Jurus Niaga PS, Seperti Apa.

Fachruddin PS LampungUntuk mengetahui jurus niaga PS, tak perlu membuat jurus baru, dan tak perlu merombak atau memodifikasi jurus yang ada, tetap jurus yang ada sepenuhnya. Jurus yang ada itu saja yang digunakan untuk membantu kawan kawan yang beraktivitas berniaga. Di lingkungan PS Lampung lebih banyak m,ereka yang menyelesaikan dengan cara sendiri persoalan yang dihadapi dalam berniaga, mereka itu senior, bahkan ada yang menjadi pelatih, Pengurus dan sebagainya, sepertinya mereka itu gengsi jia bertanya, bagaimana cara memanfaatkan jurus itu dalam berniaga.

Justeru anggota yang terbilang baru, yang tidak malu malu bertanya tentang bagaimana cara memanfaatkan jurus PS untuk mengatasi prahara yang m,enimpa udsahanya. Pak Sofyan adalah salah satu diantaranya. Anggota yang satu ini memang sejak awal masuk PS menceritakan permasalahan yang dihadapinya. Seusai mendapatkan 10 kasaran dan ditutup oleh Bang Zen, lalu Ia mendatangi pelatih menanyakan bagaimana cara memanfaatkan jurus jurus itu, lalu pelatih memberikan petunjuk cara penggunaan jurus.

Pada kali yang lain Ia datang kembali  menghadap pelatih menceritakan perkembangan usahanya, serta menceritakan permasalahan yang dihadapinya, lalu dengan enteng enteng saja si pelatih memberikan arahan, bahwa jurus yang dipakai adalah jurus ini dan jurus ini, dan cara memakainya begini, nafasnya seperti ini, dan lafazkanlah ini. Begitu seterusnya. Pernah suatu kali ketika Ia menerapkan jurus yang baru ternyata prahara semakin membesar, lalu ditanya bagaimana cara anda melakukan jurus yang kemaren, maka Sofyan mencontohkan, ternyata jurus itu terbalik, terbaliknya jurus yang diterapkan juga akan berakibat fatal. Pak Sofyan yang rajin konsultasi geratis itu mengaku kini perusahaannya selalu berkibar. Banyak pelanggan mendatangi lapak usahanya.

Cerita tentang pak Sofyan adalah cerita kecil belaka, disebut kecil karena Pak Sofyan diam diam memang menjadi bahan dan media ujicoba, dari kasus Pak Sofyan pelatih memang mendapatkan tambahan pengalaman dalam memanfaatkan jurus PS untuk dijadikan jurus niaga. menangani Pak Sofyan lebih gampang, karena yang bersangkutan tidak terkendala status kesenioran, Ia bertanya kepada seseorang yang memang lebih senior, akan menjadi persoalan tersendiri manakala yang mengalami prahara jauh lebih senior, persoalan gengsi kadangkala menjadi hambatan tersendiri.

Memang sebaiknya motivasi dan dorongan berniaga diberikan sejalan dengan …. nanti dilanjutkan  …. insya Allah.

Bang Asfan : Binalah Anak Anak Sejak Usia TK.

Fachruddin PS LampungAda kebiasaan Pengurus PS Cabang lampung, yaitu menampilkan anak anak murit mengaji di bengkel PS, usia mereka mulai dari usia TK/PAUD hingga SD. Tak terhindarkan maka Bang Asfan selaku Guru Besarpun angkat bicara, seraya mengeluarkan perintah yang isinya bahwa PS harus juga memiliki keterampilan untuk membina anak anak mulai dari TK/ PAUD.

Pernah teman teman dijajaran pengurus saya ajak bicara, tetapi pada saat itu tak ada gagasan yang mampu kami tampilkan, untuk dalam waktu yang sangat lama.

Sampai pada suatu saat apa yang disampaikan oleh Bang Asfan selaku Guru Besar harapannya bahwa pada suatu saat kalian harus mampu membina anak anak ini agar mereka menjadi generasi yang berguna, kata kata itu selalu terngiang, setiap kali melihat kumpulan anak anak seusia TK/PAUD maka kata kata harapan dari Guru Besar itu terngiang kembali.

