Capailah Kebahagiaan dngan Jurus PS

KEMBANGKAN FILSAFAT ETIKA PS.

Fachruddin PS LampungSalah satu cara mengembangkan ilmu PS adalah dengan cara menghimpun Filsafat Etika dengan Ilmu PS yang dalam hal ini adalah jurus PS. Apa manfaat jurus jurus PS, manfaatnya adalah mencapai kebahagiaan lahir dan bating, dunia dan akherat, itulah filsafat etika, konen filsafat etika selama ini adalah berbagai tawaran untuk mencapai kebahagiaan, muncil filsafat materialisme, hedonisme dan laina lain sebagai upaya orang orang menyodorkan berbagai teori untuk mencapai kebahagian hidup, maka sejatinya PS pun jangan kalah, juga harus menawarkan kebahaagiaan bagi manusia, dngan apa ?, tak lain tak bukan yaitu dengan jurus PS.

Ingat bahwa jurus PS itu terdiri dari  ikrar, doa, lafaz, nafas dan gerak. dari situlah falsafah etika PS itu digali, dan kalaupun hanya janji kebahagiaan, itu adalah sangat mungkin karena yang dijanjikan oleh jurus PS tadi adalah kebahagiaan dan juga keselamatan lahir dan batin, dunia dan akherat. Artinya sangat amat mungkin dan bukan hayalan dan opini, tetapi lang merujuk kepada yang maha kuasa, yang kita tempuh dengan asma’ul husna.

Jadikanlah ilmu PS sebagai alat untuk mempermudah menanamkan pengertian,  untuk diketahui bahwa ilm PS juga dilahirkan oleh falsafah PS, Falsafah PS itu mengacu kepada Alquran dan haddits yang tergambar tegas melalui ikrar PS, doa PS dan lafaz dalam jurus PS. Yang intinya bahwa dengan PS kita hanya berillah hanya kepada Allah Swt semata. Sebetulnya dari sana PS juga bisa mengembangkan berbagai pemikiran filsafat, tetapi nampaknya yang cukup mendesak adalah perumusan Filsafat etika PS. Yang sebenarnya itu semua sudah ada pada ikrar, doa, serta lafaz yang telah diperkenalkan kepada semua anggota PS.

Hanya saja memang membutuhkan keahlian akademik tersendiri dalam meramu dan mengembangkan falsafah etika PS itu, karena seperti halnya berkembangnya filsafat Islam, termasuk filsafat akhlak adalah tersusun karena kebutuhan komunikasi dengan pihak eksternal, agar memiliki bahasa serta gaya yang sama senagai konsekuensi hidup berdampingan dengan segala perbedaan, berbeda pengalaman dan perbedaan kecenderungan. Oleh karena itu maka menyusun dan merumuskan filsafat etika PS adalah sesuatu yang mendesak, untuk kepentiungan calon anggota baru serta pihak eksternal lainnya. Semoga

Asmaul Husna For Succes Bisnis and Live

Sukses, Kaya dan Bahagia Bersama Asmaul Husna
Fachruddin PS LampungJudul tersenut adalah buku yang ditulis oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio,  M.Ec (Nio Gwan Cung)  terbitan Tazkia Publising,cetakan III tahu 2009 tebal 458 + XXXIV  buku ini atau buku apapun terkait tentang asmuaul husna adalah penting dibaca terkait dengan pesan Bang Asfan ketika sedang memberikan ABCD nya PS pada saat pelantikan anggota baru PS di Lampung, pad waktu itu saya baru masuk PS. Lama saya mencari buku yang memaadai utuk dibaca, maka salah satunya yang baru saya temukan dan menginspirasi saya adalah buku ini.

Dianjurkan kepada para anggota PS untuk membaca buku semacam ini, yang isinya bisa membukakan wawasan untuk melaksanakan anjuran Guru Besar pada saat itu. Dan juga dilanjutkan oleh Guru Besar yang sekarang Bang Zen  Kenalilah 99 nama Allah sebagai Tuhan, karena kita semua sangat membutuhkan pemahaman atas nama nama itu, sebagai bekal kita berkomunikasi dengan Allah pada saat sholat dan juga pada saat membuat jurus PS, baik pada saat latihan ataupun pada saat ujicoba.

