Banyak Persoalan Yang Akan Melanda Ummat Islam di Indonesia.

SEBAIKNYA PS BERSIKAP SEPERTI APA.

Fachruddin PS LampungTulisan ini agak panjang, jadi akan terbagi atas beberapa judul maka diminta agar bersabar dalam mengikutinya, agar dapat menangkap benang merah dari tulisan ini. terimakasih.

Masalah kemiskinan bagi ummat Islam Indonesia belum lagi terpecahkan, maka datang lagi masalah baru, yaitu kembalinya PKI bergolak. Semula hampr saja Pemerintah meminta maf kepada PKI dan anak keturunan PKI yang jumlahnya mencapai puluhan juta orang telah dipersiapkan untuk menerima biaya konpensasi atas kesusahan yang selama ini sebagai akibat aktivitas politik orang tua mereka, yang dikenal dengan pemberontakan PKI, yang semula dianggap  sebagai penghianatan keji dalam gerakan yang di beri nama Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (PKI) . Tetapi belakangan, dengan menggunakan logika Hak Azazi Manusia justeru berbalik, Bangsa Indonesia tervonis srbagai pelanggar HAM dalam kasus penumpasan G 30 S. PKI tahun  1965.

Partai Komunis adalah kendaraan politik Cina, Komunis adalah partai penguasa di Cina. Dan  Cina pada saat ini sedang menghadapi masalah besar yaitu kelebihan penduduk, ledakan penduduk Cina nyaris tak tertampung oleh daratan mereka, itulah sebabnya Cina bersitegang berebut lahan dengan berbagai negara, lain tidak adalah untuk jangka panjangnya yaitu menempatkan rakyat mereka yang dari sekarang mulai menyesak. Dengan kendaraan politik Partai  Komunis Cina nampaknya melirik Indonesia, yang secara kebetulan juga Penguasa Indonesia tertarik dengan iming iming  investasi Cina di Indonesia. Dan tidak kurang dari sejumlah kader partai politik pendukung Pemerintah dilatih oleh Partai Komunis Cina

Bukan hanya itu ternyata investasi dari Cina mensyaratkan beberapa hal yang sejatinya sangat memberatkan pihak Indonesia. Pengelolaan dan dari Cina dikelola oleh tenaga ahli dari Cina, tidak hanya sampai disitu, ternyata buruh kasarpun datang dari Cina juga, di lain pihak Indonesia sudah mengeluarkan aturan bahwa asing sudah dibolehkan memiliki rumah. Walaupun dalam perjanjian Cina hanya menyiapkan tenaga ahli saja, tetapi kenyataannya ternyata juga diikuti oleh ratusan kalinya datang sebagai tenaga kerja illegal.

Bukan hanya itu Cina juga mensyaratkan agar teknologi yang diadakan memakai investasi Cina adalah  teknologi  Cina, sayang dalam waktu bersamaan  sayang sebagian besar teknologi produk Cina itu ternyata adalah teknologi yang sudah ketinggalan jamanm. Dengan demikian investasi  dari Cina ini sepertinya tidak akan terlalu maksimal hasilnya.

Selain hasil yang dikhawatirkan kurang maksimal itu, ada juga klekhawatiran kita yang sangat mencemaskan,  kegiatanm ekonomi sekarang sarat kepentingan politik, sehingga sejatinya investor yang hadiri di Indonesia ini sejatinya banyak sekali, yang intinya adalah Yahudi bersama Barat, termasuk beberapa negara lainnya, serta Cina di Timur, sejumlah negara itu memiliki sejarah mencaplok dan menguasai negara lain.  (bersambung).

Baca Juga :

Mengusir Penceramah ?!

PELATIH PS HARUS BENAR BENAR FAHAM ALQURAN.

