulullah SAW, ketika beliau bersedih karena ditinggal oleh orang yang dicintainya, beliau bermaksud untuk mendinginkan suasana batinnya di kota Thaif yang terkenal sejuk itu. tetapi apa hendak dikata kedatangan beliau ke sana justeru disambut dengan ejekan, hinaan dan bahkan ancaman. Ketika beliau lalu melintasi suatu kaum yang sedang menyembelih binatang kurban bagi sesembahan mereka, dengan cara keji mereka melilitkan usus binatang itu ke leher Nabi Muhammad SAW.  Tidak puas dengan ejekan dan hinaan lalu mereka melempari dengan kotoran dan bahkan batu kepada tubuh Rasul, dan mereka mengejar ngejar Rasul serta meneriakinya ketika Rasul menghindar.

Hinaan dan ancaman kepada Rasul memang sering telah menjurus ancaman atas keselamatan beliau, sehingga gigi geraham beliau tanggal akibat lemparan batu. Namun beliau masih selamat, dan beliau beristirahan di Masjidil Harom. Malaikat datang menawarkan hukuman, apakah mempertemukan dua buah gunung, atau menenggalamkan mereka ke dsar lau?. Rasulullah menolak tawaran itu, kata beliau : “Mereka melakukan itu semua karena mereka tidak paham dengan missi dakwah yang aku sampaikan. Andaikan mereka tahu dan faham, maka pasti mereka tidak akan melakukan itu semua.

Tarok kata mereka tak juga mau beriman kepada Allah kata Rasulullah, maka saya masih berharap kelak anak, cucu, cicit mereka berkenan beriman kepada Allah. demikian juga dengan tulisan tulisan ini, tarok kata para seniar tak suka saya menulis, dan tak sudi membacanya, maka pasa anggota PS yang kemudian akan membacanya. Karena Guru Besar PS sendiri, Bang Zen mengatakan bahwa sudah banyak anggota PS yang mendatangi Bang Zen dan melaporkan bahwa mereka dan teman temannya sangat membuituhkan tulisan tulisan tentang PS. dan saya mematuhi himbawan Guru Besar dengan segala kerendahan hati, sama sekali tak mengharap pujian, tetapi sedikitpun tak gentar dalam menerima ejekan, hinaan, dari siapapun. Wallohu a’lam bishowab.

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s