Kewibawaan Pemimpin Ummat

Fachruddin PS LampungDahulu yang menjadi pemimpin ummat ini adalah para ulama, yang disebut sebagai ulama adalah orang orang yang memiliki banyak ilmu atau luas ilmunya, atau luas pandangannya. Jika kita berkunjung ke rumah seorang ulama maka kita akan melihat tumpukan kitab kitab yang menggunung di rumahnya. Pada zaman dahulu ummat ini mayoritas adalah buta huruf, tidak memiliki kemampuan baca dan tulis, tentu saja ulama sangat dihormati ummat, terasa sekali ucapannya sangat berisi, memperluas wawasan, menyejukkan hati dan sangat solutip, banyak sekali permasalahan ummat ini yang  terselesaikan setelah  mendapatkan petunjuk atau  fatwa dari ulama,

Wajar …, ulama adalah orang yang selalu memebeli atau mendapatkan serta membaca buku buku baru pada saat itu, Tetapi yang membaca buku sekarang ini bukan lagi hanya ulama,  karena ummat sudah mulai mampu membaca dan menulis, disamping itu Perguruan Tinggi sudah membuka Prodi Prodi Baru, yang setiap Prodi harus ada Profesor sebagai guru Besarnya. Buku buku-pun sekarang ini setiap hari terbit buku baru. Jangankan untuk membaca buku bukunya, untuk membaca resensinya saja kita kualahan, Dalam waktu bersamaan permasalahan yang dihadapi ummatpun bertambah komplek,

Ulama itu sejatinya bukan hanya sekedar tahu dan mengerti, tetapi juga adalah paham, tetapi bukankah paham itu sendiri  akan terbagi pada (1) translation, (2) interpretation dan (3) ekstrapolation. Paham pada tingkat ekstrapolation ini adalah paham dengan kemampuan melihat sesuatu dibalik sesuatu. Disinilah sebenarnya PS itu akan hadir. Para anggota harus mencapai mengerti dan paham, dan ahampun ada ada tingkat paham ekstrapolation.

Kewibawaan pemimpin ummat  dalam merespon permasalahan ummat bukan hanya sekedar translation, yang bisa menceritajakan apa yang terjadi, atau memahami keadaan itu. Bukan pula hanyan sekedar interpration, memiliki kemampuan menginterpretasi suatu keadaan. Tetapi pimpinan ummat  harus mencapai ekstrapolation, yang artinya mengetahui sesungguhnya apa yang  ada dibalik suatu keadaan atau pristiwa. Ranah ini juga sesungguhnya adalah ranah PS.  Jelas sekali Bang Zen berharap para senior PS dan pelatih PS memiliki kemampuan membantu  para pemimpin ummat untuk mencapai paham ekstrapolation Wallohua’lam bishowab.(Sekayu 6 November 2015)

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s