Fachruddin PS LampungPrisitiwa pengusiran Dr. Chalid Albasalamah  oleh sekelompok anak muda yang mengaku sebagai bagian sayap dari organi besar NU itu adalah pertanda bahwa organisasi besar NU sudah dimasuki kelompok luar yang intinya adalah memecah Islam dari dalam, mereka membenci Islam, tak suka melihat Islam itu besar, sehingga perlu dipecah dari dalam,. menanamkan saling rasa benci sehingga kekuatan Islam melemah selemah lemahnya, dan mudah mengaturnya dari kejauhan. Rupanya adik adik kita gampang sekali terpengaruhi. . Karena Islam itu adalah kekuatan yang sulit ditaklukkan dari luar, sehingga satu satunya cara adalah memecah Islam dari dalam. Pengusiran Dr.Chalid Albasalamah adalah gejala yang jelas sebagai dimulainya pemecahan Islam dari dalam.

Kita semua jelas tak menginginkan pengusiran penceramah akan menjadi lebih marak, dan kita juga tidak tahu apa hubungannya dengan rencana Pemerintah akan mendata para ulama, penceramah, khatib dan sebagainya untuk di berikan sertfikasi, karena bisa bisa saja nanti setelah Pemerintah mulai mengeluarkan saertivikasi maka akan terjadi para penceramah kondang  akan mendapatkan kesulitan mendapatkan sertifikasi. sebaliknya penceramah pemula dengan mudahnya mendapatkan sertifikasi.

Juga bisa jadi nanti juga akan muncul  pihak pihak yang  entah dengan dasar apa melakukan sweping sertfikasi bagi penceramah, khatib, ustadz dan bisa jadi lebih meluas lagi, Bukan tidak mungkin bisa jadi nanti akan muncul ditetapkannya zonasi penceramah, khatib dan lain sebagainya berdasarkan batas daerah tertentu, dan tidak dibenarkan melintas batas kewilayahan tampa surat ijin. Dan itu adalah merupakan puncak puncak kekisruhan, dan kekisruhan itu nanti benar benar menjadi momentum PKI bangkit kembali, karena biasanya PKI gemar tampil di saat banyak huru hara. Nanti bisa saja ada sweeping dengan alasan sedang melakukan pengejaran terhadap penceramah lain daerah.

Setelah gagal menghancurkan Islam Indonesia dari luar, memang nampaknya Islam harus dihancurkan dari dalam. dan apa yang dilakukan oleh anak muda NU salah satu indikator bahasa Islam sudah disusupi, dan anak anak kita sudah mulai ada yang terpancing. Harapan kita adalah NU bergerak cpat untuk melaksanakan konsolidasi secara internal, sambil bersedia melakukan evaluasi di berbagai sudut strategis untuk mengantisipasi segala upaya penyusupan pihak luar yang tak bertanggung jawab.

Yakinlah bahwa ini baru merupakan langkah awal, dan baru menimpa NU, yang dahulu pada saat penumpasan G 30 S PKI NU berdiri di garis depan, dan ini adalah balasannya, untuk itu maka PS harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi segala sesuatunya dari gerakan pewaris PKI yang tentunya berniat menghancurkan Islam dari dalam. Itulah sebabnya sejak awal tulisan ini selalu diusulkan agar para pelatih PS itu secara pribadi berusaha meningkatkan pemahamannya terhadap al-Quran. Karena kita semua tahu bahwa jurtus jurus PS itu landasannya adalah al-Quran dengan core Laailaaha Illallaah.

Ketahuilah bawa PKI yang menyusup ke tubuh Islam itu nanti adalah mereka yang mahir berbicara tentang al-Quran dan hadits. Oleh karenanya maka pelatih PS tidak boleh ada yang awam tentang al-Quran dan hadits. Bahkan PS itu memahami al-Quran itu adalah juga dengan menggunakan jurus jurus PS, yang hanya bisa diimbangi oleh mereka yang ahlul ibadah. Itulah kehebatan PS yang sulit didapatkan oleh kelom[ok lain, Itulah sebabnya maka PS haruis mampu ikut bahu membahu bersama ulama untuk mengantisipasi penyusupan PKI ke tubuh Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lain sebagaimya, mereka adalah saudara kita semua. Wallohua’lam bishowab (Palembang 6 Maret 2017)

Permudah Jalan Anggota PS Menuju Puncak Prestasi.

