Pandanglah Pristiwa Dengan Kacamata PS.

Fachruddin PS LampungBerjuta orang berduyun menuju lokasi yang telah diumumlan panitia untuk melihat langsung pristiwa gerhana matahari total, sekaligus pristiwa langka. Mereka menggunakan kacamata hitam ataupun plastik kaca riben dan sebagainya, untuk eporia, beberapa gelintir diantara mereka terselip untuk membuat gambar dan lebih sedikit lagi untuk bahan renungan dan penelitian. Jumlah yang lebih banyak adalah tetap di rumah dan memirsa TV yang melaksanakan siaran langsung, gambar akan dilihat dalam bentuk dan warna dan lebih sempurna.

Adalah kelompok yang sedikit yang menjadikan momen atas pristiwa langka namun luar biasa ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, yang mendatangi masjid untuk memeuji kebesaran Allah, melaksanakan sholat gerhana, mendengarkan khutbah sebagai bahan renungan yang memang benar benar telah dipersiapkan sehingga jama’ahpun bersegera mendekatkan diri kepada Allah dengan bersedekah.

Dahulu, walaupun dengan nada canda Bang Asfan alm di depan para anggota PS di Lampung mengatakan kalau saja seandainya Tuhan menutupi matahari itu dengan awan pekat, sehingga tak tampak surya padahal angka jam menunjukkan pukul delapan pagi, …. sehari saja ….., maka dunia ini akan kacau balau …., seluruh kantor akan buka terlambat, direktur dan karyawan akan terlambat …., ribuan bahkan jutaan  perjanjian terancam batal. Dan peristiwa gerhana matahari adalah contoh kecil bahwa nantia suatu saat Allah akan menyembunyikan matahari dalam waktu yang tidak sebentar, serta tidak berlakunya hukum alam yang itu semua akan terjadi juga secara alami, yang bermula dari kelakuan dan aktivitas manusia secara bertahap.

Pristiwa kecil ini dimaksudkan Allah untuk menjadi bahan renungan yang mendalam, setelah itu dilanjutkan dengan program program yang kongkrit umtuk mengantisipasi berbagai kerusakan yang sangat mungkin dibuat oleh manusia. Sebab manakala manusia sudah mulai memperturutkan hawa nafsunya dalam bidang apapun, termasuk bidang sandang dan pangan serta papan, manakala juga terbalut politik dan kekuasaan, maka segera dipastikan akan meluar kemasalah pemilikan dan penguasaan tanah dan wilayah, dan apalagi kalau bukan dalam rangka pengerusakan demi keuntungan sesaat.

Kerusakan kerusakan itulah yang dari hari kehari manakala ditumpuk terus menurus maka pada suatu saat akan terakumulasi dalam musibah besar, musibah yang bisa saja terjadi sangat alami, umpamanya bukan ketiadaan air, tetapi air yang ada tidak lagi memiliki kandungan yang menyehatkan dan dan yang dibutuhkan oleh lingkungan. Bukan tak kunjung datangnya malam, melainkan malam malam yang dirasakan panas pengap sehingga butuh biaya besdar untuk mencari kesejukan,  bukan tidak terbit matahri tetapi sinarnya tak cukup bagi bumi, dan banyak kerusakan lain yang ini akan menyulitkan bagi kehidupan kita semua sedunia.

Oleh karena itu sejatinya manakala akan terjadi gerhana maka masjid masjid, surau surau jauh hari telah mempersiapkan seorang khotib yang memiliki pandangan luas, dan mampu menghantar para jamah memasuki renungan mendalam dan mendekatkan diri kepada Allah. Bukan justeru penguasa mengajak hura hura, tak jelas apa yang diprogramkan. Demikian juga Kemenag seharusnya sejak jauh hari menyelenggarakan seminar dan mengumpulkan tulisan naskah khutbah yang benar benar bermanfaat untuk dibacakan pada saat sholat gerhana.Dan pesanpun disampaikan kepada ummat. Pada saat terjadi gerhana ummat akan lebih ke mesjid daripada beraktivitas lainnya yang hanya evoria dan tidak bermanfaat sama sekali.

Dan ketahuilah sesunguhnya PS demganm jurus juryusnya itu memiliki kesanggupan yang luar biasa dalam menunjukkan kerusakan kerusakan demi kerusakan yang telah terakumulasi, yang pada saatnya kelak akan mendatangkan kerusakan yang luar biasa bagi manusia dan alam secara keselurruhan. Sungguh jurus PS itu memiliki kemampuan luar biasa, yang selama ini disia siakan oleh para anggotanya. Dan sekaligus itu adalah kerugian besar bagi ummat Islam bahkan manusia secara keseluruhan. Sesungghuhnya jurus jurus PS akan menghantarkan anggotanya menjadi seseorang yang ulil albaab.Sayang kacamata PS sering ditanggalkan oleh para anggotanya yang mempelajari ilku PS selama puluhan tahun, banyak anggota PS yang memilih jadi orang biasa biasa saja, padahal padanya telah dititipi sesuatu yang sangat laur biasa.

Sekayu, 10 Maret 2016

 

Penulis: pslampung

Perguruan Bela Diri Tenaga Dalam Islam Prana Sakti Cabang Lampung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s