Kumpulkan Pengalaman Jurus Sebanyak Mungkin.

Fachruddin PS LampungKita jauh lebih lama belajar di PS dibanding belajar di Perguruan Tinggi, tetapi bila jurus PS yang diajarkan kepada kita tak pernah kita pakai maka akan menjadi sia sia saja kita belajar jrus itu berlama lama. Makna jurus bukan terletak pada indahnya tari dan gerak, tetapi sejauh mana jurus itu kita gunakan untuk mengatasi berbagai kesulitan yang kita atau orang lain hadapi. Jurus PS akan memiliki arti manakala kita manfaatkan. Ilmu PS bukan sederetan teori, wawasan dan wacana tetapi sederetan praktek yang harus kita himpun, karena dengan menggunakan jurus dalam berbagai kesempatan, maka ilmu PS itu akan berkembang.

Tak dapat kita pungkiri demikian banyaknya pengampu jurus yang tinggi tinggi tetapi tak memiliki kemampuan yang berarti memanfaatkan jurus jurus PS, bukan karena mereka malas berlatih, bukan karena jurus mereka tak sempurna, tetapi lantaran mereka tak pernah memenafaatkan jurus jurus itu, sehingga kemampuan praktis mereka sangat tak sebanding dengan ketinggian jurus yang diampunya.

Kita berkumpul dalam komunitas PS ini adalah pada sebuah “Perguruan”  dalam PS ini ada Guru, ada Murid dan ada Ilmu yang diajarkan dan dikembangkan. serta dilaksanakan di praktekkan atau diamalkan. Pada tulisan terdahulu dikatakan bahwa tingkatan belajar kita walaupun diawali pada posisi mitis, kita masih bisa naik ke ontologis, setelah itu kita bisa meningkat ke fungsional. Kenaikan kenaikan itu bisa kita rekayasa dengan berbagai pelaksanaan ujicoba, kita bisa mengacu kepada penelitian tindakan klas atau classroom action research (CAR).

Melalui blog ini dianjurkan kepada mereka yang sudah mengampu Jurus Mahdi dan Syahbandar jangan lagi menunda nunda untuk melakukan ujicoba. Pada saat mengampu Mahdi setidaknya ada 30 item ujicoba dan berhasil, dan pada saat mengampu Syahbandar maka harus ada 30 itum ujicoba yang dilakukannya dan juga berhasil. Maka dengan bermodalkan 60 item ujicoba itu maka Ia akan sangat pantas mengampu ‘Payung Rasul’. Bila pada saat Mahdi maka sasaran ujicoba bersifat internal (jurus jurus), maka pada saat Syahbandar ujicoba bersifat eksternal dan sasaran ujicoba adalah masalah sosial.

Kita tidak dapat membayangkan betapa hebatnya PS ini bila saja seandainya memang sejak dahulu tampa kecuali para pemangku Mahdi sudah memiliki pengalaman dalam menginventrarisir kemanfaataan jurus jurus kita, dan kita tak dapat membayangkan seandainya saja sejak dahulu pengampu jurus Syahbandar memiliki pengalaman menyelesaikan masalah masalah sosial baik di lingkungan atau di luar lingkungan PS, kita tak mampu membayangkan sedemikian hebatnya mereka yang disebut telah mengampu Payung Rasul, betapa luasnya wawasan yang mereka miliki karena mereka bukan hanya berwacana melainkan menyimpan segudang pengalaman empiris, dalam berpegang kepada ‘Laailaaha Illallaah’.

Tidak ada istilah ketinggalan, kalaupun seandainya jurus terlanjur tinggi, sedang ujicoba masih nol, maka lakukanlah sekarang. Lebih baik terlambat dibanding dengan tidak sama sekali. Berpeganglah terus kepada Laailaaha Illallaah, karena Allah sendiri yang akan membimbing kita. Wallohua’lam bishowab.

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s