Fachruddin PS LampungPS ini akan menjadi besar manakala para anggotanya banyak yang mampu mencapai puncak prestasi, artinya memiliki kompetensi sesuai dengan ketinggian jurus yang diampunya, yang ditandai sejumlah keberhasilan menyelesaikan masalah hidupnya dengan jurus jurus PS. Sekupulan orang orang yang memiliki prestasi dalam jurus dan ilmu PS itulah yang memiliki kemampuan membesarkan PS. Oleh karenanya maka untuk itu sejatunya kita harus mempermudah jalan para anggota untuk mencapai puncak prestasi, karena mereka yang tidak memiliki prestasi apa apa di PS tidak akan mampu membuat PS itu menjadi berkembang dan besar.

Oleh karena itu hendaknya kita mempermuidah jalan bagi mereka yang ingin berprestasi dengan jurus jurus PS. Satu demi satu, sedikit demi sedikit permasalahan hidup yang dia hadapi harus  dihadapinya atau diselesaikannya dengan menggunakan jurus jurus PS. Semakin banyak permasalahan yang dihadapinya mampu diselesaikannya, maka dia sudah memiliki kemampuan sharing masalah yang dihadapi oleh orang lain. Karena dia sudah memngantongi sejumlah pengalaman.

Jelas seorang pelatih PS itu dituntut pengalamannya mengatasi permasalah  permasalah hidup mulai dari yang ringan hingga yang berat. Keberhasilan demi keberhasilan itu disebut dengan sukses  story. Seorang pelatih jurus PS memang dituntuut mengoleksi sukses story sebanyak banyaknya. Anda bisa bayangkan manakala ada pelatih yang hanya tahu gerak, lafaz dan nafas jurus PS saja. (titik) Tampa mengetahui secara mendalam makna filosofis dari jurus yang dilatihkannya.

Dari makna filsofis itulah  Ia akan mampu mengaitkannya dengan berbagai informasi terkait aqidah Islamiyah.

Provesor Itu Guru Besar

Fachruddin PS LampungBila seandainya para pelatih PS itu melazimkan diri melakukan ujicoba atau pelatihan serta rajin mencatat temuan temuannya untuk dikembangkan maka nantinya para pelatih PS itu akan menjadi pakar PS, setingkat Provesor  di Perguruan Tinggi, Provesor adalah Guru Besar dalam proses perkuliahan di perguruan Tinggi. Kepakarannya ditandai dengan banyaknya ujicoba yang telah dilakukannya, dicatat hasilnya, didrsimenasikan penafsirannya dijadikan thesis untuk diteliti antitesisnya dan nantinya akan melahirkan tesis tesis baru tentunya. Pada saat itu PS akan benar benar profesional, sebagai sebuah Perguruan yang Dipimpin oleh seorang Guru Besar.

Para pelatih PS itu padasuatu saat kelak benar benr diharapkan menjadi Profesornya dilingkungan PS, sebagai anggota yang mumpuni yang memiliki pemahaman tentang aqidah di atas rata rata, serta memiliki kemampuan mengaitkan  aqidah Islamiyah itu ke dalam seluruh aspek kehidupan manusia, meliputi ideologi,  politik, sosial,  sosial dan budaya bahkan pertahanan dan kemanan  rakyat semesta (Ipoleksosbud Hankam Rata) tidak ada hal hal yang boleh tercerabut dari  aturan qaidah Islamiyah. Sebagai makna dari  melalui PS aqidah itu  akan hadir secara tuntas setiap denyut tarikan nafas kita. Tidak ada satu tarikan nafaspun selain tuntas dengan ikrar Laailaaha Illallaah.

Jurus jurus PS itu adalah alat dalam rangka mengimplementasikan iqrar kita, itulah sebabnya Bang Asfan selalu mengatakan bahwa  ” …jurus PS itu adalah lambang kehidupan manusia di atas bumi … “. Artinya apapun profesi kita maka kita semua akan terkait dengan jurus jurus itu. yang kita semua juga tahu bahwa inti jurus juga adalah Laailaaha Illallah.

