Menjadi Milyarder Dengan Jurus PS.

Fachruddin PS LampungDibanding mengejar ngejar prestasi politi padehal nyata nyata kalah dari sisi finansial, maka lebih baik membina para anggotanya untuk menjadi pemain ekonomi yang handal secara sistematis sehingga memiliki kemampuan mengembangkan organisasi menjadi organisasi yang mandiri dan modern serta memiliki kemampuan finansial dan sanggup bersaing dengan organisasi modern yang sekarang sedang menancapkan kukunya dan dominan diberbagai lini kehidupan. Kelompok organisasi Islam termasuk PS memiliki potensi untuk melakukan itu, namun hinga kini belum dikelola secara sistematis konsepsional. Dan dengan demikian maka harapkan akan muncul sekolah Islam dan politik Islam yang modern dapat kita lahirkan di negeri tercinta ini.

BANER 1 (Kkecil)Selama ini sama dengan organisasi Islam lainnya maka PS juga belum memanfaatkan potensi yang ada  untuk membina para anggotanya untuk menjadi pemain ekonomi yang handal,, apalagi para anggota PS selama ini berkenan hadir dengan bersabar hati hingga belasan tahun lamanya di latih oleh para pelatih dan senior PS dengan segala ketekunanya.

Andaikan saja selama belasan tahun bahkan puluhan tahun itu dimanfaatkan juga untuk memotivasi para anggota untuk menjadi pelaku ekonomi dengan jurus jurus PS maka diyakini sudah banyak anggota kita yang sekarang telah menjadi milliyarder-millyuner. Tak dapat dibayangkan betapa modernnya organisasi Pergurun PS ini bila dikelola dan didukung oleh pebisnis handal. Semakin tinggi jurus yang diampu semakin luas pemahaman dan jaringanna dalam berbisnis dan berniaga.

PS adalah salah satu organisasi yang berusaha meyakinkan anggotanya bahwa dengan kalimah Laailaaha Illallah kita dapat mencapai kesuksesan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat, itu adalah janji Allah dan Allah tak pernah mengingkari janji. Jurus jurus PS mengajarkan bagaimana cara berpegang kepada Lailaaha Illallaah. Itulah sebabnya mengapa kita harus melakukan ujicoba secara terus menerus apakah cara para anggota berpegang kepada Laaillaha Illallaah itu telah benar apakah masih membutuhkan penyempurnaan agar jurus dibuat sesuai dengan jurus yang diajarkan oleh Guru Besar melalui para asistennya.

Kita juga harus melakukan ujicoba bagaimana caranya berpegang kepada kalimah thoyibah dalam mengarungi kehidupoan luas ini, termasuk diantaranya adalah cara berpegang dalam mengarungi dunia perniagaan. Kita harus ingat bahwa ada tiga Rasul yang kayaraya luar biasa, yaitu Nabi Sulaiman AS, Nabi Yusuf AS dan Muhammad SAW. Nabi Sulaiman kayaraya karena beliau adalah seorang Raja, Nabi Yusuf kayaraya karena beliau adalah seorang Perdana Menteri dan Nabi Muhammad SAW kayaraya karena beliau adalah seorang Peniaga.

Nampaknya Allah menentukan setting bahwa Nabi Akhir Zaman Muhammad SAW adalah seorang peniaga karena kaya dengan berniaga adalah adalah peluang terbesar, apalagi dibanding untuk menjadi Raja ataupun Perdana Menteri. Ketika Rasul kita adalah orang yang sukses berniaga, sahabat sahabat beliau juga hampir seluruhnya adalah para saudagar sukses, maka seharusnya kita melihatnya sebagai arahan yang jelas dari Allah, akan apa yang dilakukan oleh ummat Islam.

Di dalam sejarah kita mengetahui akan adanya perang salib, dalam peperangan yang saling memenangkan secara silih berganti itu sejatinya bukan perang agama, melainkan kelompok kafir berusaha merebut jalur perdagangan yang pada saat itu sedang dikuasai Islam. Marilah kita renungkan ini semua.

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s