Berlatih Jurus PS Itu Adalah Majelis Dzikir

Fachruddin PS LampungJudul tulisan ini rasanya semua senior tahu, bahkan semua pelatih telah mengucapkannya, bahkan berulangkali, tetapi apakah masing masing kita semua telah melakdsanakannya ?  Tentang kita hanya kita yang tahu, selain Allah Yang Maha Tahu. Inti jurus PS itu adalah dzikir Laailaaha Illallaah, maka baik pelatih maupun yang mengikuti latihan sejatinya adalah majelis zikir. Itulah sebabnya maka siapapun yang hadiri dalam majelis zikir itu sangat dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu, yang manakala batal, maka sangat dianjurkan untuk wudhu kembali  kecuali jika memang ketiadaan air. Seorang pelatih akan tahu persis apa bedanya bergabung dalam pelatihan jurus PS dengan berwudu dan tampa wudhu.

Dalam dunia tasauf adab dalam berzikir itu adalah dengan duduk bersimpuh (tahyat) dan kedua tangan dianjurkan untuk diletakkan diatas paha, juga sama dengan dalam mengawali jurus PS semua diharuskan duduk bersimpuh tampa kegiatan lain selain mengingat hanya kepada Allah semata. Tetapi dalam berlatih jurus PS itu tidak dilakukan lama karena setelah berdoa para anggota dipersilakan untuk berdiri dan membuat jurus mulai dari jurus kasaran hingga jurus terakhir masing masing dalam jumlah empat round lalu kembali berdoa dan berzikir seperti juga yang dilakukan pada umumnya ahli tasauf  sebelum ditutup.

Ketika kita semua berdiri dan membuat jurus maka semangat dan penghayatan kita tertuju hanya kepada Allah belaka, seperti pada saat duduk bersimpuh,  dan ketika melaksanakan jurus seperti terdapat suara suara yang terkadang sesekali menjurus bising, itu sangat disadari, dan tidaklah terlalu dihindari dalam rangka perbaikan jrus agar mencapai kesempurnaan jurus dan zikir sekaligus.

PS memang dirancang untuk mampu melakukan dzikir sir di tengah kebisingan, aktivitas kehidupan manusia. Anggota PS memang diajarkan memiliki kemampuan melakukan zikir sir ditengah kebisingan hidup. Karena zikir PS harus telah terlaksana tuntas hanya dalam satu tarikan nafas yang demikian singkat, namun berulangkali.

Anggota PS diajar jika ada permasalahan maka secepat tarikan nafas harus sudah diatasi dengan memafaatkan jurus jurus PS. Jurus PS adalah zikir dan anggota PS selain harus selalu dzikir dimanapun berada dalam berbagai situasi, dan juga diajarkan untuk menyelesaikan semua persoalan hidup ini dengan zikir. Karena jurus PS itu dzikir maka para anggota yang berlatih serta pelatihnya harus tetap selalu menyemangati dirinya dengan semangat dan adab berzikir, baik dalam latihan maupun di luar latihan. (Palembang, 28 Januari 2016)

 

 

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s