Seberapa banyak pengalaman kita menyelesaikan masalah masalah kehidupan yang kita hadapi dengan menggunakan jurus PS itulah yang akan membuat kita menjadi pakar dalam PS.  Semakin banyak anekaragam pengalam itu yang membuat kita memiliki kemampuan membimbing anggota anggota PS kita yang lainnya dalam menghadapi semua persoalan yang kita hadapi dalam semua aspek kehidupan di muka bumi.

Tentu saja manakala  anda  telah mampu memanfaatkan jurus jurus PS dalam menghadapi segala aspek persoalan dalam hidup sehari hari, maka berarti andak  layak  disebut Profesor dalam lingkup ilmu PS. Bila anda merasa tidak akan mampu mencapai tarap itu, maka jadilah orang yang membantu dan memfasilitasi agar orang lain mencapai tarap itu, yang jelas yang demikian itu harus ada di setiap cabang dan wilayah, sebagai wakil dan perpanjangan tangan Guru Besar PS di Yogyakarta. Semoga. (Palembang  19 Februari 2017)

 

 

 

 

Masuk PS Seperti Masuk Kuliah S3

Ini tidak mudah tetapi harus, suatu saat harus diterapkan. 

Fachruddin PS LampungBila kita akan mengikuti perkuliahan program S3 maka kita diwajibkan untuk menyusun makalah  sekitar 60-70 halaman atau di bawah 100 halaman untuk menuliskan sesuatu yang menjadi perhatian kita dan rencananya itu juga nantinya yang akan disusun sebagai disertasi, itulah sebabnya dalam menulis makalah tersebut selain mengikuti kaidah cara penulisan yang dianut oleh Perguruan Tinggi yang bersangkutan, juga harus mencantumkan daftar bacaan sejumlah puluhan judul dan dari judul bacaan itu ada dua puluhan atau belasan diantaranya adalah buku asing. Buku buku yang dijadikan bacaan dan acuan tersebut 70% diantaranya diterbitkan paling lama 5-10 tahun, semakin baru semakin bagus.

Jangan kaget bila pihak penyelenggara akan mengukur kemampuan bahasa asing, yang bila ternyata kurang kita harus mengikuti pelatihan khusus, hingga kemammpuan bahasa kita memenuhi standar persyaratan, baik reading, lisening, speaking maupun writing.  Baru nantinya pihak Penyelenggara akan mencarikan dosen pembimbing yang memiliki spesialisasi yang berhubungan langsung dengan judul tersebut di atas. Kuliah yang sangat diutamakan selain kuliah pokok adalah kuliah methode penelitian, serta filsafat ilmu itu sangat dipentingkan, agar benar benar disertasi yang kita susun itu mencapai hasil yang memuaskan.

Saya membayangkan suatu saat orang orang masuk PS itu menuntut kejelasan untuk mendapatkan apa dan dalam jangka waktu berapa lama, itu tuntutan profesionalitas kerja. Orang tidak mau menghabiskan waktu atas sesuatu yang tak jelas kemana arahnya, tetapi dilain pihak mereka juga  siap mmbayar berapapun harganya. Maka pada saat yang sama kita juga harus layani itu secara profesional, dan untuk itu maka sejak sekarang kita harus mempersiapkan diri dan menyiapkan segala sesuatunya, karena hal tersebut entah kapan waktunya, tetapi pasti akan tiba masanya. Pada saat itu kita harus benar benar siap.

Pada saat itu kita harus lebih dahulu profesional, bila yang akan datang ke kita menggunakan jasa kita menuntut bagaikan masuk S3 maka kita layani dia dan kita memang Profesor dalam bidang itu, yang kita terlebih dahulu sangat memahami segala lika likunya secara profesional. Boleh boleh saja yang datang itu akan meminta untuk mendapatkan pencerahan dalam masuk PS, tetapi kita harus pandai mendeteksi serta mengukur sebenarapa luas  wawasan pandangnnya.

