Dengan Jurus PS Bukalah Pintu Hatimu

Fachruddin PS LampungDengan nada serius dan panjang lebar Bang Zen selaku Guru Besar PS dalam kedatangannya ke Lampung banyak berbicara tentang hati dan salah satunya adalah “Membuka Pintui Hati” itu semua adalah cerita beliau tentang pembicaraan beliau dengan para senior di Jogjakarta, bahwa PS ini akan maju dan modern manakala para anggotanya telah berhasil membukakan pintu hati masing masing, sehingga berhasil membangun diri dengan cara membukakan pintu hatinya. Dengan membukakan pintu hati maka seseorang akan memiliki kemampuan dan keterampilan menerima dan mengolah berbagai informasi sehingga sepenuhnya dipahami baru menghakajinya secara kritis. tetapi adil untuk merumuskan konklusi sikap, mana yang sejalan dengan Laailaaha Illallah diterima dan mana mana yang bertentangan Laailaha Illallah harus ditinggalkan.

Terlebih kepada Saudara seiman, maka membukakan pintu hati adalah keniscayaan, bukan berbagai perbedaan yang dicari cari sebagai alasan memusuhinya, tetapi persingkatkan jarak perbedaan itu, masalah masalah yang terasa besar diupayakan untuk mengecilkannya, sedang perbedaan riak kecil upayakan menghapuiskannya, sehingga bersama mampu memperaktekkan bahwa antas sesama muslim ibarat sebuah tubuh atau badan yang manakala satu bagian sakiot, maka seluruhnya akan merasakan sakit itu.

Dalam suatu pertemuan silaturrahmi, umpamanya, tiba dalam sesi foto bersama, maka bukakanlah hati agar kita ikut berfoto bersama dengan wajah cerah dan hati terbuka, sehingga fotopun akan nampak indah dan berkesan, bayangkan bila ada dua orang berfoto bersama dengan hati yang tertutup serta wajah durjana, maka dapat dipastikan bahwa hasil pemotretan itu sulit akan memiliki kemampuan membuat daya kangen untuk membuat foto bersama kembali. Jangankan bagi orang lain, bagi orang yang bersangkutan yang terpampang dalam foto itupun, akan sulit untuk mempertahankan kerinduan akan pertemuan silaturrahmi itu.

Bagi seorang anggota PS tidak kurang dari sepuluh kali mengalami kenaikan jurus dalam rangka memperhalus hati, memperhalus budi, mulai dari halusan satu hingga halusan sepuluh, mulai diteriaki dengan teriakan keras agar yang bersangkutan melakukan penghayatan mendalam, hingga teriakan oleh pelatih dan senior menjadi teriakan halus yang sehalus halusnya.

Tentu saja kehalusan dan kehalusan budi yang diterapkan dalam pelatihan jurus jurus PS itu dimaksudkan untuk diterapkan  dalam kehidupan sehari hari, sebagai pelatih dan senior bukan hanya mengajar dan memerintahkan kepada yunior saja, tetaoi sejatinya memberikan contoh dalam penerapan sehari hari dalam berorganisasi dan bermasyarakat.

Demikian yang mampu saya cerna dan sarikan dari cerita panjang lebar yang telah disampaikan oleh Guru Besar pada saat sedang berada di bandar Lampung, kurang dari  dua minggu yang lalu.

Baturaja,  8 Maret 2016.

 

Penulis: pslampung

Perguruan Bela Diri Tenaga Dalam Islam Prana Sakti Cabang Lampung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s