PS itu adalah Ikrar, Doa, lafas, nafas dan gerak.   Pahamilah kelima aspek itu secara Islam, fahamilah kelima spek itu dari berbagai sisi, fahamila kelima aspek itu dengan berpegang kepada al-Quran dan hadits. Maka salah satu jalan pintas yang bisa ditempuh adalah langsung memahami asmaul husna. Buku Asmaul Husna yang ditulis oleh M.Syafii Antonio ini sangat direkomendasikan. Setelah mempelajari buku ini serta bagaimana cara mengkaitkannya dengan lima aspek PS seperti tersebut dianatas. meliputi ikrar, doa, lafas, nafas dan gerak atau jurus.

Dengan memahami itu semua maka kita akan memahami posisi kita sebagai manusia, apayang bisa lakukan, dan apapula yang sangat tergantung kepada Allah, ridho Allah, dan yang mana pula yang harus dengan rahman dan rahim Allah, di dunia, di akhirat dan yang di dunia dan akherat.

Kita akan terkejut nantinya setelah mengetahui mana mana yang harus kita lakukan, tetapi selama ini kita tidak melakukanya, tetapi setiap saat kita meminta hasil dari apa yang seharusnya kita lakukan itu, setelah itu semua baru kita memahami apa sesunguhnya yang  bisa dan bahkan harus kita lakukan itu. Insya Allah sebagai contoh akan kita bahas beberapa dari asma’ul husna yang berjumlah 99 itu.

 

Ada 99 Kemanfaatan Jurus PS

Fachruddin PS LampungMalam ini telah kami serahkan Ilmu PS kepada saudara, Ilmu ini bis aberkembang ditangan Saudara semuanya, manakala mampu mengembangkannya maka jurus ini akan banyak manfaatnya, tetapi bila tidak dikembangkan maka Saudara kecil kemungkinan mampu merasakan manfaatnya. Demikian kita kita kalimat yang disampaikan Bang Asfan alm kepada kami sebagai anggota baru di PS Cabang Lampung  sekitar 20an tahun yang lalu. Pada saat itu kami telah menyelesaikan 10 jurus kasaran, dan kamipun dilantik menjadi anggota baru.

Sebelumacara penting yang berlangsung sekitar pukul 02.00 itu sebelumnya Guru Besar menyampaikan ceramah yang selain dihadiri oleh kami sebagai anggota baru, para senior dan hadirin lainnya baik anggota PS maupun undangan, lazim pada saat itu  acara penutupan seperti itu Pengurus mengundang sejumlah pejabat sipil, ABRI maupun Kepolisian. Dalam kesempatan itu Bang Asfan mengatakan bahwa  anggota baru telah diajarkan gerakan gerakan fisik sebagai upaya membangkitkan tenaga Prana baik dari tubuh maupun lingkungan. tetapi bagi PS bukan hanya semata itu, karena di PS ada ABCD nya terkait komitmen kepatuhan kepada Allah, dan Allah memiliki 99 nama sebagai macam ragam yang dapat diberikan kepada manusia. Yang dengan jurus PS serta ikrar ABCDnya PS. maka kita akan mendapatkan yang melekat pada 99 nama bagi Allah atau asmaa ulhusna.

Tetapi sayang pengarahan yang demikian bagus disampaikan dan disediakan oleh Guru Besar untuk memenuhi kebutuhan itu. Seharusnya kita bersegera untuk mengidentifikasi kebutuhan diri kita masing masing, maka untuk memenuhi kebutuhan apa kita bisa memanfaatkan jurus yang mana, serta bagaimana caranya.  Pertama identifikasi dahulu persoalan yang paling pokok pada diri kita itu apa, lalu terkait dengan asmaul husna yang mana, pelajari dan dalami makna asmaul husna yang terkait dengan persoalan yang anda hadapi, lalu mintalah bimbingan dari pelatih bagaiman cara mengatasinya dengan jurus jurus PS yang kini sedang kita dalami itu.