Kita ukur wawasan akidahnya, serta kita ukur juga kemampuan fisiknya, karena masuk PS itu memang harus menggunakan gerakan fisik yang cukup berat, artinya bila anggota baru yang hanya  memiliki fisik yang loyo, maka jangan  berharap terlalu banyak  kepada jurus jurus PS, artinya sesuaikanlah. Demikian pula jika memiliki wawasan akidah yang sangat terbatas maka jangan terlalu berharap akan memahami ilmu PS secara maksimal. Sesuaikan dengan kemampuan.

Artinya deteksilah dan diskusikanlah keadaan si anggota baru, lalu bahaslah agar sesuai dengan tuntutan dan keinginan yang bersangkuta, jika kemampuannya masih SMP maka jangan berharap akan mencapai sesuatu yang setara Sarjana. Tarap demi tarap akan ada manfaatnya, jelaskan manfaat manfaat itu, dan disitulah masuk unsur dakwah PS itu seperti apa. Karena inti PS adalah akidah, dan dengan akidah itu seseorang akan memahami apa arti hidup.

Diskusi diskuai itu nantinya akan melahirkan kesepakatan bersama akan apa yang bisa dicapai yang bersangkutan dengan jurus jurus PS, lalu setelah itu pelatih yang sekaligus pembimbing membuat program program yang  harus dilakukan oleh yang bersangkutan, yang setaiap tahapanya harus mengetahui hasil evaluasi dari pelatih.

Tentu saja nantinya yang akan menarik minat adalah terkait  dengan profesi seseorang, yang itu semua akan sangat mudah diketahui, apakah seseorang itu berhasil atau tidak, maka untuk menjelaskan semua itu adalah para pelatih yang mendalami masalah itu. Maka mendatang para pelatih itu selain melatih jurus PS secara umum juga harus memiliki spesialisasi dalam memanfaatykan jurus PS, nanti kita akan dianggap profesional, dan memang itu yang dibutuhkan. Wallohu a’lam bishowab. (Palembang, 19 Februari 2017)

Perbaiki Diri Untuk Koleksi Sukses Story

Fachruddin PS LampungSetiap anggota PS harus mengoleksi sejumlah sukses story hingga yang bersangkutan menjadi siorang sukses dalam profesi yang dipilih untuk digelutinya, kumpulkanlah sukses story itu mulai dari yang kecil dan ringan ringan, pelihara lalu mencapai sukses strory yang berat,berkelas dan mahal agar seseorang menjadi orang mahal. Dan sukses stori bagi anggota PS adalah dengan menggunakan jurus jurus PS yang telah diampu oleh masing masing anggota. Kenaikan jurus demi kenaikan jurus itu ditandai juga dengan sukses story yang semakin bermakna. Lakukanlah itu dibawah bimbingan pelatih, tetapi kita ikut juga menentukan target, karena kita labih tahu apa yang harus kita kejar dalam mencapai sukses.

Ketika status kita pelajar mungkin masih di bangku SMA, kita ada kesulitan belajar, maka konsultasikan dengan  dengan pelatih, jurus mana yang harus diperbaiki dan disempurnakan,  bagaimana cara kita membuat kita fokus dalam belajar, mungkin kita pemalu, mungkin kita peragu, mungkin minder, mungkin sombong, dan lain sebagainya. Mungkin ada sejumlah perangai buruk  yang menghinggapi kita dan bagaimana cara mengenyahkan perangai itu, serta bagaimana cara menggantinya dengan sifat sifat kemuliaan sebagai modal mencapai kesuksesan.

Hilangkan sejumlah perangai buruk dan koleksilah sejumlah perangai baik, sukses hidup itu manakala perangai baik lebih mendominasi  diri kita, dan sumber malapetaka dan kebangkrutan  adalah dominasinya perangai buruk di diri kita, dan ketahuilah bahwasanya itu semua dapat diatasi  dengan jurus jurus PS yang anda laksanakan setiap kali berlatih jurus.