Pada suatu saat terbetik pikiran bahwa untuk anak anak seusia itu, dan belum mampu menerima jurus jurus PS, harus segera dicarikan solusinya. Mereka harus segera merasakan manfaat dari jurus jurus PS sekalipun berbeda dengan jurus yang diberikan kepada anggota yang dewasa. Bisa bisa saja anak anak yang belum memenuhi sarat untu kemenrima jurus PS yang diperuntukkan bagi anggota dewasa dibuatkan semacam senam yang sangat ringan, sederhana sehingga gerakan senam itu sangat mungkin dilaksanakan sambil duduk di bangku masing masing.

Itulah sebabnya saya mengagas untuk melakukan ujicoba teralebih dahulu gerakan senam seperti apa yang memberikan efek perkembangan bagi anak. Kita harus melakukan ujicoba dalam rangka pendataan tentang efek grakan jurus PS, yang mana yang memberikan kemanfaatan bagi anak anak seusia yang belum memenuhi sayarat mendapatkan jurus PS itu. Kita bisa mengambil gerakan gerakan tertentu sebagai bagian dari gerakan PS yang memeberian efek pengembangan otak anak anak.

Kita tidak ingin membuat anak m,emiliki tenaga dalam, tetapi kita jga tidak ingin anak anak diberikan gerakan sia sia. Gerakan gerakan yang diberikan kepada anak anak di bawah umur dan belum memungkinkan menerima jurus PS hendaklah hendaknya diberikan gerakan yang memberikan efek bagi kecerdasan otaknya. Sebagai pengetahuan dasar yang harus kikta ketahui bahwa sesungguhnya gerakan tangan dan kaki kanan akan memberikan efek bagi otak kiri, sedangkan gerakan tangan dan kaki kiri akan memberikan efek bagi otak kanan. Tetapi gerakan yang seperti apa yang banyak memberikan efek bagi kecerdasan itu.

Payung Rasul adalah Golden Age bagi Anggota PS.

Fachruddin PS LampungPada tulisan sebelumnya saya sampaikan : “Sepantasnya kita mengusulkan kepada Guru Besar akan adanya kurikulum bagi para anggota untuk mengenali dunia usaha dalam setiap tingkatan jurus sehingga pada saat mengampu jurus Payung Rasul para anggota menjadi pakar perniagaan. Pada saat itu pula maka keberlanjutan PS sudah dapat dipastikan perkembangannya”. Usulan itu kami sampaikan karena PS memiliki potensi dan kapasitas mengajarkan itu.

Kita semua menginginkan PS menjadi sebuah Perguruan Yang Besar, Kaya dan Modern, sehingga banyak hal yang mampu diperbuat oleg perguruan untuk kepentingan dan kesejahteraan ummat dan Bangsa. Kita baru bisa membesarkan organisasi kita manakala kita berhasil mendorong para anggota kita menjadi orang yang sukses di bidangnya masing masing, utamanya dibidang perniagaan. Sekali lagi disampaikan bahwa PS memiliki kemampuan dan kapasitas untuk melakukan itu.

Kita harus memiliki program bahwa pengampu Payung Rasul adalah mereka yang mencapai puncak keberhasilan dan siap melaksanakan sesuatu yang lebih besar bagi ummat. Oleh karenanya maka kitapan dapat menitipkan keberlangsungan perguruan PS ini dipundak para pemangku Payung Rasul. Dengan demikian maka tahap tahapan menuju Payung Rasul adalah juga sekaligus merupakan tahapan tahapan menuju sukses dan keemasan, golden age, bagi para anggota kita.

Program besar PS membutuhkan barisan orang orang PS yang sukses dalam bidangnya masing masing dan istimewanya dalam dunia perniagaan. Kita harus belajar dari sejarah bahwa perjuangan Rasulullah Muhammad SAW didukung sepenuhnya oleh para sahabat yang sukses berkarir dan utamanya sukses dalam berniaga. Kita juga harus ingat behwa sesunguihnya terjadinya perang salib sejatinya bukanlah perang antar agama, tetapi pihak non muslim melakukan peperangan adalah untuk merebut jalur perdagangan yang pada saat itu sedang dikuasaki oleh ummat Islam.