Jika kita tidak pernag mengidentifikasi persoalan yang sedang kita hadapi, maka kita tak akan mengenal dan memperdalam asmaul husna yang jumlahnya adalah 99, dan kesemuanya adalah untuk manusia, adalah akan menjadi kerugian yang maha besar manakala kita hnya mengenal dan memanfaatkan sangat seikit dari 99 pilihan yang diberikan peluang untuk mendapatkan sebanyak mungkin.

Dengan mengenal  99 nama Allah itu maka kita berpelunang mengembangkan ilmu PS seperti apa yang diarahkan oleh Guru Besar,  ada 99 nama Allah yang diperuntukkan manusia dan jurus jurus PS itu dapat dikembangkan menjadi 99 macam peruntukan. Mengapa tidak.  Wallohu a’lam bishowab

Bandar Lampung,  22 Juni 2017

Jurus PS dan Kisah Sukses

Fachruddin PS LampungSingkat uraian bahwa jurus jurus PS itu diciptakan untuk membantu para anggotanya dan bahkan ummat Islam untuk meraih kisah sukses, atau dalam tulisan terdahulu disebut sucses story dan ada juga yang ingin menyebutnya sebagai sucsec history, maka yang paling mudah dipahami adalah kisah sukses. Ketika jurus yang diampu masih rendah maka kisah sukses kecil yang diraih dengan menggunakan jurus jurus PS, semakin tingi jurus yang diampun, maka semakin banyak dan semakin berkualitas kisah sukses yang diraih. Tak perlu dijelaskan lebih lanjut betapa banyaknya dan susahnya para mengampu jurus mahdi dan sahbandar serta payung rasul, selain banyak maka tingkat kesulitanpun semakin menantang, tetpi itu semua bisa dilalui dengan jurus PS dan berhasil, karena disebut kisah sukses manakala Ia berhasil.

Memang hingga kini belum ada kesepakatan berapa item kisah sukses yang diraih oleh pengampu tikahan akhir untuk naik tingkat mahdi, berapa item yang harus dikumpulkan pengampu mahdi untuk naik syahbandar dan seterusnya hingga payung rasul. Dan dengan demikian maka jurus jurus PS yang diampu semuanya terkait dengan sejumlah kisah sukses sebagai sandaran atau tautannya. Kreteria kisah sukses serta faktor faktor kesulitan itu memang harus disepakati dahulu oleh Pengurus di bawah koordinator Guru Besar Langsung, sebagaimana halnya naik mahdi, syahbandar dan Payung Rasul adalah sangat tergantung kepada Guru Besar.

Ada dua tujuan sekaligus, pertama akan membentu Guru Besar mendapatkan informasi yang akurat prestasi yang telah dicapai oleh yang bersangkutan yang akan melakukan kenaikan jurus,  kedua mempermudah anggota yang bersangkutan untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti ijian kenaikan jurus yang selama ini sejatinya di bawah pengamatan langsung Guru Bsar. Manakala anggota yang bersangkutan tahu apa persayaratan kenaikan jurus itu maka tentunya Ia akan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga benar benar tidak akan pernah terjadi kebijakan ganda. Walaupun selama ini itu tidak pernah, kecuali beberapa orang yang direkomendasikan oleh Pengurus daerah dengan pertimbangan sesuatu dan lain hal, tetapi itu semua bisa membuat yang bersangkutan memiliki kualitas yang beranekaragam.

Manakala pada suatu saat ini kita sepakati dengan kemampuan bersama menyusun segala kreteria dan persyaratannya sesuatu yang dianggap kisah sukses apabukan. Adalah kebanggan tersendiri manakala kita mengampu jurus tertentui menunjukkan berarti kita teklah menciptakan kisah sukses, dan semakin tinggi jurus yang kita ampu berarti semakin banyak dan berkualitas kisah sukses yang telah kita raih.  Semoga.

Bandar Lampung,  22Juni 2013.

Atas Instruksi Bang Zen, Insya Allah Saya Tetap Akan Menulis Untuk PS.

