PS akan Dibesarkan Oleh Orang Orang Yang Dibesarkan PS.

Fachruddin PS LampungUntuk dapat melakukan sesuatu yang lebih besar, maka PS harus berhasil membesarkan para anggotanya dengan jurus PS. Jadikanlah jurus jurus PS ini sebagai alat untuk menjadikan anggota anggotanya mencapai kesuksesan dalam berkarir, baik berwirausaha maupun menjadi karyawan ataupun buruh sekalipun. Apalagi  pada hakekatnya jurus PS itu adalah do’a dan kita semua tahu bahwa inti jurus PS adalah ‘Laailaaha Illallah’ yang menjadi pegangan ummat Islam.

Manakala jurus jurus PS itu telah membesarkan para anggotanya, maka akan tiba gilirannya para anggota yang berhasil itulah yang akan membesarkan PS. Organisasi PS akan besar manakala para anggota angotanya terdiri dari orang orang besar yang sukses.  Setidaknya kita dapat belajar dari dua kasus yang ada di tengah tengah kita,pertama dari pendidian Islam di Indonesia, kedua dari Partai Politi Islam PPP di Indonesia, keduanya ini memasangkan label Islam dalam identitasnya.

Pendidikan Islam di Indonesia baik madrasah maupun pesantren belum lagi maksimal dibanding kemajuan pendidikan di Indonesia, lingkup pendidikan Islam di Indonesia maka pesantren dan madrasah terbilang sebagai kelompok klas II (bukan utama) karena kedua model lembaga pendidikan tersebut di atas dengan segala sebab dan akibatnya menjadi kelas II. Setidaknya masih mendapatkan kesulitan untuk menyamakan dengan lembaga lembaga pendidikan yang terbilang baik, dari berbagai unsurnya. Aspek pendidikan itu setidaknya; penerimaan siswa, proses  pembelajaran, kompetensi guru, kompetensi siswa, proses evaluasi, pengelolaan, keuangan, serta sarana dan prasarana. Keterbatasan kemampuan ini menyulitkan lembaga pendidikan kita untuk melahirkan orang orang besar, kecuali beberapa pencilan.

Kedua adalah Parpol yang berlabel Islam, contoh Parpol berlabel Islam adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kaderisasi partai yang “Idiologis” ini terhenti secara serta merta, karena tak ada lagi kader yang secara ideologis dibesarkan oleh PPP maka dibesarkan oleh para kadernya tidak lagi secara ideologis yang dianut partai melain sekehendak para anggota saja, suka suka, itu kata yang paling tepat.

Baik dunia pendidikan ataupun partai yang mengenakan label Islam  adalah merupakan barometer kemajuan Islam  dan sekaligus secara beruntun sebagai sebab dan akibat. Keadaan sekarang sebagai akibat masa lalu, dan masa mendatangh sebagai akibat masakini. Dan untuk mengantisipasi segal sesuatuna adalah kemampuan mengantisipasi ke,ajuam saim dam telknologi.

Marilah kita belajar Allah menyelenggarakan Vit and propertest, ketika Nabi Adam dengan segala keterampilannya menyebut nama nama benda serta cara penggunaannya, Nabi Adam jauh lebih menguasai sain dan teknologi dibanding para malaikat. Ini menunjukkan bahwa kemampuang menguasai sain dan teknologi itu adalah kemutlakan bagi ummat Islam.

Dan PS harus mendorong paraanggotanya menguasaio sain dan teknologi, dan untuk itu PS memiliki alat, yaitu jurus jurus PS mulai dari jurus kasaran hingga jurus Payung Rasulk. Dan bagaimana cara memanfaatkan jurus PS untuk mendorong anggotanya menguasai sain dan teknologi serta mencapai sukses, hal itu membutuhkan kerja keras, yang kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Yang jelas yakinlah bahwa PS bisa, sekali lagi “Yakinlah” (Palembang 11 Januari 2016)

 

 

 

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s