Jurus PS Itu Bukan Fosil

Fachruddin PS LampungDengan semangat yang menggelegar serta tawa yang tak tertahankan seorang sahabat menghubungi saya melalui telepone celuler mempertanyakan apa hubungannya PS dengan Nauru, yaitu negara terkaya di dnia yang kini jatuh miskin itu. PS tidak memiliki hubungan organisatoris maupun historis, dan hubungan emosional serta individualpun tidak, katanya dengan tawa terkekeh kekeh. Saya menjadi mafhum dengan apa maksudnya mengubungi saya kali ini, dan setelah tawanya reda sayapun berusaha menjelaskan dengan bahasa yang paling mudah untuk dipahaminya. Hanya membutuhkan beberapa kalimat singkat Ia pun menyatakan paham apamaksud tulisan saya yang ternyata memang belum tuntas dibacanya itu. Saya sangat faham dengan sahabat saya yang satu itu yang sulit baginya untuk membedakan antara bertanya dan berdebat, sering dia mendepat tulisan saya, padahal pada hakikatnya Ia sedang bertanya.

Benar, andaikan para anggota PS ini menganggap jurus PS itu  sebagai fosil yang tak terbarukan, maka tunggu saja nasibnya akan seperti Nauru, yang sempat menjadi negara terkaya sedunia itu, yang hanya dalam tempo 30 tahun nyaris nyaris beralih menjadi negara termiskin di dunia. Pada saat mereka kaya maka ada sekitar 70% penduduknya mengalami obisitas dutengah kemewahan hidup, berfoya foya serta bermabuk mabukan. Mereka tidak sadar bahwa berapa ratus ribu tonpun fosil itu maka pada suatu saat akan habis, karena untuk memunculkan fosil membutuhkan waktu berabad abad, apalagi di Nauru itu adalah fasil tahi burung yang menggunung sekitar seribu tahun yang lalu.

Jurus PS itu bukan fosil, memang tidaklah perlu jurus baru, tetapi peruntukannya dari jurus PS itu adalah sesuatu yang manakala diguanakan secara terus menerus maka otomatis Ia akan terbarukan. Bagi seorang anggota PS yang bersedia menggunakan jurus jurus yang diampunya untuk berbagai kepentingan sesuai dengan tuntunan yang diajarkan dalam perguruan PS maka Ia akan menemukan sesuatu yang baru. Maka dengan demikian semakin banyak para senior yang berbuat amal kebaikan dengan menggunakan jurus jurus itu maka PS akan mampu mengakumulasi kebaharuan kebaharuan itu, sehingga kegunaan dari jurus PS itu akan semakin berkembang sesuai dengan kemajuan sain dan teknologi.

Karena PS ini adalah Perguruan, maka berarti ada ilmu yang harus dikembangkan diperguruan ini, karena watak dasar dari sebuah perguruan selain belajar ilmu, juga ada penelitian dan ujicoba serta ada pengabdian. Setiap anggota diwajibkan hukumnya untuk belajar, mendalami, meneliti dan ujicoba serta mengabdikan ilmunya, Mungkin saja seseorang anggota bisa dinyatakan lulus ujian jurus jurus, tapi apalah artinya jurus itu manakala tak dapat diaplikasi untuk berbagai  keperluan dalam hidup ini guna mencapai kesehatan dan kesejahteraan. menuju keselamatan dunia dan akherat.

Jurus PS itu tidaklah perlu diperbaharui karena manakala jurus jurus itu diguinakan atau dimanfaatkan oleh para mengampunya  sesuai dengan peruntukannya maka akan selalu terjadi hal hal yang terbarukan. Jurus PS yang sekarang ini memiliki kemampuan mewujudkan kebaharuan kebaharuan dengan sendirinya. Itu sangat tergantung kepada para pengampunya, apakah jurus jurus digunakan, atau hanya akan disimpan saja. Bila hanya disimpan maka pada suatu saat ia akan hilang, tetapi manakala dimanfaatkan maka setiap saat jurus itu sejatinya telah berkembang, karena jurus PS itu bukanlah fosil. (Palembang, 31 Agustus 2015).

Baca Juga :

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s