Dengan banyaknya ummat Islam yang berhasil dalam profesinya masing masing, maka penataan pelaksanaan dakwahpun dapat dilakukan sedmikian rupa oleh PS, dan apalagi yang melakukan dakwah justeru terdiri dari mereka mereka yang sukses itu. Maka program untuk menjadikan mereka yang mengampu jurus Payung Rasul adalah sekaligus terdiri dari mereka mereka yang sudah kita dorong untuk sukses pada pengampuan  jurus jurus sebelumnya dan memang menjadi kenyataan pada saat menerima jurus Payung Rasul.

Mereka yang sukses akan lebih mudah mengajak (mendakwah) ketimbang mereka mereka yang tidak sukses. Dan akan lebih sulit lagi ketika mereka yang gagal akan mendakwahi mereka yang sukses. Mari kita jadian para anggota PS sebagai barisan orang orang sukses. Bila PS ingin berpengarug bagi ummat, maka banyak banyaklah PS melahirkan orang sukses dengan jurus PS.   Wallohua’lam bishowab.

PS dan Dunia Perniagaan.

Fachruddin PS LampungNabi Muhammad SAW nampaknya Muhammmtelah disetting sedemikian rupa untuk menjadi tauladan di dunia perniagaan, dan dengan berniaga beliau menjadi kayaraya, hampir semua sahabatnya adalah saudagar saudagar yang sukses, dinatara para Khalifah yang empat, hanya Ali yang tidak terbilang Kayaraya. Para penulis Barat memang sengaja menyimpan kisah sukses  Muhammad SAW bersama sahabat sahabatnya, yang ditonjolkan jsteru ungkapan yang mengatakan bahwa dunia adalah syurga bagi orang kafir dan neraka bagi orang Islam.

Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya sukses berniaga dngan menerapkan akhlakul karimah, oleh karena itu maka PS juga mengupayakan penerapan akhlakul karimah dalam hidup di dunia, dan ini memang sekaligus mempersiapkan diri untuk terjun di dunia perniagaan. Dalam sejarah Islam ada tiga orang Rasul yang kayaraya, mereka adalah Nabi Sulaiman, Nabi Yusuf dan Nabi Muhammad.

Nabi Sulaiman menjadi kayaraya, karena beliau memang seorang Raja dalam kerajaan besar, Nabi Yusuf kaya karena beliau adalah seorang Perdana Menteri. Dan Nabi Muhammad kayaraya karena beliau adalah seorang Saudagar.. Maka akan sulit bagi kita untuk mencapai kayaraya seperti Nabi Sulaiman AS dan Nabi Yusuf AS, peluang sangat kecil bahkan bisa menjadi tertutup sama sekali, hanyalah kayaraya dengan berniaga itu yang terbuka lebar bagi siapapun.

Jika pintu terbuka lebar mengapa PS tak ikut membukakannya bagi para anggotanya, sementara sejatinya PS memiliki kapasitas untuk membantu para anggotanya memasuki dunia perniagaan setidaknya dari sudut mempersiapkan pelaksanaan akhlakul karimah ditambah dengan hidupnya otak kanan, jurus PS memiliki kapasitas untuk menghidupkan dan memfungsikan otak kanan bagi para anggotanya.

Sejatinya PS memiliki program untuk mempersiapkan para anggotanya, memiliki program yang terstruktur  dalam setiap kenaikan jurus bagi para anggotanya. Itulah essensinya ujicoba jurus PS. Sekali lagi ujicoba dimaksud yaitu konfirmasi peruntukan jurus jurus PS, teristimewaterkait dengan kemampuan para anggota memasuki dunia usaha.

Sepantasnya kita mengusulkan kepada Guru Besar akan adanya kurikulum bagi para anggota untuik mengenali dunia usaha dalam setiap tingkatan jurus sehingga pada saat mengampu jurus Payung Rasul para anggota menjadi pakar perniagaan. Pada saat itu pula maka keberlanjutan PS sudah dapat dipastikan perkembangannya.