Fachruddin PS LampungWalaupun tulisan di blog ini hanya tulisan populer serta sangat ringan, tetapi demikian ini dilakukan atas perintah Guru Besar Bang Zen, dimaksudkan untuk segenap anggota PS juga bagi pihak luar PS yang ingin mengetahui PS. Atau sekalugus jawaban bagi pihak luar yang selama ini memiliki penilaian miring tentang PS. Demikian telah seringnya pihak luar menulis tentang PS yang tentu saja lebih dimaksudkan sebagai upaya memberikan gambaran buruk tentang PS. Maka tulisan tulisan ini adalah merupakan jawaban dari itu semua.

Semula para anggota PS terutama para senior PS sempat bangkit amarah membaca tulisan tulisan di Blog ini, hal itu dikarenakan bahwa PS yang mereka kenal selama ini jauh lebih sempurna dari apa yang dituliskan dalam Blog ini, tetapi belakangan Guru Besar memberitahukan kepada mereka semua bahwa mempersilakan saya menulis dalam blog resmi PS Lampung adalah dalam keadaan sangat terpaksa, karena mereka yang jauh lebih memiliki keterampilan dalam menulis yang jauh lebih bermutu, belum bersedia menulis secara kontinyu tentang PS.

Atas restu dan bahkan perintah dari Guru Besar saya menulis di Blog PS, saya berani beranikan, walaupun sempat disindir olehg senior jika takut janganmlah pura pura berani, jika berani mengapa pula harus takut takut, demikan dalam nada keksalannya, ketika membaca tulisan yang sangat tidak bermutu ini.

Saya sudah mengklarifikasi kepada Guru Besar bahwa saya memiliki sejumlah kelemahan dalam menulis, dan bisa jadi kelemahan itu akan membuat kecewa para senior. Guru besar mengatakan agar tetap terus menulis hingga benar benar tak lagi memiliki kemampuan dalam menulis karena sesuatu dan lain hal, atau munculnya penulis internal PS yang selama selama ini ditunggui tunggu.

Kini saya tidak lagi ada dalam struktur Pengurus PS Lampung, tetapi sesuai dengan komitmen dengan Guru Besar maka saya akan tetap menulis, atas perintah Guru Besar, untuk para anggota PS di mana asaja berada. Insya Allah

Bandar Lampung, Rabu 21 Juni 2017.

Al-Quran Itu Pengalaman Dan Atau Sejarah

Fachruddin PS LampungAl-Quan itu adalah pengalaman dan atau  sejarah, pengalaman atau aktivitas manusia, maupun sejarah alam dan sejarah kehidupan manusia itu sendiri. Dengan demikian maka sejatinya al-Quran itu isinya bukan opini tetapi adalah pristiwa demi pristiwa, sehingga al-Quran menjadi tidak sistematis sebagaimana layaknya sebuah kitab hasil susunan manusia. Turunnya al-Quran sangat terklait dengan aktivitas manusia dan peristiwa alam. Isi al-Quran itu bukan non hystoris tetapi semua ada sandaran pristiwa dan sejarahnya.

Untuk diketahui bahwa dalam PS al-Quran itu adalah Guru/ Guru Besar kita berguru kepada aktivitas manusia dan dan pristiwa alam yang membentuk sejarah manusia. Artinya bahwa berguru kepada PS tidak cukup dengan belajar sejumlah teori lantas belajar membuat gerakan jurusnya, tidak cukup itu saja, tetapi jurus jurus itu digunakan untuk berbagaiaktivitas manusia serta juga dalam rangka penggunaan alam semesta ini.

Sebagai person manusia yang memang diciptakan menjadi makhluk yang paling dinamis, paling banyak kesibukan serta pergerakannya, dan paling banyak menggunakan ruang alam, dari interaksi antar sesama manusia dan antar manusiadengan alam itulah sejarah terbentu.

Dalam belajar sejarah yang pernah saya ikuti maka akan dibagi pelajarannya menjadi seperti apa adanya, apa yang seharusnya dan apa pula yang sebaiknya. Ketika membahas itu semua maka kita akan matang dalam belajar sejarah, karena ternyata dalam belajar sejarah itu terkadang kita harus belajar secara dialektika, jika yang dimaksud dengan sejarah adalah catatan waktu atau setidaknya tahun tentang terjadinya sesuatu yang sangat penting, atau sesuatu yang sangat mempengaruhi masyarakat dunia dan alam. Ketika disebut telah kusempurnakan wahyu yang seharusnya disampaikan serta agama disebut sebagai final, dan ditambah lagi jaminan dari langsung bahwa merupakan jaminan untuk mencapai kebahagian, adalah memang tugas kita semua membedahnya.