Analisalah diri secara jujur  agar menemukan jalan keluar dari permasalahan yang membelit. Ketika anda masih berstatus pelajar, kenalilah mereka yang memiliki pencapaian belajar yang terbilang sukses, bandingkan dengan pruilaku mereka, dan telitilah, benarkah mereka yang bebudi luhur dan mulia lebih mudah mencapai sukses study dibanding mereka yang culas. Jikka benar benar jujur maka  akan dengan mudah kita mendapatkan jawaban yang objektif, tetapi manakala kita tidak netral dalam menilai tunggulah kita akan menemui berbagai kepalsuan dalam menyimpulkan sesuatu, dan kelak berujung pada kegagalan.

Manakala telah selesai satu sukses maka tambahlah dengan sukses yang lainsehingga benar benar mengoleksi sejumlah sukses story, semakin banyak koleksi milik anda semakin terbuka anda akan menjadi manusia terpenting di lingkungan anda. (Palembang, 31 Januari 2017)

 

Bang Asfan Senang Bila Ada Sukses Story terkait Jurus PS.

Fachruddin PS LampungSama dengan Bang Asfan, Bang Zen juga berharap anggota menceritakan kisah sukses para anggota. Gak enak bila saya yang cerita kata Bang Asfan, nanti di kira saya sok, karena belum terlalu banyak mereka yang memiliki pengalaman yang sama ataupun mirip, bagusnya yang bercerita itu anggota, bila ada kisah sukses  terkait jurus, maka ceroitakanlah kepada Guru Besar, nanti Guru akan memberikan petunjuk petunjuknya sesuai dengan ukuran kemampuan anggota yang bersangkutan, sehingga bisa meningkatkan pengalaman pengalamannya sehingga lebih banyak dan lebih tajam. Sama dengan tulisan di Blog ini  juga diharapkan akan muncul tulisan yang lebih bagus dari para anggota yang lain.

Setidaknya ada dua yang kita tangkap, pertama carilah pengalaman yang sebanyak banyaknya, kedua ceritakanlah pengalaman terbaik yang didapatkan kepada Guru Besar, untuk mendapat petunjuk dan arahan dari Guru selanjuntnyaberceritalah keoada sesama. Sehinga pengalaman ini dapat dijadikan pelajaran bersama bagaimana mencapai sukses.

Yang diharapkan bukan hanya sekedar lebih banyak yang memiliki sukses story, tetapi setiap anggota harus memiliki sukses storynya  mada dia adalan sebagai  anggota yang paling ideal. Tidak terbayangkan bila ada seorang anggota yang tidak memiliki sebuah sukses storypun terkait dengan jurus jurus PS, hampir mendekati kesia siaan, ibarat makanan yang sudah tersaji dan kitapun telah dibagikan piring serta  sendok garpu, tetapi kita tidak ikut menikmati sajian tersebut, dan lebih malang lagi manakala kitapun kelaparan, hanya lantaran tak tahu bagaimana cara makan.

Dengan perumpamaan tersebut di atas  maka adalah dosa kita semua manakala ada seorang yang kita latih bertahun tahun untuk makan, kita pertenjukkan aneka jenis resep makanan, kita pertgunjukkan aneka  makanan yang resep pembuatannya telah kita perkenalkan sebelumnya, dan kita pula  telah menyediakan sendok, garpu dan bahkan pisau serta piring yang indah, mahal dan menarik, tetspi kita alpa mengajarkan kepada kita bagaimana cara makan.

Dalam satu acara makan  bisa saja seseorang hanya mencicipi  satu atau dua jenis makanan saja, hanya lantaran dia tidak tahu, bila makanan jenis  apa dimakan dengan piring yang mana, sendok yang mana serta garpu yang mana, dan pisau yang mana pula, sehimngga Ia memilih tak mencicipi makanan mahal yang tersaji itu, hanya lantaran belum ada keterangan tentang itu. Itu tak boleh terjadi dengan sesuatu yang terkait dengan jurus PS yang ditekuninya selama bertahun tahun itu. Untuk mencapai sukses story maka pelatihpun bertanggung jawab

(Palembang 31 Januari 2017)