Dunia Bisnis, Kata Bang Asfan almarhum.

Fachruddin PS LampungKalau dihitung persentase konten ceramah Bang Asfan almarhum selaku Guru Besar PS, maka pembicaraan untuk berpretasi di dunia bisnis maksimal disekitar 20%, tetapi menurut penangkapan saya sejatinya beliau ingin bicara banyak tentang dunia bisnis, namun kesibukannya sebagai Guru Besar yang setiap kali perjalanan yang dimulainya dari Ujung Pandang dan berakhir di Medan, lalu kembali ke Yogyakarta kurang lebih membutuhkan waktu sebulan. sebulan berikutnya membenahi Yogyakarta dan bulan berikutnya kembali melakukan perputaran. Begitu seterusnya, sehingga wajar saja bila beliau tak sempat mendalami permasalahan yang dihadapi oleh ummat Islam dalam dunia bisnis.

Namun demikian saya sempat menghitung durasi beliau berceramah, dan dalam durasi itu berdasarkan data saya pada saat itu, pembicaraan mengenai dunia bisnis yang lepas dari genggaman ummat Islam, dan pada saatnya nanti kita akan pikirkan bagimana ummat Islam kembali berkiprah dalam dunia perniagaan di Indonesia tercita ini, kata Bang Asfan penuh keyakinan. Jurus kita ini luar biasa kata beliau, dua orang yang berlatih bersama, dilatih oleh pelatih yang sama, dalam waktu dan tempat bersamaan, tetapi hasilnya bisa beda. Yang satu dapat A, sementara yang satu lagi mendapatkan B.

Belum banyak beliau membahas tentang kaitannya jurus jurus PS ini dengan dunia bisnis atau perniagaan. Tetapi pada suatu saat para senior PS kata beliau dalam kesempatan ngobrol sambil menantikan datangnya peswat yang akan beliau tumnpangi ke Jakarta, untuk selanjutnya menuju Palembang, beliau mengatakan suatu saat kalian semua akan menemukan hubungannya jurus jurus kita ini dengan dunia perdagangan. Orang orang  dengan ilmu psiologi sosial telah mempelajari bagaimana caranya menguasai psikologi pembeli/ pelanggan, dan bukan tidak mungkin pada suatu saat justeru kalianlah yang menemukan bagimana caranya dengan jurus jurus PS ini.

Pada saat yang lain bang Asfan mengomentari bagaimana kuatnya rasa persatuan pendatang minoritas Cina/ Tiongkok, mereka hanya meu membeli kebutuhan mereka sedapat mungkin harus dibeli juga dari toko milik pendatang Tiongkok juga, dan apalabila toko yang dimaksud tutup, maka ditunggu keesokan hanrinya, dan manakala masih belum buka juga, maka ditunggo hari besoknya sampai buka, demikian kokohnya persatuan ini. Sementara kita kata Bang Asfan memiliki ukhuwah yang lebih kuat, kenapa tidak kita terapkan ukhuwah itu dalam perniagaan.

Banyak ceramah beliau tentang perniagaan yang sungguh mengetuk hati, terdetak dihati saya sejak saat itu bahwa pada suatu saat saya akan mengajak teman teman melakukan ujicoba bagimana caranya memanfaatkan jurus jurus ini terkait dunia perdagangan, saya yakin ini bukanlah kelenak keleni, tetapi ini adalah ilmu perniagaan. Saya yakin jurus PS bisa.

Dan memang kenyataannya bisa, selakan belajar kepada Bapak Sofyan, tingkat halusan yang selalu konsultasi kepada pengurus manakala usahanya menemukan prahara, hingga saat ini alhamdulillah beberapa prahara yang dirasakan sangat menghambat dan mengancam keberlanjutan usaha itu, ternyata dengan jurus PS persoalan itu dapat diselesaikan satu persatu. Menmgapa anda tidak mau mencobanya, sekali lagi belajarlah kepada Pak Sofyan PS Lampung.