Itulah sebabnya maka apara anggota PS dalam mengikuti kenaikan jurus harus mengikuti test. Tetapi test itu seharusnya  untuk jurus yang lebih tinggi harus memiliki tingkat kesulitan yang lebih berat. tetapi seberat apapun itu semua akan ditempuh manakala kita ajarkan dahulu kepada para anggota tentang bagaimana cara menjawab perrtanyaan pertanyaan yang akan diajukan dalam test.

Bagi jurus yang lebih tinggi haris lebih su;lit, namun itu tak akan dirasakan sebagai suatu kesulitan manakala kita dilatih dahulu untuk mnjawab berbagai pertanaan, anggota haruis paham dan bila perlu juga hapal denmgan materi ajar dan materi uji serta sistem pengujian, sehingga siapapun lebih besar kemunmgkinan lulus ketimbang gagal.

Memasuki Bulan Al-Quran

DALAM RANGKA PERINGATAN NUZULUL QURAN.
Fachruddin PS LampungBulan Romadhon itu sama dengan bulan al-Quran, pada bulan Romadhon al-Quran pertama diturunkan, dan pada bulan Romadhon dianjurkan tadarus membaca al-Quran, pada bulan Romadhon ini sungguh merupakan bulan Al-Quran. Bagoi PS maka al-Quran adalah buru yang sebenarnya, demikian selalu diulang ulang oleh alm Guru Besar dan pendiri PS. Kami ini hanya penyampai belaka. Artinya juga bila ingin memahami ilmu PS maka kuasailah al-Quran, sedalam apa kita memahami al-Quran maka sedalam itu pula kita berpeluang memahami ilmu PS.

Semakin awam kita tentang al-Quaran maka akan semakin awam kita tentang ilmu PS. Boleh jadi jurus kita tinggi, tetapi manakala ketinggian jurus itu tak sebanding dengan ketinggian pemahaman kita terhadap al-Quran maka kita hanya akan pandai gerakan gerakan PS saja, tak mampu menjelaskan konten dan filosofinya dari gerakan jurus PS secara keilmuan, khususnya ilmu PS. Mereka-reka ilmu PS tampa acuan kepada al-Quan maka kesesatan sangat terbuka.

Pada saat ini sebagai murid kita hanya berkutat pada ceramah ceramah yang sempat dituturkan oleh Guru Besar,  sementara peluang penuturan itu kian hari kian sempit, maka dengan demikian sejatinya adalah tugas kita semua untuk mencari pengalaman sedikit demi sedikit lalu kita kumpulkan pengalaman demi pengalaman itu, dari pengalaman pengalaman itu pula nantinya Guru Besar akan memberikan respon, respon Guru Besar adalah adalah saluran resmi pencerahan.

Pada masa Rasululah respon beliau adalah dalam bentuk perbuatan, perkataan dan takrir atau persetujuan atas perbuatan dan perkerkataan sahabat yang disetujui Rasul. Penafsir Al-Quran adalah al-Hadits yaitu perbuatan, perkataan dan takrir. Dengan adanya al-hadits memudahkan orang memahami al-Quran. Jika tidak ada permintaan, jika tidak ada pertanyaan, jika tidak ada gagasan, maka sulit bagi anggota akan mendapatkan pencerahana dari Guru Besar.

Itulah sebabnya maka para senir yang ada disekitar Guru Besar hendaknya menyediakan diri memediasi terjadinya interaksi dalam bentuk permuntaan, pertanyaan, dan gagasan. Permintaan akan melahirkan cintoh dari Guru Besar, pertanyaan akan melahirkan jawaban dari Guru Besar, dan gagasan akan melahirkan persetujuan semisal takrir dalam hadits.

Tetapi kesemuanya itu beranjak dari Al-Quran yang kita ketahui sebagai Guru Besar PS.

Bandar Lampung,  12 Juni 2017