Ambil Hikmah Dari Pulau Seribu Dengan Cara PS

Fachruddin PS LampungBaru baru ini disebuah pulau kecil, penduduknya masih terbilang sepi, tidak ada orang yang terkenal disitu, tidak ada milyarder, tidak ada pakar, tidak  hanya dihuni oleh orang orang yang hanya biasa biasa saja. Di depan para penduduk yang terdiri dari orang orang biasa itu berkatalah seorang pejabat Pemerintahan, “….dibohongi pakai surat almadah 51 ….” Tak peduli itu diucapkan di tempat yang sepi karena pristiwa itu diyutube kan maka rekaman itupun sampai kepadamasyarakat ramai.

Ulama dan ummat Islam di Indonesia sebagai besar  sontak marah karena tersinggung, tetaqpi sebagai masayarakat yang lain terutama pendukung tokoh yang bersangkutan merasa itu hal yang biasa biasa saja, atau dalam bahasa pasarannya “tidak ngefek” dan harus sehera dilupakan, dan kita semua kembali beraktivitas.

. Itu ada mereka yang jelas jelas bersikap seperti itu, dan mereka juga ikut  sibuk merumuskan alasan sikapnya.Dan tentu saja hanya Tuhan yang tahu, apa apa yang telah kita ucapkan dan apa yangkita simpan dalam hati.

Adalah rugi besar bila pristiwa besar ini kita lewatkan begitu saja. Karena hal ini menyangkut masalah Tuhan, Al-Quran dan ulama. Yang dilecehkan adalah Al-Quran, al-Quran adalah Wahyu atrau petunjuk Allah, dan mereka yang berusaha mendalami al-Quran serta menyebarkan isi al_quran disebut ulama. Ulama adalah pewaris Nabi. Ketika al-Quran dilecehkan disuatu tempat yang terbilang sepi ini ternyata  direspon oleh jutaan ummat Islam di Indonesia dan bahkan di luar Indonesia. Dan pasti ada hikmahnya.

Ikut membahas masalah ini adalah baik,  tetapi akan lebih baik bila kita berusaha menmgambil himahnya. Yang ingin saya sampaikan kepada sesama anggota PS adalah bahwa mengambil hikmah pristiwa penting ini bagi anggota PS yaitru harus dengan cara memanfaatkan jurus jurus PS. Apa bisa ? Bisa. ! …. Gak yakin …? Coba dulu.

Bagi kita yang belum pernah mencari tahu degan cara ujicoba agar tahu apa yang terjadi ketika al-Quran dibaca dengan tartil, maka akan sulit baginya untuk mengetahui apa yang terjadi ketika al-Quran dinistakan. Gunakanlah jurus PS untuk mencari tahu tentang sesuatu, apalagi terkait al-Quran, karena guru kita yang sebenarnya adalah al-Quran kata Guru Besar. Tidak ada istilah terlambat dalam belajart. Wallohua’lam bishowab. (Palembang , 12 November 2016)

 

 

 

2016).

Penulis: Fachruddin

Saya Fachruddin, District Advisory Team (DAT) pada PT. Tetira International Consultants Jakrta, Kerjasama dengan ADB dalam rangka Pelaksanaan Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas, di Wilayah Suamtera Selatan. Saya mengelola Blog, dan menulis di Blog tersebut, walaupun tulisan hanya tulisan populer, dan tidak terlalu mendisiplinkan diri dalan kaidah ilmiah. Namun diharapkan tulisan tersebut dapat dijadikan bahan saya berkomunikasi dengan para pihak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s