Permohonan Maaf Kepada Bang Zen

Fachruddin PS LampungAdalah sepantasnyadalam kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bang Zen selaku Guru Besar PS. Karena sudah sekian lama beliau meminta saya pribadi banyak banyak menulis tentang PS, sehingga wacanapun berkembang dilingkungan PS, dan yang lebih penting agar para anggota PS yang memiliki wawasan lebih luas tertarik untuk menulis tentang PS, dengan banyaknya tulisan yang ditulis sendiri oleh para anggota PS maka Guru Besar meyakini akan berdampak positif bagi perkembangan PS itu sendiri. Dua pertemuan kami yang terakhir di Palembang, dua kali pula beliau mengulangi himbauan itu, tetapi sejak itu pula tulisan kami kurang produktif, mungkin diakibatkan beberapa alasan subjektif.

Memang admin telah meminta kepada anggota PS lainnya untuk mengirim tulisan untuk dmuat di Blog ini, tetapi harapan itu tak kunjung datang, ada beberapa tulisan di facebook group Lampung yang memiliki durasi yang yang cukup panjang, tetapi belakangan para pemilik nama meminta untuk dihapus karena tidak melalui prosedural, dan ini dianggap pelanggaran etika yang cukup serius. Maka bila anda membaca tulisan di Blog ini akan terkesan ini merupakan Blog pribadi, bukan Blog milik PS Lampung.

Sejumlah para anggota PS Lampung yang semula gencar menampilkan tulisan  dari Blog ini justeru memilih tiarap, dan memilih undur diri dari keterlibatannya dalam berdiskusi karena tak tahan dengan reaksi dari para senior. Keterangan Guru Besar yang mengatakan bahwa itu hanya akibat dari tidak saling mengenal antara satu dengan yang lain. Sementara Guru Besar sendiri sangat mempercayai manfaat yang positif manakala terjadi diskusi secara elegan diantara para anggota aktif yang telah belasan bahkan puluhan tahun di PS. Justeru PS akan mendapatkan efek yang negatif manakala PS didiskusikan dengan mereka yang belum atau tidak masuk PS terlebih dahulu.

Tradisi bebas berfikir dan berdiskusi diyakini oleh berbagai pihak memiliki efek positip. Pernah pada suatua era ummat Islam  memiliki tradisi berfikir dan berdiskusi, dan hasilnya penjadi luar biasa, Islam menjadi penyelamat ilmu yang berkembang dari abad kuno hingga abad tengah. Beberapa nama muncul sebagai tokoh pemikir yang berjasa bagi dunia ilmu, sebutlah beberapa nama yang muncul pada saat itu antara lain Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Sina dan lain lain. Mereka bukan hanya mengutip pendapat filosof Yunani Kuno, tetapi mereka juga mengembangkan ilmu ilmu baru, dan mereka pulalah yang melahirkan istilah ilmu Filsafat, sebagai induknya segala ilmu itu.

Secara pribadi saya menangkap itulah latar belakang mengapa Bang Zen meminta saya terus menulis dan menulis lagi, sehingga dalam jumlah tulisan yang sebanyak banyaknya tentang PS dan pada saatnya kelak justeru tulisasn tulisan itu akan banyak dikejar oleh mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang PS, dan bisa pula sebagai  informasi pelengkap bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi tentang Islam melalui sisi tertentu.

Tulisan ini akan saya sudahi dengan sekali lagi memohon maaf kepada Bang Zen karena akhir akhir ini saya kurang produktif dalam menulis, dan sekaligus mengajak para senior PS yang memilki banyak pengalaman tentang PS untuk menulis tentang PS seperti yang diharapkan oleh Guru Besar, jangan sampai penulisan tentang PS kedahuluan oleh orang orang di luar PS, karena hampir dapat dipastikan penulisan tentang PS oleh orang luar PS akan cenderung bias. Wallohua’lam bishowab.

Jurus PS Mampu Menyelsaikan Sebagian dari Persoalan Ummat.

Fachruddin PS LampungSesuatu yang selama ini belum tergarap dan bagi sebagian anggota PS justeru belum terpikirkan, padahal jurus PS dengan segala kaidah yang selama ini selalu disampaikan oleh Guru Besar baik dahulu maupun sekarang adalah mindset ummat. Banyak anggota PS tidak menerima atau memahami PS secara utuh, melainkan hanya memahami sebagian sebagian saja, memahami satu sisi dan tidak memahami sisi yang lain. Bahkan banyak juga diantaranya yang justeru keliru memahami core PS. Ada yang mengira core PS itu adalah jurus, ada yang mengira latihan bersama dan ada juga yang mengira Guru Besar adalah core PS, padahal core PS itu adalah Laailaaha Illallah, yang intinya Allah.(ini sudah dibahas pada tulisan terdahulu).

Bang Asfan dengan kata sederhana mengatakan bahwa tujuan PS itu  yaitu “Mengislamkan Orang Islam”. Sayang kata kata ini tidak difahami secara problematis, melainkan hanya dianggap sebagai hiasan kata saja, seperti yang lazim dan senang disebut sebut oleh pejabat tinggi Orde Baru semisal ‘Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat’ alias ’69-96′, apa yang diakatakan oleh Guru Besar hanya dikira sebagai hiasan kata, sehingga pidato menjadi hidup dan agitatip, dikira tak lebih dari itu.

Padahal dibalik itu semua sesungguhnya pada pikiran Guru Besar ada sebuah program besar yang harus kita tindaklanjuti, yaitu bahwa ummat harus melaksanakan akidah Islam secara benar, selama ini akidah tidak dipahami dan dilaksanakan dengan baik sehingga banyak persoalan yang muncul, satu demi satu di lingkungan ummat Islam, yang berarti problema juga bagi bangsa, karena ummat Islam adalah mayoritas dari Bangsa Indonesia. Dengan kata lain sesungguhnya jurus jurus PS itu sejatinya memiliki kemampuan untuk menyelesaikan sebagian dari persoalan bangsa, oleh karenanya lakukan jurus itu sebaik baiknya, dan pahamilah akidah Islamiyah sedalam dalamnya.

Setelah menamatkan jurus kasaran, ada halusan, tikahan, mahdi, syahbandar dan baru Payung Rasul. Itu adalah tingkatan tingkatan jurus yang harus kita ampu satu persatu, setiap tahapan jurus yang berhasil kita ampu maka sejatinya harus barengi dengan kesempurnaan jurus itu sendiri serta pemahaman terhadap kaidah Islam, yang tentu saja al-Quran dan hadits sebagai dasar pokpoknya. Ingat bahwa jurus PS itu terdiri gerak, nafas dan lafas, dan yang kita lafaskan adalah komitmen kita terhadap “Laailaaha Illallaah”. Tidaklah akan banyak artinya baik bagi diri sendiri dan apatah lagi bagi ummat manakala kenaikan jurus yang kita ampu tidak dibarengi dengan peningkatan  pemahaman dan pelaksanaan kaidah dan akidah Islam, sebagai inti PS dengan corenya Laailaaha Illallaah.

Itulah problema besar yang selalu diceramahkan oleh Guru Besar pada awal kita masuk PS, dan pada angkatan kita dahulu kita menerima ceramah itu setidaknya selama tiga hari berturut turut, dan dengan telah bermunculannya para senior yang sangat mafhum dengan PS telah mampu menyampaikan sebagain sebagain dari materi ceramah yang lazim disampaikan oleh Guru Besar, sehingga Guru Besar datang untuk melakukan beberapa penguatan, dan tidak perlu hingga tiga hari mendampingi anggota baru.

Probelama besar itu berintikan ketidak tahuan ummat dalam menjunjung tinggi komitmen ‘Laailaaha Illallaah’  jurus jurus PS itu mampu menunjukkan berbagai kerusakan yang dialami ummat (bangsa) ketika komitmen itu tidak dilaksanakan secara benar. Itulah kelebihan jurus PS yang kita dalam selama bertahun tahun. Wallohui a’lam bishowab.